Gelar Seminar Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PetroChina Suarakan Solusi Polusi Plastik dan Konservasi Burung Pantai Migran

Lintas Tungkal

- Redaksi

Rabu, 20 Desember 2023 - 11:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DOK. Seminar Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PetroChina Suarakan Solusi Polusi Plastik dan Konservasi Burung Pantai Migran. FOTO : Tim Media

DOK. Seminar Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PetroChina Suarakan Solusi Polusi Plastik dan Konservasi Burung Pantai Migran. FOTO : Tim Media

Ia juga menyebutkan bahwa di Malang, penggerak telah berhasil mengubah persepsi negatif dengan menciptakan wisata edukasi. Tempat yang sebelumnya dihindari kini menjadi tujuan wisata yang diminati.

“Kami membuat wisata edukasi, karena itu pasti bau ya bagaimana buat disukai itu harus teduh kita. Tanami tanaman itu harus indah, harus ada taman, itu harus bersih, yang bau-bau sampah kita tangkap,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya narasumber kedua yakni Ketua Yayasan Ekologi Satwa Liar Indonesia (EKSAI), Iwan “Londo” Febrianto, memaparkan materi tentang konservasi burung pantai migran di Pantai Cemara Kabupaten TANJAB Timur. Dalam presentasinya, ia menyoroti pentingnya pelestarian ekosistem pantai dan peran perusahaan dalam menjaga keberlanjutan habitat alam.

Ia mengungkapkan bahwa burung migran yang melintas antar benua, terutama yang berasal dari Rusia dan Siberia, menjadi tamu jauh di Pantai Cemara. Sinergitas yang diharapkan dari masing-masing negara adalah memberikan peran yang sesuai ketika burung migran singgah di daerah tersebut.

“Kita melayani mereka karena mereka tamu jauh nih, dari Rusia, dari Siberia. Jadi, kita berharap punya peran sesuai ketika mereka singgah, semacam singgah di Cemara,” ujarnya.

Dalam upaya memelihara lingkungan secara keseluruhan, Iwan “Londo” Febrianto menekankan pentingnya memberikan pemahaman kepada masyarakat, bukan hanya seputar burung, tetapi juga mengenai lingkungan secara umum. Dalam hal ini, yakni dengan memberikan pendidikan lingkungan dan menciptakan kesadaran masyarakat terhadap perlunya menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Saya coba memberikan pemahaman ke masyarakat, tidak hanya tentang burung, tapi lingkungan secara umum,” ujarnya.

Penulis : Tim Media

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tragedi Subuh di Nibung Putih: 10 Bangunan Ludes, Satu Lansia Tewas Terjebak
SIAGA KARHUTLA: Kapolres Tanjab Timur Pastikan Alutsista Siap Tempur!
Tanjab Timur Tancap Gas Hilirisasi: Bupati Dillah Gandeng Investor Jerman Olah Limbah Kelapa
Sempat Dilaporkan Hilang, Tiga Kru KM Berkah Utama II Ditemukan Selamat Usai Kapal Tenggelam di Perairan Simbur Naik
BREAKING NEWS: Kapal Pemuat 40 Ton Sawit Karam di Perairan Simbur Naik Jambi, 3 ABK Hilang Misterius
Misteri Tengkorak di Pesisir Sadu: Ditemukan Nelayan Pencari Kepiting, Identitas Masih Gelap
Identitas Masih Gelap, Polisi Otopsi Temuan Tengkorak di Desa Sungai Sayang ke RS Bhayangkara
Duka Tengah Malam di Pandan Jaya: Si Jago Merah Mengamuk, 15 Rumah Warga Pasar Blok D Rata dengan Tanah
Berita ini 179 kali dibaca
KONTEN PROMOSI pada widget diatas merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan oleh pihak ketiga, bukan dari redaksi Lintastungkal.com. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten promosi ini.

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 12:18 WIB

Tragedi Subuh di Nibung Putih: 10 Bangunan Ludes, Satu Lansia Tewas Terjebak

Rabu, 15 April 2026 - 18:07 WIB

SIAGA KARHUTLA: Kapolres Tanjab Timur Pastikan Alutsista Siap Tempur!

Selasa, 14 April 2026 - 19:10 WIB

Tanjab Timur Tancap Gas Hilirisasi: Bupati Dillah Gandeng Investor Jerman Olah Limbah Kelapa

Jumat, 10 April 2026 - 00:18 WIB

Sempat Dilaporkan Hilang, Tiga Kru KM Berkah Utama II Ditemukan Selamat Usai Kapal Tenggelam di Perairan Simbur Naik

Kamis, 9 April 2026 - 15:06 WIB

BREAKING NEWS: Kapal Pemuat 40 Ton Sawit Karam di Perairan Simbur Naik Jambi, 3 ABK Hilang Misterius

Berita Terbaru