Menaker Buka Pelatihan Vokasi Nasional untuk 2.000 Peserta di Cirebon

Lintas Tungkal

- Redaksi

Sabtu, 7 November 2026 - 17:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli Berfoto Bersama dengan Peserta Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Wilayah Cirebon di Pendopo Bupati Cirebon, Jawa Barat, Jumat (6/11/2026). (FOTO : Dok. Humas Kemnaker)

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli Berfoto Bersama dengan Peserta Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Wilayah Cirebon di Pendopo Bupati Cirebon, Jawa Barat, Jumat (6/11/2026). (FOTO : Dok. Humas Kemnaker)

CIREBON — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli membuka Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Wilayah Cirebon bagi 2.000 peserta di Pendopo Bupati Cirebon, Jawa Barat, Jumat (6/11/2026).

Peserta pelatihan berasal dari kalangan pencari kerja, penyandang disabilitas, dan pekerja terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK). Mereka mengikuti pelatihan untuk meningkatkan keterampilan sebagai bekal memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha mandiri.

Selama mengikuti pelatihan, peserta mendapatkan fasilitas berupa uang saku, makan siang, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan yang mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), serta dukungan instruktur dan fasilitas pelatihan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yassierli mengatakan, pelatihan vokasi merupakan upaya pemerintah memperluas kesempatan masyarakat untuk memperoleh keterampilan secara gratis dan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

“Gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya. Pastikan teman-teman, adik-adik yang ikut pelatihan menguasai skill sesudah ikut pelatihan ini. Insyaallah, teman-teman semua punya bekal yang lebih baik untuk bisa lebih sukses di masa depan,” kata Yassierli.

Pada 2026, Kemnaker menargetkan 340.000 peserta mengikuti pelatihan vokasi nasional. Di Kabupaten Cirebon, pelatihan dilaksanakan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, balai pelatihan, dan lembaga mitra menggunakan beberapa skema, yaitu Tailor Made Training (TMT), bantuan program swasta, bantuan program Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK), serta pelatihan melalui UPTD dan BLK Kabupaten Cirebon.

Di antara peserta pelatihan, terdapat 20 pekerja terdampak PHK yang mengikuti pelatihan melalui Disnaker Kota Cirebon dan 50 penyandang disabilitas yang mengikuti pelatihan kewirausahaan.

Secara keseluruhan, tersedia 32 kejuruan pelatihan, antara lain menjahit pakaian, teknisi AC residensial, pembuatan kue, reparasi kendaraan, dan hospitality. Sejumlah kejuruan juga membekali peserta dengan keterampilan untuk mengembangkan usaha mandiri.

Menurut Yassierli, pelatihan vokasi tidak hanya membuka peluang bagi peserta untuk mendapatkan pekerjaan, tetapi juga mendorong lahirnya wirausaha baru yang dapat menciptakan lapangan kerja. Ia mencontohkan alumni pelatihan reparasi AC di Medan yang kini telah memiliki usaha dengan 18 karyawan.

“Ini menunjukkan bahwa setelah mengikuti pelatihan, teman-teman tidak hanya bisa mencari pekerjaan, tetapi juga bisa menciptakan lapangan pekerjaan. Apalagi setiap daerah memiliki potensi dan kebutuhan yang bisa dikembangkan menjadi peluang usaha,” ujarnya.

Yassierli juga menegaskan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk memperoleh pekerjaan dan penghidupan yang layak, termasuk penyandang disabilitas.

“Siapa pun dia, bagaimanapun kondisinya, dari Sabang sampai Merauke, termasuk teman-teman disabilitas, semua berhak mendapatkan kesempatan yang sama. Jangan takut bersaing,” kata Yassierli.*

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Biro Humas Kemnaker

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menaker Yassierli Tekankan Tiga Karakter Kunci SDM Hadapi Transformasi Dunia Kerja
BREAKING NEWS: Presiden Prabowo Resmi Copot Jenderal Listyo Sigit dari Jabatan KSP
Mabes Polri Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyadapan, Inisial LSP, ASN, dan EH
BREAKING NEWS: Mabes Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Sejumlah Jenderal dan Perwira Tinggi
Kapolri Larang Total Vape bagi Anggota Polri, Terbukti Mengandung Narkoba Bisa Dipidana
Kemnaker Fasilitasi Pelatihan dan Sertifikasi Profesi bagi 100 Anggota PAPRI
Kemnaker Terbitkan Permenaker tentang BSU 2026, Ini Persyaratan Penerimanya
Siapkan SDM ke Panggung Dunia, Kemnaker Resmi Buka InaSkills 2026
Berita ini 10 kali dibaca
HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. Dilarang keras menyadur, menggandakan, atau mendistribusikan ulang dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi. Kami tidak segan mengambil langkah hukum bagi pihak yang melanggar.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 17:26 WIB

Menaker Buka Pelatihan Vokasi Nasional untuk 2.000 Peserta di Cirebon

Kamis, 5 November 2026 - 14:04 WIB

Menaker Yassierli Tekankan Tiga Karakter Kunci SDM Hadapi Transformasi Dunia Kerja

Rabu, 4 November 2026 - 14:04 WIB

BREAKING NEWS: Presiden Prabowo Resmi Copot Jenderal Listyo Sigit dari Jabatan KSP

Selasa, 3 November 2026 - 20:25 WIB

Mabes Polri Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyadapan, Inisial LSP, ASN, dan EH

Selasa, 3 November 2026 - 19:08 WIB

BREAKING NEWS: Mabes Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Sejumlah Jenderal dan Perwira Tinggi

Berita Terbaru

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi Saat Memberikan Keterangan Pers seusai rapat koordinasi pemerintah bersama pimpinan DPR RI terkait finalisasi penataan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (6/11/2026). (FOTO : Dok. Istimewa)

Info CPNS-PPPK

Buruan Siapkan Berkas! Pemerintah Bidik Pembukaan CPNS November 2026

Sabtu, 7 Nov 2026 - 18:40 WIB