Kemnaker-KLH Perkuat Kompetensi Teknisi Pendingin untuk Dukung Pelindungan Ozon

Lintas Tungkal

- Redaksi

Rabu, 16 September 2026 - 18:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Bantu NTT Pulih. Gempa M 7,7 menyisakan luka mendalam bagi saudara kita di NTT. Mari rapatkan barisan dan salurkan bantuan terbaik Anda melalui tautan berikut:
+ Donasi

Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, memberikan sambutan atau keterangan pers di mikrofon pada puncak peringatan Hari Ozon Sedunia 2026 di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi, Kota Bekasi, Jawa Barat. (FOTO : Dok. Biro Humas Kemnaker)

Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, memberikan sambutan atau keterangan pers di mikrofon pada puncak peringatan Hari Ozon Sedunia 2026 di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi, Kota Bekasi, Jawa Barat. (FOTO : Dok. Biro Humas Kemnaker)

BEKASI — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) mendorong pengembangan green jobs untuk mendukung pelindungan lapisan ozon dan pendinginan berkelanjutan. Upaya tersebut menjadi bagian dari Puncak Perayaan Hari Ozon Sedunia 2026 yang diselenggarakan di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (16/9/2026).

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan, transisi menuju ekonomi hijau perlu diikuti kesiapan tenaga kerja yang memiliki kompetensi sesuai perkembangan teknologi dan kebutuhan industri. Selain keterampilan teknis, tenaga kerja juga perlu memiliki wawasan mengenai lingkungan.

“Momentum Hari Ozon Sedunia ini kita jadikan untuk mengakselerasi kesiapan tenaga kerja dalam menghadapi transisi hijau. Salah satu yang menjadi lini depan adalah operator dan teknisi reparasi AC serta peralatan pendingin,” kata Yassierli.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Yassierli, teknisi bidang refrigerasi dan tata udara (refrigeration and air conditioning/RAC) perlu memiliki kompetensi yang memadai agar mampu mengikuti perkembangan teknologi sekaligus memahami aspek lingkungan dalam menjalankan pekerjaannya. Karena itu, Kemnaker bersama KLH/BPLH terus mengembangkan standar dan materi pelatihan yang relevan.

“Bagaimana memilih, mengoperasikan, termasuk bagaimana zat-zat yang berbahaya terhadap lingkungan tidak lagi digunakan. Ini menjadi bagian dari komitmen Indonesia secara global untuk mengurangi kerusakan ozon,” ujarnya.

Yassierli menambahkan, kolaborasi Kemnaker dan KLH/BPLH dalam pengembangan kapasitas tenaga kerja bidang RAC telah berjalan sejak 2017. Kerja sama tersebut mencakup pemutakhiran Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), pengembangan kurikulum dan skema pelatihan, serta penguatan kompetensi tenaga kerja.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penyerahan secara simbolis hibah 99 unit peralatan pelatihan RAC dari KLH/BPLH kepada Kemnaker. Peralatan tersebut selanjutnya akan dimanfaatkan untuk mendukung pelatihan di 14 BBPVP/BPVP yang tersebar dari Aceh hingga Sorong.

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat mengatakan, penguatan kompetensi teknisi diperlukan agar penggunaan teknologi pendingin dapat dilakukan secara aman dan sesuai dengan perkembangan teknologi yang lebih ramah lingkungan.

“Karena sekarang teknologinya sudah baru, maka perlu pelatihan ulang. Kemnaker menyediakan tempat untuk melatih tenaga kerja, sementara kami menyediakan peralatannya,” kata Jumhur.

Ia mengatakan, tenaga kerja hijau merupakan tenaga kerja yang menjalankan pekerjaannya dengan memperhatikan upaya mengurangi emisi dan dampak terhadap lingkungan.*

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Biro Humas Kemnaker

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Gandeng Mahasiswa ITS Hadapi Tantangan Energi Masa Depan
Pemerintah Serahkan DIM RUU Pelindungan Ketenagakerjaan ke DPR, Fokus pada Hak Pekerja dan Kelompok Rentan
MT Mauhau Tuntaskan Misi Kemanusiaan, Serahkan 16 Korban Virgo Transport 8 kepada Basarnas
Reshuffle Kabinet Keenam: Presiden Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menkeu Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa
Dua Eksekutor TNI Penyiram Air Keras Aktivis KontraS Batal Dipecat, Keadilan Disunat!
Yusril: Polda Metro Masih Dalami Kasus Tewasnya Bambang dan Penganiayaan Faturrohman
Bareskrim Polri Amankan 72 Tersangka Karhutla di 9 Wilayah, Termasuk Jambi
Kemnaker Buka Pendaftaran Mitra Penyelenggara MagangHub Batch 2 Angkatan II
Berita ini 8 kali dibaca
HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. Dilarang keras menyadur, menggandakan, atau mendistribusikan ulang dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi. Kami tidak segan mengambil langkah hukum bagi pihak yang melanggar.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:17 WIB

Pertamina Patra Niaga Gandeng Mahasiswa ITS Hadapi Tantangan Energi Masa Depan

Rabu, 16 September 2026 - 18:42 WIB

Kemnaker-KLH Perkuat Kompetensi Teknisi Pendingin untuk Dukung Pelindungan Ozon

Senin, 14 September 2026 - 19:43 WIB

MT Mauhau Tuntaskan Misi Kemanusiaan, Serahkan 16 Korban Virgo Transport 8 kepada Basarnas

Senin, 14 September 2026 - 18:38 WIB

Reshuffle Kabinet Keenam: Presiden Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menkeu Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa

Minggu, 6 September 2026 - 09:46 WIB

Dua Eksekutor TNI Penyiram Air Keras Aktivis KontraS Batal Dipecat, Keadilan Disunat!

Berita Terbaru

Ketua DPRD Tanjab Barat Hamdani Pimpin Paripurna Penyampaian Nota Pengantar Ranperda APBD 2027

Berita

Hamdani Pimpin Paripurna APBD Tanjab Barat 2027

Selasa, 15 Sep 2026 - 20:37 WIB