indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Warga Suak Labu Heboh Bunga Bangkai Tumbuh di Pekarangan Rumah Besok, Bachyuni Deliansyah Dilantik Jadi Pj Bupati Muaro Jambi Pengerjaan Sumur Bor Untuk Warga, Satgas TMMD ke-113 Datangkan Tenaga Ahli Bakti Sosial TMMD ke-113, Belasan Anak di Khitan Massal Enam Kali Tanpa Jeda Pemerintah Kota Jambi Kembali Mendapatkan Opini WTP

Home / Pilihan Editor

Selasa, 16 Februari 2021 - 19:48 WIB

Dhanang : 70 Persen Pelaku Kekerasan Terhadap Anak Oleh Orang Terdekat

FOTO : Sekjen Komnas Perlindungan Anak (PA) Dhanang Sasongko.

FOTO : Sekjen Komnas Perlindungan Anak (PA) Dhanang Sasongko.

KUALA TUNGKAL – Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA) mencatat kejahatan atau pelecehan sksual terhadap anak pelakunya adalah orang terdekat yang mempunyai hubungan Inses ayah dan anak, atau orang sedarah dengan anak.

Hal itu dingkapkan Sekjen Komnas Perlindungan Anak (PA) Dhanang Sasongko pada Acara Focus Group Discussion (FGD) Memutus Mata Rantai Kejahatan Seksual Anak digelar Polres Tanjab Barat, Selasa (16/02/21).

Acara dihadiri Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH, Koordinator Nasional TRC PPA ibu Jeny Claudya Lumowa, Asisten I Setda Tanjab Barat serta OPD dan stakeholder terkait sosial anak.

Danang mengatakan, dari masa Pandemi ini, data di Komnas meningkat sama dengan data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), di mana 52 persen kasus seksual banyak diakibatkan oleh pengaruh lingkungan media sosial.

BACA JUGA :  Pengerjaan Sumur Bor Untuk Warga, Satgas TMMD ke-113 Datangkan Tenaga Ahli

“Di tahun 2020 terdapat 2.092 kasus kejahatan anak yang mana kasus tersebut mayoritas dilakukan oleh pelaku yang dekat dengan anaknya sendiri seperti orang tuanya, kakaknya,” bebernya.

Selain itu kata Dhanang, pengaruh moral Agama, pendidikan dalam keluarga, ketahanan keluarga yang mulai runtuh juga menjadi sebagian faktor penyebab kejahatan itu terjadi.

“Ini perlu adanya penguatan. Dan urun rembuk di Polres Tanjab Barat, kita sama-sama mencari solusinya,” sebutnya saat menjadi pembicara.

BACA JUGA :  Ini Pj Bupati Muaro Jambi, Tebo dan Sarolangun

Perlunya kejahatan terhadap anak ini menjadi perhatian bersama, sebab kalau dilihat dari Pelakunya, bukanlah orang luar. Melainkan dilakukan oleh orang yang mempunyai Inses antara ayah dan anak.

“Catatan Komnas PA, 70 persen pelakunya adalah orang terdekat. Ini harus menjadi perhatian dan harus ada deteksi dini yang dilakukan keluarga dan Masyarakat,” kata Dhanang.

Untuk itu pentingnya kegiatan seperti FGD atau forum rembug ini untuk mengambil dan menyamakan persepsi kedepan terkait kejahatan pada anak

“Kita harus meberikan peringatan kepada Masyarakat bahwa tidak boleh lengah untuk mengawasi anak – anaknya,” sambungnya.(*)

Share :

Baca Juga

Pilihan Editor

Penuhi Kebutuhan, Penggali Kubur Ini Harus Kerja Serabutan

Pilihan Editor

Niat Ibadah, Bapak Satu Anak Ini Bersepeda ke Makkah Al-Mukarramah

Pilihan Editor

Usai Upacara HUT, Bupati Anwar Sadat Panggil Camat Muara Papalik

Pilihan Editor

Meriahkan HUT RI, Polres Tanjabbar Gelar Lomba Menjahit Masker Merah Putih

Pilihan Editor

Malam Ini Polres Tanjabbar Gelar Istighosah dan Dzikir Bersama Untuk Kedamaian Negeri

Kriminal

Dinihari, Tim Petir Polres Tanjabar Gagalkan Penyelundupan Puluhan Ribu Benih Lobster

Pilihan Editor

FHT & GTKHNK 35+ Perjuangkan Nasib Honorer Jadi ASN Melalui Keppres

Pilihan Editor

Kolonel Kav M. Zulkifli Dikabarkan Akan Jabat Danrem 042 Gapu Jambi