LIVE TV
Bupati Tanjabbar Letakan Batu Pertama Pembangunan Mushala Al-Alief Desa Purwodadi Jadwal Kapal Roro Kuala Tungkal-Pulau Batam dan Sebaliknya Danrem 042/Gapu Hadiri Apel Bersama Penanggulangan Covid-19 Danrem 042/Gapu Hadiri Pembukaan TMMD ke 111 Kodim 0420/Sarko Wabup Mashuri : TMMD Percepat Laju Pembangunan

Home / Tanjab Barat

Kamis, 10 Juni 2021 - 14:36 WIB

ASN dan Honorer Pemkab Tanjab Barat Dilarang Berpergian Keluar Daerah

Bupati Tanjab Barat H. Anwar Sadat

Bupati Tanjab Barat H. Anwar Sadat

KUALA TUNGKAL – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melarang seluruh ASN maupun tenaga honorer untuk bepergian ke luar daerah Kabupaten Tanjab Barat.

Larangan ini, terkait dengan penyebaran Covid-19 yang mana saat ini Tanjab Barat menjadi salah satu Kabupaten di Provinsi Jambi berstatus zona merah.

Bupati Tanjab Barat, H. Anwar Sadat menegaskan larangan keluar bagi ASN maupun honorer  berpergian keluar daerah, berlaku sejak tanggal 8 hingga 11 Juni 2021.

“Kebijakan ini diambil untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid 19 dalam kondisi Zona Merah di Tanjab Barat ini,” katanya, Rabu (09/06/21).

BACA JUGA :  Bupati Anwar Sadat dan Pimpinan DPRD Tandatangani Nota KRA RPJMD 2021-2026

Menurut Bupati penyebaran Covid-19 dengan transmisi lokal sangat mungkin terjadi di tengah kondisi saat ini.

“Kita mengambil langkah dengan melarang seluruh ASN dan Honorer di Kabupaten Tanjab Barat untuk melakukan perjalanan keluar daerah Tanjab Barat,” timpalnya.

Anwar Sadat secara tegas menyatakan, akan ada sanksi disiplin bagi ASN atau honorer yang bepergian keluar kota.

Ia pun memerintahkan kepada Kepala Perangkat Daerah atau pimpinan unit kerja agar memberikan hukuman disiplin kepada ASN dan Tenaga Honorer.

BACA JUGA :  Bupati Tanjab Barat Resmikan Operasional Ambulan Air

“Sanski sesuai peraturan yang berlaku jelas akan kita ambil jika memang ketahuan ada ASN atau honorer yang bepergian keluar daerah,” tegasnya.

Di sisi lain, Anwar Sadat meminta kepada Satgas Covid-19 agar melakukan secara masif terkait dengan Testing, Tracing dan Treatmen pada positif maupun suspect terutama pada ASN dan tenaga honorer.

“Kemudian untuk kegiatan belajar mengajar dengan tatap muka untuk dilakukan evaluasi. Karena masih mengingat saat ini zona merah, sementara kita masih lakukan upaya-upaya untuk menurunkan atau memulihkan kondisi di Tanjab Barat,” tandasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Berita

Mengisi Libur, Kapolres dan Kades Makmur Jaya Olah Pupuk Kompos

Tanjab Barat

Wabup Hairan Cek Kesiapan Petugas Medis Untuk Vaksinasi Lansia

Tanjab Barat

Terjaring Razia Tak Bermasker Saat Malam Mingguan Muda-Mudi Denda Rp 50 Ribu

Tanjab Barat

Tim TRC BPBD Tanjab Barat Raih Juara II Lomba Simulasi Evakuasi Korban Karhutla 

Tanjab Barat

Bupati : Tanjab Barat Perlu Dibentuk Forum GenRe

Tanjab Barat

215 Napi Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal Dapat Remisi Khusus Idul Fitri

Tanjab Barat

Bupati Pastikan Turun Langsung Pantau Pos Penyekatan Mudik

Tanjab Barat

Serap Aspirasi Masyarakat Terkait Kamtibmas, Kapolres Tanjabbar Gunakan Cara Ayo Ngopi