YTUBE
BNNP Jambi Berikan Bimtek Lifeskill Untuk Kampung Nelayan BerSinar Fashion Street Batik Tanjab Barat Sambut Hari Barik Nasional Tahun 2022 Tim Gabungan TNI-Polri Kota Jambi Sosialisasikan Pencegahan Aksi Kejahatan Jalanan dan Geng Motor Ingin Eksis di Dunia Entertainment, Git Sigit Santoso Pilih Berkarya daripada Cari Sensasi Ketua Dekranasda Jambi Puji Keberhasilan Tanjabbar Kembangkan Batik Lokal

Home / Berita

Kamis, 9 Desember 2021 - 09:42 WIB

Begini Nasib Supir Truk Pasca Terlibat Lakalantas dengan Bus SPN Jambi

Mobil Truk Colt Diesel yang bertabrakan dengan Mobil Bus Dinas SPN Polda Jambi pada Selasa (7/12/21). FOTO : Ist/sbjnews.

Mobil Truk Colt Diesel yang bertabrakan dengan Mobil Bus Dinas SPN Polda Jambi pada Selasa (7/12/21). FOTO : Ist/sbjnews.

JAMBI – Pengemudi mobil truk Colt Diesel Nopol BH 8785 FU yang bertabrakan dengan Mobil Bus Dinas SPN Polda Jambi pada Selasa (7/12/21) kemarin tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) B Umum.

Hal itu dikatakan oleh Dirlantas Polda Jambi Kombes Pol Heru Sutopo di Polda Jambi.

Heru mengatakan seharusnya supir atau pengemudi mobil truk di atas roda enam wajib memiliki SIM B Umum.

“Sopir truk tidak memiliki SIM, dimana seharusnya pengemudi diatas roda enam wajib memiliki SIM B1 umum,” ujarnya, Selasa (7/12/21).

Untuk saat ini, Sopir mobil truk bermuatan kayu loging untuk bahan triplek bernama Cikro Aminoto (31) asal Sarolangun diamankan di Polresta Jambi untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

BACA JUGA :  Menkumham Yasonna H Laoly Beri Pemahaman KI Sejak Dini ke Murid SD dan SMP

Terkait insiden kecelakaan, Heru Sutopo menjelaskan, konvoi Bus SPN Polda Jambi telah benar karena sudah membunyikan sirine dan menyalakan lampu rotator sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ.

Dimana Pasal 134, Pengguna Jalan yang memperoleh hak utama untuk didahulukan sesuai dengan urutan berikut:

  1. Kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas;
  1. Ambulans yang mengangkut orang sakit;
  1. Kendaraan untuk memberikan pertolongan pada Kecelakaan Lalu Lintas;
  1. Kendaraan pimpinan Lembaga Negara Republik Indonesia;
  1. Kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing serta lembaga internasional yang menjadi tamu negara;
  1. Iring-iringan pengantar jenazah; dan
  1. konvoi dan/atau Kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia.
BACA JUGA :  Mulai 3 Oktober, Polda Jambi Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas Kota Jambi-Batanghari

Pasal 135 (3) yaitu Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas dan Rambu Lalu Lintas tidak berlaku bagi Kendaraan yang mendapatkan hak utama sebagaimana dimaksud dalam Pasal 134.

“Penjelasan Pasal 134 yang dimaksud dengan “kepentingan tertentu” adalah kepentingan yang memerlukan penanganan segera, antara lain, Kendaraan untuk penanganan ancaman bom, Kendaraan pengangkut pasukan, kendaraan untuk penanganan huru-hara, dan Kendaraan untuk penanganan bencana alam,” kata Heru.

Untuk diketahui, kecelakaan antara Bus SPN Polda Jambi dan truk ini pada Selasa (7/12/21) pukul 06.57 WIB dikawasan simpang IV Pal X Kota Jambi menyebabkan satu siswa bernama Denis Yonas Trangen asal Papua meninggal dunia.(*)

Share :

Baca Juga

Berita

Sudahkah Anda Sensus Penduduk 2020 Online, Hari Ini Terakhir

Berita

Kakek Utar Belum Ditemukan, Polair Polres Tanjab Barat Lanjutkan Pencarian Besok

Berita

5 Tips for Balancing A Career and Caregiving

Berita

Kapolres Tanjab Barat Tinjau Vaksinasi Merdeka dan Stok Oksigen di RSUD KH Daud Arif

Berita

Sarana dan Prasarana Pasar Sungai Saren Dikeluhkan, Begini Jawaban Koperindag

Berita

Bupati Tanjabbar Halal Bi Halal Virtual Bersama Pemprov Jambi

Berita

Polres Tanjab Barat dan Kodim 0419/Tanjab Gelar Apel Bersama Siaga Karhutla di Posko 3 Distrik V PT. WKS

Berita

Kasat Narkoba dan Empat Kapolsek Polresta Jambi Diganti