KUALA TUNGKAL – Antrean dan kerumunan nasabah terjadi di Bank Jambi Cabang Kuala Tungkal pada Rabu (11/3/2026) pagi. Kepadatan terlihat sejak awal jam pelayanan ketika nasabah datang secara bersamaan untuk mendapatkan nomor antrean.
Situasi ini diduga dipicu oleh terganggunya layanan transaksi digital seperti ATM dan mobile banking. Kondisi tersebut semakin diperparah dengan beredarnya pesan berantai melalui aplikasi WhatsApp yang menyebutkan bahwa nasabah diwajibkan mengganti nomor PIN ATM secara langsung di kantor bank agar dapat kembali melakukan transaksi.
Dalam pesan yang beredar, nasabah diminta membawa KTP, buku tabungan, serta kartu ATM, dan proses penggantian PIN disebut tidak dapat diwakilkan. Informasi tersebut memicu kekhawatiran sehingga banyak nasabah memilih datang langsung ke kantor cabang sejak pagi hari.
Akibatnya, antrean membludak dan sempat terjadi desak-desakan di area pintu masuk saat nasabah berupaya masuk lebih awal. Petugas keamanan dan pegawai bank terlihat berupaya mengatur situasi agar tetap kondusif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Seorang ASN yang ikut mengantre mengaku datang lebih awal karena khawatir tidak dapat melakukan penarikan tunai untuk kebutuhan menjelang hari raya.
“Saya sengaja datang lebih awal karena takut tidak bisa tarik tunai untuk kebutuhan Lebaran. Informasinya PIN harus diganti manual, jadi mau tidak mau harus antre di sini,” ujarnya.
Nasabah lain berharap ada penjelasan resmi agar tidak terjadi penumpukan pelayanan.
“Kalau memang harus ganti PIN, seharusnya ada pemberitahuan yang jelas supaya tidak semua nasabah datang bersamaan seperti ini,” katanya.
Sementara itu, seorang pedagang mengaku gangguan layanan digital turut berdampak pada aktivitas usahanya.
“Setiap hari saya butuh uang tunai untuk belanja barang dagangan. Kalau ATM tidak bisa dipakai, usaha kami ikut terganggu,” tuturnya.
Masyarakat berharap pihak bank segera memberikan klarifikasi terkait gangguan layanan digital serta memastikan sistem kembali normal agar aktivitas transaksi tidak menumpuk di kantor cabang.
Peristiwa ini menjadi perhatian karena menunjukkan pentingnya kejelasan informasi dan kesiapan layanan digital dalam menjaga kepercayaan nasabah.
Berikut bunyi pesan yang tersebar di WhatsApp:
“Ass Bpk / Ibu nasabah bank jambi diinformasikan bagi penguna atm bank jambi pin yang lama yang bapak ibu punya tidak bisa di pakai lagi. Jadi bapak / ibu wajib ganti No pin yang terbaru supaya bisa transaksi kembali, pergantian no pin atm baru hanya bisa dilakukan manual di kantor bank jambi terdekat syarat yang harus di bawah
1. Ktp Nasabah
2. Buku tabungan
3. Atm
Tidak bisa diwakilkan dan harus ingat Pin yang lama trimakasih.“
Penulis : Angah
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: Lintastungkal











