YTUBE
35 Jam Pencarian, Pemancing Diterkam Buaya di Sungai Dendang Ditemukan Basarnas : Tubuh Korban Ditemukan Utuh, Ada Luka Gigitan Buaya di Kaki Korban Terkam Buaya Saat Mancing di Sungai Dendang Ditemukan 15 KM dari TKP Satu Rumah dan Bedeng Empat Pintu Terbakar di Jalan Panglima Tanjabbar BREAKING NEWS : Rumah Warga di Binakarya Timur Tungkal II Terbakar

Home / Pendidikan

Kamis, 2 Januari 2020 - 16:21 WIB

Bupati Safrial Sambut Silaturrahmi Taruna STTD, STP dan Praja IPDN Asal Tanjab Barat

FOTO : Bupati Safrial Saat Sambut Silaturrahmi Taruna STTD, STP dan Praja IPDN Asal Tanjab Barat di Aula Utama Kantor Bupati, Kamis (02/01/20)

FOTO : Bupati Safrial Saat Sambut Silaturrahmi Taruna STTD, STP dan Praja IPDN Asal Tanjab Barat di Aula Utama Kantor Bupati, Kamis (02/01/20)

KUALA TUNGKAL – Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. H. Safrial sambut kunjungan dan sikaturrahmi Taruna Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD), Taruna Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Jakarta dan Praja IPDN asal Kabupaten Tanjung Jabung Barat di Aula Utama Kantor Bupati, Kamis (02/01/20).

Turut Hadir mendampingi Bupati, Sekda H. Agus Sanusi, Kepala BKPSDM H. R. Gatot Suwarso, Kadishub Syamsul Jauhari, Kepala Bappeda Ir. Firdaus Khatab, Kadis Perikanan Netty Martini, Kadis Pendidikan dan Budaya Martunis dan OPD terkait.

Perwakilan Taruna STTD Ridho Agung asal Kuala Tungkal menyampaikan terima kasih kepada Pemda Tanjab Barat khususnya Bupati H. Safrial.

Selanjutnya, Bupati H. Safrial dengan rasa bangganya terhadap putra putri daerah Tanjab Barat tersebut, dalam sambutannya menyampaikan bahwa komitmen dan visinya membangunan sumber daya manusia Tanjab Barat telah dirasakan oleh taruna-taruni yang hadir saat ini.

Memang kata Safrial investasi pembangunan SDM tidak serta merta hasilnya langsung tanpak dan dinikmati masyarakat.

“Hasilnya bisa setahun, dua tahun baru kelihatan, beda dengan investasi pembanugan infrastruktur,” ungkapnya.

Safrial menegaskab, upaya Pemba bagaimana putra dan putri Tanjab Barat ini memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Safrial dalam sambutannya juga memotivasi kepada putra-putri Tanjab Barat yang sedang menempuh pendidikan untuk bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu.

Safrial mengaku bangga kepada putra-putri daerah yang berhasil masuk seleksi berbagai sekolah tinggi.

“Kepada Putra Putri Tanjab Barat bercita -citalah setinggi mungkin, karena masa depan kalian masih panjang dan tentunya dengan usaha yang keras dan serius,” ujar Safrial.

“Kedepan di zaman revolusi 4.0 ini jujur saja tidak cukup namun perlu dibarengi kecerdasan, kejujuran dan semangat, Saya bangga sekali saat ini dengan Taruna Taruni STTD, STP, dan IPDN yang berhasil dari Tungkal ini, disyukurilah apa yang telah dicapai, yang penting dengan orang tua tetap kita hargai dan kita bantu” tambah Bupati.

Sementra itu, Kepala BKPSDM Tanjab Barat Gatot Suwarso, MM dalam laporannya menyampaikan Taruna STTD berjumlah 20 orang. 8 Polbit angkatan 2018 dan 12 Polbid angkatan tahun 2019

Nantinya 8 orang akan kembali ke Daerah dan 12 orang akan disebar ke Kabupaten Kota Wilayah Indonesia yang telah ditetapkan oleh STTD.

Sedangkan Taruna STP Jakarta asal Tanjab Barat 7 orang dan untuk Tingkat 1 tahun masuk 2019 berjumlah 4 orang.

Dalam silaturahmi ini hadir juga sebanyak 4 orang praja Istitut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) asal Kabupaten Tanjung Jabung Barat.(*)

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Dua Siswa SMP Mitra Tanoto Foundation Menjadi Finalis Literasi Sekolah Tingkat Nasional 2019

Bram Itam

Kwarran Gerkan Pramuka Bram Itam Gelar Perkemahan Prestasi Akhir Tahun III 2019

Pendidikan

Sekolah di Tanjab Barat Pamer Keberhasilan Modul I MBS

Pendidikan

Ambil Alih Kisruh 120 Siswa SMAN 8 Kota Jambi, Gubernur Jambi : Mereka Anak-Anak Saya

Pendidikan

Perkuat Pembelajaran di Kampus, Tanoto Foundation Bekali MIKIR Dosen UNJA dan UIN STS Jambi

Pendidikan

Pembelajaran Tatap Muka di SMPN 2 Selama Ramadhan Dikurangi Lima Menit

Pendidikan

Danrem 042/Gapu Wisuda Mahasiswa STIKES Garuda Putih ke 19

Pendidikan

Cerita Para Dosen dan Guru di Jambi Belajar Membuat Big Book, Mengaku Awalnya Sulit