PANIPAHAN MEMBARA: Saat Amarah Warga Menggantikan Hukum yang “Lumpuh”

Lintas Tungkal

- Redaksi

Sabtu, 11 April 2026 - 14:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

AMUK MASSA: Ratusan warga Panipahan menyemut di depan sebuah bangunan yang diduga menjadi sarang narkoba, Jumat (10/04). Massa yang emosi membakar sejumlah kendaraan dan merusak bangunan sebagai bentuk protes atas maraknya peredaran sabu di wilayah mereka. (FOTO : Dok. Istimewa)

AMUK MASSA: Ratusan warga Panipahan menyemut di depan sebuah bangunan yang diduga menjadi sarang narkoba, Jumat (10/04). Massa yang emosi membakar sejumlah kendaraan dan merusak bangunan sebagai bentuk protes atas maraknya peredaran sabu di wilayah mereka. (FOTO : Dok. Istimewa)

ROKAN HILIR – Langit Panipahan memerah, bukan karena senja, melainkan oleh kobaran api amarah. Jumat (10/04/2026), ratusan warga yang sudah kehilangan kesabaran memutuskan untuk mengambil alih peran negara. Sebuah rumah permanen yang diduga kuat sebagai benteng peredaran sabu-sabu dihancurkan massa, sementara beberapa unit sepeda motor hangus menjadi arang di tengah jalan.

Video yang viral di TikTok memperlihatkan pemandangan yang ironis sekaligus getir: aparat kepolisian tampak hadir di lokasi, namun kekuasaan mereka seolah menguap di hadapan massa yang beringas. Mereka hanya menjadi saksi bisu saat hukum jalanan ditegakkan.

Di tengah kerumunan, beberapa unit sepeda motor yang berada di area lokasi ditarik ke tengah dan dibakar. Kepulan asap hitam membubung tinggi (seperti terlihat di foto), menciptakan pemandangan yang dramatis dan penuh amarah

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bukan Sekadar Anarki, Tapi Frustrasi
Ledakan massa ini bukanlah aksi spontan tanpa sebab. Ini adalah akumulasi dari rasa muak warga terhadap racun narkoba yang diduga dibiarkan merajalela di lingkungan mereka. Teriakan kekecewaan yang terdengar dalam rekaman video menjadi bukti otentik bahwa ada sumbat yang mampet dalam saluran penegakan hukum di wilayah tersebut.

Dugaan Pembiaran: Mengapa Polisi Diam?
Kini, spekulasi liar mulai menyeruak. Mengapa sarang narkoba yang sudah menjadi rahasia umum harus menunggu tangan rakyat untuk “dieksekusi”? Munculnya dugaan pembiaran oleh Aparat Penegak Hukum (APH) menjadi isu panas yang menuntut jawaban transparan. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih bungkam, menambah tebal kabut ketidakpercayaan publik.

Alarm Keras bagi Negara
Peristiwa Panipahan adalah potret buram penegakan hukum di Riau. Jika aparat tidak segera berbenah dan mengembalikan kepercayaan masyarakat, maka aksi “eksekusi mandiri” seperti ini hanyalah awal dari gelombang ketidakpatuhan hukum yang lebih besar. Di Panipahan, rakyat telah menunjukkan: ketika hukum dianggap “lumpuh”, maka api yang akan berbicara.**

Penulis : Tim Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satu Korban Pekerja Dermaga Runtuh di Sungai Limau Ditemukan Meninggal Dunia 25 Km dari Lokasi Awal
Hari Kelima : Pencarian 2 Korban Kecelakaan Kerja Dermaga Sungai Limau Nihil, Korban Tertindih Material Reruntuhan?
Laka Maut di Tol Paspro: Mobil Anggota DPR RI Gus Hilman Tabrak Truk, Dua Staf Meninggal Dunia
Arus Deras dan Jarak Pandang Nol Jadi Penghambat Pencarian Korban Pekerja Dermaga di Sungai Limau
Tragedi Dermaga Ambruk: Tiga Hari Berlalu, Sungai Landak Belum Mengembalikan Iyan dan Antoni
Dua Pekerja Hilang Usai Jembatan di Tanjab Barat Runtuh, Tim Gabungan Lakukan Pencarian 
Petaka Hujan Sore: Bocah 7 Tahun di Paal Merah Jambi Hilang Terseret Arus Deras Parit
BREAKING NEWS: Jembatan Penyebrangan Sungai Landak Tanjab Barat Ambruk, 2 Pekerja Las Hilang Jatuh ke Sungai
Berita ini 66 kali dibaca
HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. Dilarang keras menyadur, menggandakan, atau mendistribusikan ulang dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi. Kami tidak segan mengambil langkah hukum bagi pihak yang melanggar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:00 WIB

Satu Korban Pekerja Dermaga Runtuh di Sungai Limau Ditemukan Meninggal Dunia 25 Km dari Lokasi Awal

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:54 WIB

Hari Kelima : Pencarian 2 Korban Kecelakaan Kerja Dermaga Sungai Limau Nihil, Korban Tertindih Material Reruntuhan?

Minggu, 24 Mei 2026 - 06:43 WIB

Laka Maut di Tol Paspro: Mobil Anggota DPR RI Gus Hilman Tabrak Truk, Dua Staf Meninggal Dunia

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:28 WIB

Arus Deras dan Jarak Pandang Nol Jadi Penghambat Pencarian Korban Pekerja Dermaga di Sungai Limau

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:53 WIB

Tragedi Dermaga Ambruk: Tiga Hari Berlalu, Sungai Landak Belum Mengembalikan Iyan dan Antoni

Berita Terbaru