Lebih jauh lagi, data digital yang dimiliki PDAM dapat dimanfaatkan sebagai dasar dalam pengambilan kebijakan. Misalnya, apabila suatu wilayah memiliki jumlah pengaduan kebocoran pipa yang tinggi, maka perusahaan dapat segera memprioritaskan perbaikan infrastruktur di wilayah tersebut. Begitu pula apabila terdapat wilayah dengan tingkat tunggakan pembayaran yang tinggi, perusahaan dapat menyusun strategi pelayanan maupun sosialisasi yang lebih tepat sasaran. Dengan demikian, keputusan tidak lagi didasarkan pada perkiraan semata, tetapi berdasarkan data yang tersedia secara real-time.
Menurut saya, transformasi digital pada PDAM merupakan contoh bahwa korporasi publik mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan fungsi utamanya sebagai penyedia pelayanan publik. Digitalisasi bukan hanya tentang mengganti pelayanan manual menjadi pelayanan berbasis aplikasi, tetapi juga mengubah budaya kerja organisasi agar lebih inovatif, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, transformasi digital harus terus dikembangkan melalui peningkatan keamanan sistem informasi, pengembangan fitur layanan yang lebih lengkap, peningkatan literasi digital masyarakat, serta penguatan kompetensi sumber daya manusia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai penutup, saya berpendapat bahwa transformasi digital pada Perumda Air Minum (PDAM) di berbagai daerah di Indonesia merupakan implementasi nyata dari konsep Transformasi Digital Korporasi Publik. Penerapan layanan digital seperti e-PDAM, cek tagihan online, pembayaran digital, serta pengaduan berbasis aplikasi telah membuktikan bahwa teknologi mampu meningkatkan kualitas pelayanan, efisiensi operasional, transparansi, dan akuntabilitas organisasi. Meskipun masih terdapat berbagai tantangan, khususnya terkait kesiapan SDM dan literasi digital masyarakat, transformasi digital tetap menjadi strategi yang harus terus dikembangkan agar pelayanan publik semakin berkualitas dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di era digital.
Penulis : Juwita Alvina : Mhs FISIP Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: Lintastungkal












Komentar