Cegah Hoaks Pemilu 2024, Bawaslu akan MoU dengan TikTok

Lintas Tungkal

- Redaksi

Senin, 10 Oktober 2022 - 21:58 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja. FOTO : Ist/Net

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja. FOTO : Ist/Net

JAKARTA – Bawaslu akan memperbarui perjanjian atau Memorandum of Understanding dengan berbagai media sosial untuk menghindari penyebaran hoaks menjelang Pemilu 2024.

Salah satu penyedia layanan media sosial yang diajak kerja sama adalah TikTok.

TitTok memang menjadi salah satu media sosial sedang naik daun saat ini digemari semula kalangan tidak hanya pengiat sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Aplikasi itu pasti juga akan digunakan beberapa orang untuk menyerang pilihan orang lain,” kata Ketua Bawaslu Rahmat Bagja di sela acara Fifth Plenary Assembly Global Network on Electoral Justice di Bali, Senin (10/10/22).

Bagja beranggapan media sosial memiliki sisi positif dan negatif dalam pelaksanaan Pemilu. Sisi positifnya, kata dia, adalah membantu penyebaran informasi.

Namun, media sosial juga punya sisi negatif, yaitu digunakan untuk menyebarkan berita bohong. Menurut dia, kabar bohong yang terus diulang bisa juga membuat orang lain menjadi percaya.

“Itu yang kami khawatirkan terulang di Pemilu 2024,” kata Bagja.

Untuk itu, kata Bagja, Bawaslu akan memperbarui MoU dengan 9 platform media sosial seperti Twitter, Instagram dan Facebook. TikTok, kata dia, juga akan diajak kerja sama.

Menurut Bagja, aplikasi berbagi video pendek itu mungkin belum terkenal pada 2019. Namun, aplikasi itu sudah populer saat ini. “Sedang kami persiapkan,” kata dia.

Dia mengatakan kerja sama akan meliputi cek fakta tentang informasi yang beredar di media sosial tentang Pemilu.

Dia mengatakan bila berita bohong itu berkaitan dengan Pemilu, maka Bawaslu dapat melakukan penindakan. Sementara, untuk berita bohong yang berkaitan dengan pidana umum maka akan ditangani oleh Polri.

Bagja menuturkan lembaganya juga akan mempersiapkan keamanan digital untuk lembaganya.

Dia mengatakan keamanan yang diprioritaskan adalah situs Bawaslu dan data-data yang dimiliki lembaganya.

“Pasti kami siapkan,” kata dia.

Artikel ini diambil dari nasional.tempo.co dengan judul : Bawaslu akan Bikin MoU dengan TikTok untuk Cegah Hoaks Pemilu 2024.

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cetak Jagoan Talenta Keterampilan Nasional, Kemnaker Gelar InaSkills 2026 Akhir Oktober
Di Ujung Indonesia, Pulau Kecil Terluar Dijaga dengan Kepastian Hukum Hak atas Tanah
BPK Ungkap Rp2,7 Miliar Dana KIP Kuliah Mengalir kepada 320 Mahasiswa yang Telah Meninggal
HUT ke-11 KCIC: Wamenaker Desak Percepatan Alih Teknologi Whoosh ke SDM Lokal
Kemnaker Buka Seleksi Administratif Calon Hakim Ad Hoc PHI hingga 22 November
OTT Pejabat BNPB, KPK Dalami Dugaan Korupsi Dana Kebencanaan
Perluas Akses Vokasi, Kemnaker Targetkan Bangun 60 Balai Baru dan Pelatihan Gratis untuk 1 Juta Orang
BNPB: 1.170 Jiwa Terdampak Banjir Padang, 63 Hektare Terbakar di Merauke, Banjir dan Longsor Terjang Aceh
Berita ini 130 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:30 WIB

Cetak Jagoan Talenta Keterampilan Nasional, Kemnaker Gelar InaSkills 2026 Akhir Oktober

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Di Ujung Indonesia, Pulau Kecil Terluar Dijaga dengan Kepastian Hukum Hak atas Tanah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:01 WIB

BPK Ungkap Rp2,7 Miliar Dana KIP Kuliah Mengalir kepada 320 Mahasiswa yang Telah Meninggal

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:10 WIB

HUT ke-11 KCIC: Wamenaker Desak Percepatan Alih Teknologi Whoosh ke SDM Lokal

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:51 WIB

Kemnaker Buka Seleksi Administratif Calon Hakim Ad Hoc PHI hingga 22 November

Berita Terbaru