indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Masa Reses ke III Warga Kelurahan Tungkal III Menyampaikan Ini ke Hasbi Buntut Mogok Belajar, Komisi I DPRD Sidak ke SMAN 3 Muaro Jambi Dikunjungi Jamal, Warga Minta Rehab Jembatan Mangrove dan Pembangunan Jalan 800 Meter Pimpin Rapat Kerja, Pj Bupati Muaro Jambi Soroti Disiplin PNS yang Tak Pernah Ditindaklanjuti Polsek Maro Sebo Laksanakan Vaksinasi Booster di Desa Candi Muaro Jambi

Home / Provinsi Jambi

Senin, 3 Mei 2021 - 15:48 WIB

Berikut Salah Satu Faktor Pemprov Jambi Larang Warga Mudik Lokal

Kegiatan Mudik Lebaran di Provinsi Jambi. FOTO : Humas Polda Jambi

Kegiatan Mudik Lebaran di Provinsi Jambi. FOTO : Humas Polda Jambi

JAMBI – Pemerintah Provinsi Jambi melarang warga di daerah itu melakukan mudik antar provinsi bahkanb antar kabupaten dan kota dalam provinsi Jambi sekakipun pada lebaran Idul Fitri 1442 H ini.

Larangan itu dengan pertimbangan tidak ada daerah yang berada di zona hijau Covid-19 yang berarti rentan dengan penyebaran virus tersebut.

“Dari sisi zonasi tidak ada daerah yang berada di zona hijau, kabupaten dan kota di Jambi berada di zona oranye dan kuning,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Sudirman, Rabu (28/04/21) seperti dikutip Antara.

BACA JUGA :  Al Haris Lantik Direktur RSUD Raden Mattaher dan 3 Kepala OPD

Dari 11 kabupaten/kota di daerah itu, 4 kabupaten berada di zona kuning Covid-19 yakni Kabupaten Kerinci, Merangin, Sarolangun dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Sedangkan 7 kabupaten dan kota lainnya berada di zona orang Covid-19 atau zona resiko sedang penularan Covid-19.

Diantaranya Kota Sungai Penuh, Kota Jambi, Kabupaten Bungo, Tebo, Batanghari, Muaro Jambi dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Untuk melakukan menekan mudik Pemprov Jambi meletakan 33 pos pengetatan yang tersebar di jalur-jalur mudik antar kabupaten dan kota dalam Provinsi Jambi dan pos pengetatan di jalur mudik antar provinsi.

BACA JUGA :  Masa Reses ke III Warga Kelurahan Tungkal III Menyampaikan Ini ke Hasbi

“Ada 9 pos untuk pengetatan di jalur mudik antar provinsi dan 24 pos untuk pengetatan di jalur mudik antar kabupaten/kota dalam Provinsi Jambi,” sebut Sekda.

Saat ini kata Sudirman, pengetatan di jalur-jalur mudik antar provinsi tersebut sudah dilakukan oleh petugas gabungan TNI-Polri Polda Jambi jajaran.

“Jadi untuk tanggal 6-17 Mei tidak ada toleransi,” katanya.

“Toleransi diberikan kepada warga dalam tugas kerja dengan syarat melampirkan dokumen berupa hasil rapid test non reaktif dalam jangka waktu satu kali dua puluh empat jam,” sambungnya.(Edt)

Share :

Baca Juga

Provinsi Jambi

Sekda: Suasana Pergantian Tahun di Jambi Kondusif

Covid-19

Danrem Gapu Berharap Jambi Tidak Sampai PSBB

Covid-19

Bertambah 8 Orang Pasien Covid-19 Sembuh di Jambi, 1 Diantaranya Dari Tanjab Barat

Covid-19

Keterangan Pers Jubir Covid-19 Provinsi Jambi Terkait 15 Kasus Positif Baru Tanggal 9 Mei 2020

Daerah

Danrem 042 Gapu Pimpin Upacara Hari Pramuka ke 59 Tahun 2020

Daerah

Fachrori, Tahun Baru Hijriah Momen Bersama Memperbaiki Sikap Mental dan Perilaku

Advetorial

Fachrori Berikan Penghargaan dan Tali Kasih pada Veteran dan Pejuang Jambi

Covid-19

Hamdallah, Lima Hari Berturut Tak Ada Tambahan Kasus Positif Corona di Jambi, PDP Berkurang