Di Kuala Tungkal, Harga Bahan Pokok di Pasar Belum Stabil

Lintas Tungkal

- Redaksi

Selasa, 12 Januari 2021 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO : Sejumlah Harga Bahan Pokok di Pasar Tradisional Kuala Tungkal Masih Belum Stabil

FOTO : Sejumlah Harga Bahan Pokok di Pasar Tradisional Kuala Tungkal Masih Belum Stabil

KUALA TUNGKAL – Dua pekan memasuki tahun 2021, harga bahan pokok dan sayur mayur di sejumlah Pasar Tradisional di Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat masih belum stabil atau turun naik.

Ahmad, salah satu pedagang dan juga pemilik grosir sembako di Pasar Tradisional Tanggo Rajo Kuala Tungkal menyebutkan bahwa, sejumlah harga kebutuhan bahan pokok di pasaran sejak awal Januari 2021 sampai saat ini harganya mengalami kenaikan.

“Harga sembako terutama telur terus mengalami kenaikan, disebabkan kurangnya pasokan,” katanya, Selasa (12/01/21).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebutkan penyebab utama kenaikan harga sejumlah barang kebutuhan pokok di pasar sejak Desember hingga awal tahun baru 2021 karena tak seimbangnya ketersediaan dan permintaan pangan. Kondisi ini juga tak lepas dari masih tingginya puncak musim hujan.

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

8.389 PHK dalam Tiga Bulan: Saatnya Indonesia Membicarakan Kembali Soal Perlindungan Keluarga
Tanjab Barat Kejar PAD, Berapa Kontribusi Sektor Tenaga Kerja Asing?
Pertamina Dorong 1.346 Sertifikasi UMKM di Awal 2026, MiniesQ Tembus Pasar Ritel Usai Kantongi Label Halal
Purbaya: APBN Maret 2026 Defisit Rp240,1 Triliun, Belanja Negara Diakselerasi untuk Rakyat
Menaker Sebut Industri Kreatif Bisa Jadi Laboratorium Program Magang Nasional
Ramadhan di Depan Mata! Sekdak ke Pasar, Wabup Tanjab Barat Soroti Kenaikan Harga Ayam dan Cabai
Dari Kampung Baru ke Panggung Dunia: Griya Kain Solo Gebrak INACRAFT 2026, Pertamina Cetak Transaksi UMKM Rp10,4 Miliar
Analisis Dampak: OTT Kemenkeu & Respon Menkeu Purbaya Terhadap Kepercayaan Pasar dan Investor
Berita ini 124 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 18:13 WIB

8.389 PHK dalam Tiga Bulan: Saatnya Indonesia Membicarakan Kembali Soal Perlindungan Keluarga

Sabtu, 11 April 2026 - 01:14 WIB

Tanjab Barat Kejar PAD, Berapa Kontribusi Sektor Tenaga Kerja Asing?

Rabu, 8 April 2026 - 23:56 WIB

Pertamina Dorong 1.346 Sertifikasi UMKM di Awal 2026, MiniesQ Tembus Pasar Ritel Usai Kantongi Label Halal

Senin, 6 April 2026 - 17:03 WIB

Purbaya: APBN Maret 2026 Defisit Rp240,1 Triliun, Belanja Negara Diakselerasi untuk Rakyat

Rabu, 1 April 2026 - 18:57 WIB

Menaker Sebut Industri Kreatif Bisa Jadi Laboratorium Program Magang Nasional

Berita Terbaru