MASKASSAR, 15 September 2026 — Antrean kendaraan di sejumlah SPBU Kota Makassar mulai berangsur terurai. Pertamina Patra Niaga memperkuat pasokan, distribusi, dan pelayanan untuk memastikan kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi.
Komisaris Independen PT Pertamina Patra Niaga, Prabunindya Revta Revolusi, turun langsung meninjau kondisi layanan di sejumlah SPBU dan Integrated Terminal Makassar, Selasa (15/9).
Peninjauan dilakukan di SPBU Racing, Cendawasih, Ratulangi, Bawakaraeng, SPBU Modular Center Point of Indonesia (CPI), serta Integrated Terminal Makassar. Fokusnya memastikan kesiapan sarana, petugas, pasokan, dan distribusi BBM.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Antrean sudah mulai kembali normal. Situasi sudah mulai melandai. Para petugas juga sudah siap melayani warga Makassar dalam mengakses kebutuhan energi,” ujar Prabunindya.
PASOKAN DIPERKUAT, 17 MOBIL TANGKI DITAMBAH
Pertamina Patra Niaga memperkuat distribusi dengan meningkatkan penerimaan BBM dari kapal ke depot. Sebanyak 17 mobil tangki tambahan dikerahkan untuk mempercepat penyaluran BBM ke SPBU.
Jam operasional penyaluran dari depot juga diperpanjang agar distribusi ke lembaga penyalur berjalan lebih cepat.
Langkah tersebut dilakukan setelah lonjakan permintaan BBM sebelumnya memicu antrean panjang di sejumlah SPBU Makassar. Pada periode penanganan, Pertamina juga meningkatkan volume penyaluran BBM secara signifikan untuk mengurai antrean.
LAYANAN SPBU DIPERKUAT
Di sisi pelayanan, Pertamina melakukan penyesuaian operasional dan rekonfigurasi jalur pengisian. Sejumlah SPBU mendapat tambahan jalur khusus Pertalite.
Pertamina juga mengoperasikan SPBU Modular di kawasan Center Point of Indonesia (CPI) sebagai alternatif titik layanan bagi masyarakat.
Pengaturan pelayanan turut diperkuat melalui sistem ganjil-genap bagi kendaraan yang melakukan pembelian BBM bersubsidi. Kebijakan tersebut diberlakukan di Sulawesi Selatan pada 13–20 September 2026 untuk membantu mengurai antrean dan mengurangi kepadatan di sekitar SPBU.
PEMANTAUAN DIPERKETAT
Pertamina Patra Niaga bersama Pemerintah Daerah, Kementerian ESDM, BPH Migas, dan pemangku kepentingan terkait terus memantau kondisi di lapangan.
Antrean yang sebelumnya sempat mengular dan mengganggu lalu lintas mulai menunjukkan perbaikan. Kementerian ESDM pada 16 September juga menyatakan antrean panjang di sejumlah SPBU Makassar telah terurai setelah berbagai langkah penanganan diterapkan.
Prabunindya meminta masyarakat tetap mengikuti pengaturan yang berlaku dan menggunakan BBM sesuai kebutuhan.
“Harapannya, situasi terus bisa dikendalikan dengan baik. Kami sarankan agar masyarakat menggunakan energi dengan bijak,” katanya.
Pertamina Patra Niaga menegaskan penguatan pasokan dan pelayanan akan terus dilakukan untuk menjaga kelancaran distribusi BBM di Makassar.
Masyarakat dapat menyampaikan informasi maupun pengaduan terkait layanan Pertamina melalui Pertamina Customer Solution 135. Informasi layanan juga tersedia melalui kanal media sosial Pertamina Sulawesi, termasuk akun Instagram @pertaminasulawesi.*
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: Pertamina Patra Niaga













Komentar