LIVE TV
Nekat Bawa Pemudik, Satu Bus Diputar Balik Arah di Pos Penyekatan Tanjab Barat ke Pekan Baru Bupati Tanjabbar, Kapolres dan Dandim Tinjau Pos Penyekatan Larangan Mudik Perbatasan Riau Persit KCK Koorcab Rem 042 Do’a Bersama untuk Awak KRI Nanggala 402 Danrem 042/Gapu bersama Kapolda Dampingi Pj Gubernur Jambi Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2021 Prestasi di Tengah Pandemi, Program Studi DKV ITEBA Raih Akreditasi Baik dari BAN-PT

Home / Provinsi Jambi

Senin, 3 Mei 2021 - 15:48 WIB

Berikut Salah Satu Faktor Pemprov Jambi Larang Warga Mudik Lokal

Kegiatan Mudik Lebaran di Provinsi Jambi. FOTO : Humas Polda Jambi

Kegiatan Mudik Lebaran di Provinsi Jambi. FOTO : Humas Polda Jambi

JAMBI – Pemerintah Provinsi Jambi melarang warga di daerah itu melakukan mudik antar provinsi bahkanb antar kabupaten dan kota dalam provinsi Jambi sekakipun pada lebaran Idul Fitri 1442 H ini.

Larangan itu dengan pertimbangan tidak ada daerah yang berada di zona hijau Covid-19 yang berarti rentan dengan penyebaran virus tersebut.

“Dari sisi zonasi tidak ada daerah yang berada di zona hijau, kabupaten dan kota di Jambi berada di zona oranye dan kuning,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Sudirman, Rabu (28/04/21) seperti dikutip Antara.

BACA JUGA :  Kasrem 042/Gapu Serahkan Zakat Fitra kepada Panitia Zakat

Dari 11 kabupaten/kota di daerah itu, 4 kabupaten berada di zona kuning Covid-19 yakni Kabupaten Kerinci, Merangin, Sarolangun dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Sedangkan 7 kabupaten dan kota lainnya berada di zona orang Covid-19 atau zona resiko sedang penularan Covid-19.

Diantaranya Kota Sungai Penuh, Kota Jambi, Kabupaten Bungo, Tebo, Batanghari, Muaro Jambi dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

BACA JUGA :  Telkom Sampaikan, Indihome di Kuala Tungkal Alami Gangguan

Untuk melakukan menekan mudik Pemprov Jambi meletakan 33 pos pengetatan yang tersebar di jalur-jalur mudik antar kabupaten dan kota dalam Provinsi Jambi dan pos pengetatan di jalur mudik antar provinsi.

“Ada 9 pos untuk pengetatan di jalur mudik antar provinsi dan 24 pos untuk pengetatan di jalur mudik antar kabupaten/kota dalam Provinsi Jambi,” sebut Sekda.

BACA JUGA :  Nekat Bawa Pemudik, Satu Bus Diputar Balik Arah di Pos Penyekatan Tanjab Barat ke Pekan Baru

Saat ini kata Sudirman, pengetatan di jalur-jalur mudik antar provinsi tersebut sudah dilakukan oleh petugas gabungan TNI-Polri Polda Jambi jajaran.

“Jadi untuk tanggal 6-17 Mei tidak ada toleransi,” katanya.

“Toleransi diberikan kepada warga dalam tugas kerja dengan syarat melampirkan dokumen berupa hasil rapid test non reaktif dalam jangka waktu satu kali dua puluh empat jam,” sambungnya.(Edt)

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Provinsi Jambi

Fachrori Bagikan Bantuan 500 Paket Sembako dari Pusat Koperasi Unit Desa

Provinsi Jambi

Korem 042 Gapu Siap Amankan Pilkada Serentak Tahun 2020

Provinsi Jambi

Korem 042/Gapu Gelar Binkom AGHT Cegah Konflik Sosial

Covid-19

Fachrori Tandatangani Naskah Sinergitas Kerja Percepat Pemeriksaan Swab COVID-19 di Jambi

Covid-19

Dalam Empat Hari, 3 Warga Jambi Terdata Positif Corona Covid-19

Provinsi Jambi

Untuk Ketiga Kalinya Sudirman Dilantik Gubernur Jadi Pj Sekda Provinsi Jambi

Provinsi Jambi

Perayaan Natal di Jambi Aman, Kapolda Ucapkan Terima Kasih

Provinsi Jambi

Penanganan COVID-19, Pemprov Jambi dan DPRD Sepakat Relokasi Anggaran Rp 200 Miliar