LIVETV
Satgas Pamrahwan Memberikan Bantuan Buku Gratis ke Rumah Taman Baca Saefey Bupati Tanjab Barat Ikuti Rakor Forkopimda Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi Bupati Tanjabbar dan Ketua TP PKK Hadri Grand Final Pemilihan Bujang Gadis Provinsi Jambi 2021 Diduga Keracunan Puluhan Santri Ponpes Madinatul Ulum Merangin Dilarikan ke RSUD Pengurus PWI dan IKWI Tanjab Timur Periode 2021-2024 Resmi Dilantik




Home / Provinsi Jambi

Senin, 3 Mei 2021 - 15:48 WIB

Berikut Salah Satu Faktor Pemprov Jambi Larang Warga Mudik Lokal

Kegiatan Mudik Lebaran di Provinsi Jambi. FOTO : Humas Polda Jambi

Kegiatan Mudik Lebaran di Provinsi Jambi. FOTO : Humas Polda Jambi

JAMBI – Pemerintah Provinsi Jambi melarang warga di daerah itu melakukan mudik antar provinsi bahkanb antar kabupaten dan kota dalam provinsi Jambi sekakipun pada lebaran Idul Fitri 1442 H ini.

Larangan itu dengan pertimbangan tidak ada daerah yang berada di zona hijau Covid-19 yang berarti rentan dengan penyebaran virus tersebut.

“Dari sisi zonasi tidak ada daerah yang berada di zona hijau, kabupaten dan kota di Jambi berada di zona oranye dan kuning,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Sudirman, Rabu (28/04/21) seperti dikutip Antara.

BACA JUGA :  Kendaraan Dinas Pemkab Tanjab Barat Banyak Nunggak Pajak

Dari 11 kabupaten/kota di daerah itu, 4 kabupaten berada di zona kuning Covid-19 yakni Kabupaten Kerinci, Merangin, Sarolangun dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Sedangkan 7 kabupaten dan kota lainnya berada di zona orang Covid-19 atau zona resiko sedang penularan Covid-19.

Diantaranya Kota Sungai Penuh, Kota Jambi, Kabupaten Bungo, Tebo, Batanghari, Muaro Jambi dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

BACA JUGA :  Sekda Buka Sosialisasi dan Pelatihan Desa Tangguh Bencana

Untuk melakukan menekan mudik Pemprov Jambi meletakan 33 pos pengetatan yang tersebar di jalur-jalur mudik antar kabupaten dan kota dalam Provinsi Jambi dan pos pengetatan di jalur mudik antar provinsi.

“Ada 9 pos untuk pengetatan di jalur mudik antar provinsi dan 24 pos untuk pengetatan di jalur mudik antar kabupaten/kota dalam Provinsi Jambi,” sebut Sekda.

BACA JUGA :  Bupati Tanjabbar Resmikan Ruko dan Unit Usaha BUMDes Dataran Kempas

Saat ini kata Sudirman, pengetatan di jalur-jalur mudik antar provinsi tersebut sudah dilakukan oleh petugas gabungan TNI-Polri Polda Jambi jajaran.

“Jadi untuk tanggal 6-17 Mei tidak ada toleransi,” katanya.

“Toleransi diberikan kepada warga dalam tugas kerja dengan syarat melampirkan dokumen berupa hasil rapid test non reaktif dalam jangka waktu satu kali dua puluh empat jam,” sambungnya.(Edt)

Share :

Baca Juga

Covid-19

4 Hari Terakhir; Kasus Fositif Covid-19 di Jambi Tak Bertambah, PDP Pun Berkurang

Provinsi Jambi

Danrem 042 Gapu Ikuti Upacara Peringati Hari Lahir Pancasila

Provinsi Jambi

RS DKT Bratanata Jambi Kini Sudah Bisa Layani Tes Swab PCR untuk COVID-19

Provinsi Jambi

Dilantik Kapolri, Irjen Pol A Rachmad Wibowo Resmi Jabat Kapolda Jambi

Daerah

BNNP Jambi Kembali Tembak Bandar Narkoba Asal Aceh di Bertam, 4 Pelaku dan 7 Kg Shabu Berhasil Diamankan

Covid-19

Positif Covid-19 di Jambi Bertambah 7 Kasus Disertai 2 Sembuh

Provinsi Jambi

Danrem 042 Gapu Hadiri Upacara Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Satria Bhakti

Provinsi Jambi

Antisipasi Covid-19, Korem 042/Gapu Gelar Rapid Test Personil Aktivitas Tinggi