TANJAB TIMUR – Operasi pencarian tiga kru Kapal Motor (KM) Berkah Utama II yang tenggelam di Perairan Simbur Naik, Kecamatan Sabak Timur, berakhir melegakan. Seluruh kru yang sempat dinyatakan hilang kontak ditemukan dalam kondisi selamat pada Kamis (9/4/2026).
Kronologi Kejadian
KM Berkah Utama II yang mengangkut 40 ton kelapa sawit bertolak dari Desa Air Hitam menuju RAM Muara Sabak. Namun, sekitar pukul 07.20 WIB, kapal kehilangan stabilitas akibat muatan berlebih (overload) yang diperburuk oleh cuaca buruk dan gelombang tinggi. Kapal akhirnya karam pada koordinat 1°1’29″S – 104°6’23″E.
Proses Pencarian dan Penyelamatan
Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jambi segera mengerahkan Tim SAR Gabungan setelah menerima laporan dari Polairud Polres Sabak. Unsur yang terlibat meliputi Unit Siaga SAR Tanjab Timur, Kru RBB 01 Jambi, Polairud, TNI AL Nipah, serta bantuan nelayan setempat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada pukul 14.30 WIB, tim mendapat informasi bahwa ketiga korban telah diselamatkan oleh nelayan di area sejauh 1 nautical mile (NM) dari lokasi tenggelam. Tim SAR kemudian melakukan intersepsi di tengah laut dan mengevakuasi korban ke Pelabuhan Nipah Panjang untuk penanganan medis.
Data Korban Selamat (Warga Desa Air Hitam):
- M. Lawi (36) – Nahkoda
- Umardi (20) – ABK
- Fajar (18) – ABK
Imbauan Keselamatan Pelayaran
Pasca-kejadian ini, pihak Ditpolairud Polda Jambi mengimbau seluruh operator kapal dan nelayan untuk selalu mematuhi aturan keselamatan pelayaran, terutama penggunaan jaket pelampung (life jacket). Mengingat peringatan dini cuaca ekstrem dan potensi gelombang tinggi dari BMKG yang berlaku hingga 12 April 2026, nakhoda diminta tidak memaksakan keberangkatan jika kapal melebihi kapasitas muatan demi mencegah insiden serupa terulang kembali.
Operasi SAR resmi dinyatakan selesai pada pukul 16.30 WIB, dan seluruh armada kini telah kembali ke kesatuan masing-masing.*
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: Lintastungkal









![Ilustrasi: Dana zakat, infak, dan sedekah dihimpun dari masyarakat dengan niat ibadah, namun dalam praktik penyalurannya kerap tampil sebagai program bantuan yang dipresentasikan oleh pejabat di ruang publik. [FOTO: ILUSTRASI/LT]](https://lintastungkal.com/wp-content/uploads/IMG-20260308-WA0008-360x200.jpg)

