YTUBE
IKM di Tanjabbar Bertambah, Bidang Perindustrian Dorong Pelaku Industri Miliki Sertifikat Halal Ini Nama-nama 178 Peserta Peneriama Beasiswa S1 dan S3 Provinsi Jambi 2022 Ini Situs Resmi Pengurusan e-VoA Kapolres dan Dandim 0417 Kerinci Sidak ke Kantor Pelayanan Publik Samsat Ops Pekat Jelang Nataru, Polda Jambi Sita Puluhan Botol Miras Berbagai Merk

Home / Nasional

Sabtu, 12 Desember 2020 - 22:34 WIB

BMKG: Waspadai Bencana Hidrometeorologi Jelang Puncak Musim Hujan

FOTO : Ketika Banjir Rop Menggengni Sejumlah Jalan Utama di Kota Kuala Tungkal Tanjab Barat November 2020 lalu.

FOTO : Ketika Banjir Rop Menggengni Sejumlah Jalan Utama di Kota Kuala Tungkal Tanjab Barat November 2020 lalu.

JAKARTA – Masyarakat diimbau mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi antara lain banjir, banjir bandang, dan tanah longsor menjelang puncak musim hujan.

“Puncak musim hujan 2020/2021 diprediksikan untuk sebagian besar wilayah akan terjadi pada bulan Januari–Februari 2021 yang umumnya bertepatan dengan puncak Monsun Asia,” kata Deputi Klimatologi BMKG Herizal sepeti ikutip dari nasional.kompas.com, Sabtu (12/12/20).

Herizal melanjutkan, musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi akan berlangsung hingga April 2021.

BACA JUGA :  Gempa 2 Kali Guncang Kota Tasikmalaya, Warga Behamburan

Kewaspadaan juga perlu ditingkatkan pada daerah-daerah yang diprediksi akan mendapatkan akumulasi curah hujan dengan kriteria tinggi hingga sangat tinggi pada Desember 2020-Januari 2021.

Daerah-daerah yang dimaksud adantara lain pesisir barat Sumatera, sebagian besar Jawa, Bali, sebagian Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur, Kalimantan bagian Barat dan Tengah, Sulawesi, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat, dan Papua.

Menyikapi potensi bencana tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah di seluruh provinsi untuk melakukan upaya pencegahan dan mitigasi demi menghindari dampak bencana, khususnya di tengah pandemi Covid-19.

BACA JUGA :  Ini Situs Resmi Pengurusan e-VoA

Data BNPB pada kurun waktu 1 Januari-11 Desember 2020, BNPB mencatat ada 2.779 kejadian bencana yang didominasi bencana hidrometeorilogi.

BNPB mencatat terdapat 224 orang meninggal dunia, 26 orang hilang, 271 orang luka-luka, serta 4,19 juta orang mengungsi atau terdampak akibat bencana hidrometeorologi.(Edt)

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Nasional

Kasad Andika Perkasa Tutup Pendidikan Taruna dan Taruni Akmil Tingkat IV

Nasional

Daftar Ulang Peserta SKB CPNS Tanjab Barat 2019 Dimulai Hari ini

Nasional

Buntut Pecabulan 12 Santriwati Hingga Beranak, Kemenag Tutup Pesantren di Bandung

Nasional

Telkomsel Tawarkan Kuota 50 GB Mulai Harga Rp 40.000, Ini Cara Daftarnya

Berita

TNI AD Buka Pendaftaran Penerimaan Calon Bintara PK TNI AD TA 2020

Berita

Kemendagri Blokir Data Kepegawaian ASN di 67 Pemda, Termasuk Jambi dan 1 Kabupaten

Nasional

Tegas! Jokowi Ingatkan Mendag Fokus yang Ia Tugaskan

Nasional

Survei IPI : Tingkat Kepuasan pada KPK Melorot, Disalip TNI dan Polri