Dandim 0419/Tanjab Butuh Kerjasama Semua Pihak Tangani Karhutla di Desa Catur Rahayu

Lintas Tungkal

- Redaksi

Senin, 9 September 2024 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dandim 0419/Tanjab Letkol Arm Dwi Sutaryo saat Hadir di Rapat Siaga Darurat Karhutla Tanjab Timur. FOTO : Pendim 0419/Tanjab

Dandim 0419/Tanjab Letkol Arm Dwi Sutaryo saat Hadir di Rapat Siaga Darurat Karhutla Tanjab Timur. FOTO : Pendim 0419/Tanjab

KUALA TUNGKAL – Dalam upaya menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda wilayah Desa Catur Rahayu, Kecamatan Dendang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Dandim 0419/Tanjab, Letkol Arm Dwi Sutaryo S.E., M.Han, menghadiri rapat siaga darurat Karhutla yang digelar di Aula Kantor Bupati Tanjab Timur. Senin (9/9/24)

Rapat ini dipimpin oleh Wakil Bupati, H. Robby Nahliyansah, SH, dan dihadiri oleh beberapa perwakilan penting dari pemerintah daerah, kepolisian, kejaksaan, serta pihak terkait lainnya.

Dandim 0419/Tanjab menegaskan bahwa pihak TNI telah mengambil langkah-langkah dengan mendirikan posko siaga dan melakukan pemadaman api di lokasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami dari TNI sudah berada di lokasi dan bekerja keras untuk memadamkan api. Namun, kami berharap dukungan penuh dari semua pihak, terutama Pemda, agar penanganan ini dapat berjalan lebih efektif,” ujar Letkol Arm Dwi Sutaryo.

Dalam rapat tersebut, Wakil Bupati menyatakan bahwa situasi Karhutla yang telah berlangsung selama dua minggu ini akan dinaikkan statusnya dari Siaga Darurat menjadi Tanggap Darurat atau Darurat.

“Kondisi Karhutla di Desa Catur Rahayu semakin memburuk, dan ini membutuhkan penanganan lebih serius dari semua pihak,” ungkap Wakil Bupati.

Dalam rapat tersebut, diputuskan bahwa seluruh dinas terkait seperti BPBD, Damkar, Perkebunan, dan Dinas Lingkungan Hidup akan diberikan Surat Keputusan (SK) untuk turut serta secara aktif dalam penanganan Karhutla.

Selain itu, Dinas Kesehatan juga diminta untuk segera menurunkan tim medis serta menyediakan peralatan dan obat-obatan yang diperlukan di lapangan.

Peserta rapat menyepakati peningkatan status menjadi Siaga Darurat Karhutla dan akan menyiagakan personel yang terlibat untuk piket 24 jam di lokasi kebakaran.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan penanganan Karhutla di Tanjung Jabung Timur dapat lebih terkoordinasi dan segera membuahkan hasil dalam memadamkan api dan mengurangi dampak bencana yang terjadi.

Sumber Berita: Pendim 0419/Tanjab

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim SAR Gabungan Fokuskan Pencarian Satu Korban Hilang di Lokasi Longsor Empelu Bungo
Wujudkan Keadilan Akses Kerja, Kemnaker Fasilitasi Rekrutmen Disabilitas Tuli Mampu Bersaing di Dunia Usaha
Pertamina Patra Niaga Gelar Uji Emisi Gratis di 14 SPBU Jabodetabek, Targetkan 7.000 Kendaraan
Menaker: Kebersamaan Perkuat Ketenagakerjaan Hadapi Tantangan Global
Kemnaker Tegaskan Komitmen Ciptakan Lapangan Kerja Inklusif bagi Mantan Warga Binaan
Wamenaker: Hadapi Era AI, SDM Indonesia Harus Relevan dan Tersertifikasi
Menaker Tegaskan Pentingnya Sertifikasi Kompetensi bagi Lulusan Magang
Bawa BKMT Permata ke TVRI Jambi, Kades Pasar Terusan: Tingkatkan Kualitas Salat dan Pemahaman Agama
Berita ini 145 kali dibaca
Follow Facebook, Twitter dan Tiktok Lintastungkal untuk update berita terbaru setiap hari.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:16 WIB

Tim SAR Gabungan Fokuskan Pencarian Satu Korban Hilang di Lokasi Longsor Empelu Bungo

Senin, 11 Mei 2026 - 14:53 WIB

Pertamina Patra Niaga Gelar Uji Emisi Gratis di 14 SPBU Jabodetabek, Targetkan 7.000 Kendaraan

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:58 WIB

Menaker: Kebersamaan Perkuat Ketenagakerjaan Hadapi Tantangan Global

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:33 WIB

Kemnaker Tegaskan Komitmen Ciptakan Lapangan Kerja Inklusif bagi Mantan Warga Binaan

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:27 WIB

Wamenaker: Hadapi Era AI, SDM Indonesia Harus Relevan dan Tersertifikasi

Berita Terbaru