Dari Dapur ke Pasar: Perempuan Bajo Bangkit Lewat Legalitas Usaha dan Pertanian Keluarga

Lintas Tungkal

- Redaksi

Kamis, 22 Mei 2025 - 17:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perempuan Bajo Bangkit Lewat Legalitas Usaha dan Pertanian Keluarga. FOTO : HMS

Perempuan Bajo Bangkit Lewat Legalitas Usaha dan Pertanian Keluarga. FOTO : HMS

MAKASAR – 22  Mei 2025 – Dalam rangka mendukung peningkatan kapasitas ekonomi keluarga dan mendorong kemandirian perempuan, Rumah BUMN Pertamina Tojo Una-Una bersama Bank Mandiri dan Dinas Pertanian Kabupaten Tojo Una-Una menggelar kegiatan bertema Sosialisasi Legalitas Usaha (NIB), Optimalisasi Transaksi Perbankan, dan Penyaluran Bibit Tanaman Harian dalam Mendukung Program Pemberdayaan Perempuan Desa Kabalutan sebagai Penunjang Ekonomi Keluarga, Sabtu (17/05/25).

Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Kabalutan, Kecamatan Talatako, Kabupaten Tojo Una-Una, yang dikenal sebagai kampung komunitas Suku Bajo. Program ini menjadi langkah awal yang menjadikan Desa Kabalutan sebagai desa pertama pelaksana, sekaligus percontohan pemberdayaan perempuan berbasis potensi lokal dan budaya.

Dalam kegiatan ini, para perempuan Desa Kabalutan mendapatkan sosialisasi mengenai pentingnya legalitas usaha melalui kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB). Dengan NIB, para pelaku UMKM dapat mengakses permodalan, pelatihan, dan program-program pemerintah lainnya, sekaligus menjalankan usaha secara legal dan profesional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, peserta juga dibekali pelatihan mengenai literasi keuangan dan pemanfaatan layanan perbankan digital. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan ibu-ibu dalam mengelola keuangan usaha, melakukan pencatatan transaksi, hingga memanfaatkan platform digital untuk jual beli non-tunai.

Sebagai bentuk dukungan konkret terhadap ekonomi rumah tangga, program ini turut menghadirkan penyaluran bibit tanaman harian seperti cabai, tomat, dan sayur-sayuran. Inisiatif ini dimaksudkan untuk mendorong pertanian keluarga dan pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan sekaligus penunjang ekonomi.

Penulis : Warna Komunika Indonesia

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

8.389 PHK dalam Tiga Bulan: Saatnya Indonesia Membicarakan Kembali Soal Perlindungan Keluarga
Tanjab Barat Kejar PAD, Berapa Kontribusi Sektor Tenaga Kerja Asing?
Pertamina Dorong 1.346 Sertifikasi UMKM di Awal 2026, MiniesQ Tembus Pasar Ritel Usai Kantongi Label Halal
Purbaya: APBN Maret 2026 Defisit Rp240,1 Triliun, Belanja Negara Diakselerasi untuk Rakyat
Menaker Sebut Industri Kreatif Bisa Jadi Laboratorium Program Magang Nasional
Ramadhan di Depan Mata! Sekdak ke Pasar, Wabup Tanjab Barat Soroti Kenaikan Harga Ayam dan Cabai
Dari Kampung Baru ke Panggung Dunia: Griya Kain Solo Gebrak INACRAFT 2026, Pertamina Cetak Transaksi UMKM Rp10,4 Miliar
Analisis Dampak: OTT Kemenkeu & Respon Menkeu Purbaya Terhadap Kepercayaan Pasar dan Investor
Berita ini 37 kali dibaca
Dilarang Mengambil dan/atau Menayangkan Ulang Sebagian Atau Keseluruhan Artikel di atas untuk Konten Akun Media Sosial Komersil Tanpa Seizin Redaksi.

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 18:13 WIB

8.389 PHK dalam Tiga Bulan: Saatnya Indonesia Membicarakan Kembali Soal Perlindungan Keluarga

Sabtu, 11 April 2026 - 01:14 WIB

Tanjab Barat Kejar PAD, Berapa Kontribusi Sektor Tenaga Kerja Asing?

Rabu, 8 April 2026 - 23:56 WIB

Pertamina Dorong 1.346 Sertifikasi UMKM di Awal 2026, MiniesQ Tembus Pasar Ritel Usai Kantongi Label Halal

Senin, 6 April 2026 - 17:03 WIB

Purbaya: APBN Maret 2026 Defisit Rp240,1 Triliun, Belanja Negara Diakselerasi untuk Rakyat

Rabu, 1 April 2026 - 18:57 WIB

Menaker Sebut Industri Kreatif Bisa Jadi Laboratorium Program Magang Nasional

Berita Terbaru