Di Kuala Tungkal, Harga Bahan Pokok di Pasar Belum Stabil

Lintas Tungkal

- Redaksi

Selasa, 12 Januari 2021 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO : Sejumlah Harga Bahan Pokok di Pasar Tradisional Kuala Tungkal Masih Belum Stabil

FOTO : Sejumlah Harga Bahan Pokok di Pasar Tradisional Kuala Tungkal Masih Belum Stabil

Menurutnya akibat kurangan pasokan, membuat harga telur ayam negeri yang sebelumnya berkisar antara harga Rp 110 ribu hingga Rp 120 ribu per ikatnya, saat ini Rp 210 perikat.

“Di toko toko pengecer harga telur di jual antara Rp. 1500 sampai Rp.2000 perbutir,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ungkapan senada disampaikan oleh penjual telur Hendra, Ia mengakui akibat kenaikan harga telur, membuat pesanan telur oleh para pedagang di tingkat grosir mengalami penurunan.

“Perhari hanya bisa menjual 20 ikat telur, kalau sebelumnya mencapai ratusan ikat,” keluhnya.

Selain telur pantauan dilokasi, harga sayur mayur di pasar Tangga Rajo Ilir Kuala Tungkal juga mengalami kenaikan terutama cabe dan sayur mayur lainnya. Namun demikian harga ini terus berubah tergantung pasokan di pasaran.(*)

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

8.389 PHK dalam Tiga Bulan: Saatnya Indonesia Membicarakan Kembali Soal Perlindungan Keluarga
Tanjab Barat Kejar PAD, Berapa Kontribusi Sektor Tenaga Kerja Asing?
Pertamina Dorong 1.346 Sertifikasi UMKM di Awal 2026, MiniesQ Tembus Pasar Ritel Usai Kantongi Label Halal
Purbaya: APBN Maret 2026 Defisit Rp240,1 Triliun, Belanja Negara Diakselerasi untuk Rakyat
Menaker Sebut Industri Kreatif Bisa Jadi Laboratorium Program Magang Nasional
Ramadhan di Depan Mata! Sekdak ke Pasar, Wabup Tanjab Barat Soroti Kenaikan Harga Ayam dan Cabai
Dari Kampung Baru ke Panggung Dunia: Griya Kain Solo Gebrak INACRAFT 2026, Pertamina Cetak Transaksi UMKM Rp10,4 Miliar
Analisis Dampak: OTT Kemenkeu & Respon Menkeu Purbaya Terhadap Kepercayaan Pasar dan Investor
Berita ini 124 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 18:13 WIB

8.389 PHK dalam Tiga Bulan: Saatnya Indonesia Membicarakan Kembali Soal Perlindungan Keluarga

Sabtu, 11 April 2026 - 01:14 WIB

Tanjab Barat Kejar PAD, Berapa Kontribusi Sektor Tenaga Kerja Asing?

Rabu, 8 April 2026 - 23:56 WIB

Pertamina Dorong 1.346 Sertifikasi UMKM di Awal 2026, MiniesQ Tembus Pasar Ritel Usai Kantongi Label Halal

Senin, 6 April 2026 - 17:03 WIB

Purbaya: APBN Maret 2026 Defisit Rp240,1 Triliun, Belanja Negara Diakselerasi untuk Rakyat

Rabu, 1 April 2026 - 18:57 WIB

Menaker Sebut Industri Kreatif Bisa Jadi Laboratorium Program Magang Nasional

Berita Terbaru