YTUBE
Ketua Dewan Pers Beri Kesempatan SMSI Mendaftarkan Seluruh Anggotanya untuk Diverifikasi Mantap! Briket Pelepah Pinang Rengas Lestasi Desa Teluk Kulbi Resmi Kantongi HKI MTQ ke XXVII di Kelurahan Tungkal III, Lurah : Sarana Motivasi Membumikan Al -Qur’an di Tanjabbar Liga Santri, Ponpes KH Abdul Satar Saleh Menang Telak Lawan Ponpes Manarulhuda Darqis 134 Desa di Tanjab Barat Sudah Miliki Da’i Desa

Home / Seni Budaya

Senin, 11 April 2022 - 10:27 WIB

Gaduhnya Klaim Malaysia, Dedi Mulyadi : Reog Harus Mendapat Pengelolaan yang Baik

Kesenian Reog Ponorogo. FOTO : Ist

Kesenian Reog Ponorogo. FOTO : Ist

JAKARTA – Anggota DPR RI yang juga seorang budayawan, Dedi Mulyadi menilai, upaya Malaysia mencaplok budaya Indonesia bukan sesuatu yang aneh.

Sebab, kata dia beberapa kali Negeri Jiran tersebut memang berusaha mengklaim produk kesenian atau warisan tak benda milik Indonesia.

“Dalam pandangan saya yang sangat penting dari klaim kebudayaan adalah kita harus memiliki kesungguhan untuk mengelola kebudayaan Reog Ponorogo sebagai kekuatan budaya kita,” kata dia kepada Kompas.com, Jumat (8/4/22).

BACA JUGA :  Program Kerja Kadis Dikbud Muaro Jambi, Urutan 2 Bikin Repot Guru Punya Kebiasan Ini

Dedi melanjutkan, sebagai bangsa besar, Indonesia selalu ribut setelah kebudayaan sendiri diklaim oleh pihak lain. Di saat sebelumnya, masyarakat malah sibuk membanggakan kesenian dan budaya bangsa lain.

“Ketika tidak ada klaim kita tidak memberikan ruang, kurang memberikan perhatian. Kita acuh pada produk kesenian kita, malah membanggakan produk kesenian bangsa lain. Ketika diklaim baru ribut. Sifat ini harus dihilangkan,” ujarnya.

Seharusnya, imbuh Dedi, mau ada klaim dari negara lain atau tidak, kesenian Reog Ponorogo harus mendapat pengelolaan yang baik dan perhatian dari pemerintah.

BACA JUGA :  Satgas Ops Res III Jaran Siginjai 2022 Polres Muaro Jambi Ringkus Pelaku Penggelapan di Warung

“Mau diklaim atau tidak, Reog Ponorogo adalah kesenian milik kita. Cara memilikinya adalah melakukan pengelolaan dengan baik, diberikan ruang berekspresi dengan baik dan diperhatikan kehidupan para senimannya,” pesan Dedi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dari judul : Serba-serbi Gaduhnya Klaim Malaysia atas Reog Ponorogo.

Share :

Baca Juga

Seni Budaya

Berikut Juara Festival Pawai Takbiran Idul Adha 1443 H

Seni Budaya

Bupati Masnah Festival Rebana Sarana Menciptakan Seniwati Muslim Handal

Seni Budaya

Bupati : Festival Takbiran Idul Adha Promosi Wisata Religi di Tanjab Barat

Seni Budaya

SKK Migas-PetroChina Dukung Pagelaran dan Festival Tari Lah Puar Jelupung Tumbuh IX Tahun 2021

Seni Budaya

Meriahnya Takbiran Keliling di Tanjab Barat Sambut 1 Syawal 1443 Hijriah

Berita

3 Tahun Berturut, Masjid Nurul Iman Juarai Festival Pawai Takbiran

Seni Budaya

Bubur Asyura Menjadi Tradisi Masyarakat Tanjab Barat Mempererat Kebersamaan

Seni Budaya

Hadiri Kenduri SKO di Kerinci, Al Haris Mari Terus Melestarikan Adat Budaya Jambi