Transformasi digital telah menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari oleh korporasi publik di Indonesia. Perkembangan teknologi informasi mendorong setiap organisasi pelayanan publik untuk beradaptasi agar mampu memberikan pelayanan yang lebih cepat, efisien, transparan, dan akuntabel. Dalam materi Transformasi Digital Korporasi Publik dijelaskan bahwa transformasi digital bukan hanya sekadar penggunaan teknologi, tetapi merupakan proses perubahan organisasi melalui integrasi teknologi digital, peningkatan kualitas sumber daya manusia, otomatisasi proses bisnis, serta penerapan tata kelola berbasis data. Salah satu contoh nyata penerapan transformasi digital tersebut dapat dilihat pada Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda Air Minum/PDAM) di berbagai daerah di Indonesia.
Menurut saya, transformasi digital yang dilakukan oleh PDAM merupakan langkah yang tepat untuk menjawab tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang semakin modern. Dahulu masyarakat harus datang langsung ke kantor PDAM hanya untuk mengetahui jumlah tagihan, melakukan pembayaran, melaporkan kebocoran pipa, atau mengajukan pemasangan sambungan baru. Proses tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama, biaya transportasi, serta sering kali menimbulkan antrean panjang. Namun, perkembangan teknologi telah mengubah pola pelayanan tersebut melalui hadirnya aplikasi e-PDAM, layanan pembayaran digital, sistem cek tagihan secara daring, hingga layanan pengaduan pelanggan berbasis aplikasi dan website.
Perubahan tersebut menunjukkan bahwa transformasi digital benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Sebagaimana dijelaskan dalam materi, salah satu peran teknologi digital adalah mengintegrasikan berbagai proses kerja sehingga pelayanan menjadi lebih efektif dan efisien. Pada layanan PDAM, integrasi tersebut terlihat dari sistem yang menghubungkan data pelanggan, pembayaran, pencatatan meter air, hingga pengelolaan pengaduan dalam satu sistem yang saling terhubung. Akibatnya, proses pelayanan menjadi lebih cepat dibandingkan sistem manual yang selama bertahun-tahun digunakan oleh banyak perusahaan daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain integrasi teknologi, transformasi digital juga meningkatkan interaksi antara korporasi publik dengan masyarakat. Saat ini pelanggan tidak harus datang ke kantor untuk memperoleh informasi. Melalui aplikasi atau media digital, pelanggan dapat mengetahui tagihan air setiap bulan, riwayat pembayaran, jadwal pelayanan, hingga menyampaikan keluhan secara langsung. Menurut saya, perubahan ini merupakan bentuk pelayanan publik yang lebih berorientasi pada kebutuhan masyarakat karena masyarakat menginginkan layanan yang mudah diakses kapan saja tanpa dibatasi jam operasional kantor.
Penulis : Juwita Alvina : Mhs FISIP Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: Lintastungkal
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


















Komentar