Haruskah Tinggalkan WhatsApp, Beralih ke Telegram atau Signal?

Lintas Tungkal

- Redaksi

Jumat, 15 Januari 2021 - 12:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO : Ilustrasi Untuk Berita WhatsApp/CNN Indoensia

FOTO : Ilustrasi Untuk Berita WhatsApp/CNN Indoensia

KUALA TUNGKAL – WhatsApp merupakan salah satu media paling familiar digunakan masyarakat dunia saat ini. Namun belakangan aplikasi chatting milik Facebook ini kini menjadi sorotan atas pembaruan kebijakan privasi untuk para penggunanya.

Salah satu poin dalam pembaruan kebijakan itu adalah keputusan perusahaan untuk berbagi data dengan Facebook.

Akibatnya, ada seruan yang mengajak pengguna untuk beralih dari WhatsApp dan berpindah ke aplikasi chatting lain, seperti Telegram atau Signal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terkait hal itu, Pengamat Keamanan Siber, Alfons Tanujaya menuturkan, pengguna sebenarnya tidak perlu sampai benar-benar meninggalkan WhatsApp. Sebab, apa yang dilakukan oleh WhatsApp, tidak berbeda dari perusahaan internet lain.

“Menurut hemat saya, pada prinsipnya perusahaan internet mana pun akan melakukan pola yang sama,” tutur Alfons seperti dikutip dari Tekno Liputan6.com, Jumat (15/01/21).

Alfons menuturkan konsumen tetap perlu mencegah satu perusahaan menguasai pasar dengan skala terlalu besar.

“Jadi, gunakan lebih dari satu aplikasi pesan instan. Mulai gunakan Telegram, Line, atau Signal bukan karena lebih aman atau tidak mengeksploitasi data, melainkan supaya tidak ada penguasa pasar yang terlalu dominan,” kata dia.

Hal ini dilakukan agar perusahaan mana pun yang menjadi penguasa pasar tidak melakukan tindakan arogan. Sebab, pada prinsipnya perusahaan yang dominan memiliki kecenderungan monopolistik.

Dalam kondisi tersebut, pengguna bisa saja tidak diberi pilihan lain.

“Jadi, konsumen diminta memilih setuju atau tidak sama sekali memakai aplikasinya,” tutur Alfons melanjutkan.

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Pimpin Pengembangan Ekosistem Sustainable Aviation Fuel untuk Masa Depan Penerbangan ASEAN
Ini 6 Aplikasi AI Terbaik 2026 untuk Bantu Kerja Sehari-hari
Akselerasi SDM Digital, Kemnaker dan Huawei Indonesia Resmikan Kemitraan Strategis Berbasis Magang
Menaker: Ijazah Bukan Lagi Jaminan, Lulusan PT Wajib Kuasai Strategi ‘Triple Readiness’ Hadapi Era AI
Pemanfaatan AI di Indonesia Masih Rendah, Menaker: Pekerja Harus Siap Hadapi Perkembangan Teknologi
Revolusi Digital Dishub Tanjab Barat: Kini Cek Jadwal Kapal dan Lapor Keluhan Cukup Lewat Ponsel!
Grok AI Resmi Diblokir, Komdigi Demi Lindungi Perempuan, Netizen : “Judol Kapan Slow?”
Cara Top Up Saldo PayPal Dengan GoPay: Panduan Terbaru
Berita ini 221 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:53 WIB

Pertamina Pimpin Pengembangan Ekosistem Sustainable Aviation Fuel untuk Masa Depan Penerbangan ASEAN

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:26 WIB

Ini 6 Aplikasi AI Terbaik 2026 untuk Bantu Kerja Sehari-hari

Kamis, 28 Mei 2026 - 00:00 WIB

Akselerasi SDM Digital, Kemnaker dan Huawei Indonesia Resmikan Kemitraan Strategis Berbasis Magang

Minggu, 26 April 2026 - 06:41 WIB

Menaker: Ijazah Bukan Lagi Jaminan, Lulusan PT Wajib Kuasai Strategi ‘Triple Readiness’ Hadapi Era AI

Rabu, 15 April 2026 - 16:55 WIB

Pemanfaatan AI di Indonesia Masih Rendah, Menaker: Pekerja Harus Siap Hadapi Perkembangan Teknologi

Berita Terbaru