LIVE TV
HNW : Rencana Pajaki Sembako dan Jasa Pendidikan oleh Pemerintah Tak Sesuai Pancasila Polsek Tungkal Ilir Amankan 2 Orang dalam Ops Premanisme Kapolsek Betara Hadiri Penutupan Pelatihan Sekolah Lapang Petani Gambut di Desa Mandala Jaya Ruang Isolasi Pasien C-19 di Balai Adat Penuh Pleno KPU Jambi Tetapkan Al Haris-Abdullah Sani Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih

Home / Kesehatan

Rabu, 22 Juli 2020 - 19:12 WIB

Gubernur Apresiasi Kerjasama IDI dan Polda Jambi di Bidang Pelayanan Kesehatan

FOTO : Gubernur Jambi H. Fachrori Umar Menyaksikan Penandatanganan Kerjasama oleh Ketua IDI Wilayah Jambi Dr. dr. H. Deri Mulyadi dan Kepolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi  di Hotel Shang Ratu, Selasa (21/07/20).

FOTO : Gubernur Jambi H. Fachrori Umar Menyaksikan Penandatanganan Kerjasama oleh Ketua IDI Wilayah Jambi Dr. dr. H. Deri Mulyadi dan Kepolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi  di Hotel Shang Ratu, Selasa (21/07/20).

JAMBI – Gubernur Jambi H. Fachrori Umar mengapresiasi perjanjian kerjasama antara Ikatan Dokter Indonesia wilayah Jambi dan Kepolisian Daerah Jambi di bidang Pelayanan Kesehatan dan Praktik Kedokteran.

Pernyataan ini disampaikannya usai menyaksikan penandatanganan kerjasama antara IDI wilayah Jambi Ketua IDI Wilayah Jambi Dr. dr. H. Deri Mulyadi dan Kepolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi  di Hotel Shang Ratu, Selasa (21/07/20).

Gubernur mengharapkan kerjasama ini mampu berkontribusi bagi pelayanan kesehatan dan penegakkan hukum dalam praktik kedokteran di Provinsi Jambi. Hadir pada kesempatan tersebut Ketua Umum PB IDI Dr. Daeng M. Faqih hadir secara virtual dari Jakarta.

BACA JUGA :  Bupati Tanjab Barat Buka Pelatihan Aplikasi SILACAK Tracer Covid-19

“Saya sangat mengapresiasi penandatanganan perjanjian kerjasama Ikatan Dokter Indonesia dan kepolisian daerah, semoga agenda ini mampu berkontribusi bagi pelayanan kesehatan dan penegakan hukum dalam praktik kedokteran di provinsi Jambi sebagaimana kita ketahui bersama bahwa saat ini dokter di Indonesia termasuk provinsi Jambi menghadapi berbagai isu kesehatan baik dari masalah gizi, penyakit menular, hingga BPJS Kesehatan. Berrbagai masalah tersebut menjadi tantangan dokter untuk meningkatkan profesionalisme. Peningkatan profesionalisme ini tentu membutuhkan regulasi serta komitmen antara para pemangku kepentingan dalam menjalankan praktik kedokteran dan mendapat kepercayaan dari semua pihak. Beberapa kendala yang dihadapi juga dimana terdapat beberapa pelanggaran yaitu pelanggaran kode etik, pelanggaran disiplin dan pelanggaran hukum sehingga dibutuhkan proses hukum dan mekanisme kedisiplinan dalam praktek kedokteran, “ ujar Gubernur.(*)

BACA JUGA :  Dinkes Tanjab Barat Gelar Pelatihan Aplikasi SILACAK C-19 bagi Puskermas, Babinsa dan BKTM

Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi menyatakan bahwa bentuk kerjasama yang dilakukan dalam bidang, tukar menukar data dan/ atau informasi, Bidang Pembinaan (litbang, penyuluhan, rekrutmen atau seleksi), bidang operasional (pelayanan, kesehatan, praktek kedokteran, bantuan pengamanan dan penegakan hukum) serta meningkatan kapasitas sumberdaya manusia.(*)

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Mantap! Pemkab Tanjab Barat Raih Sertifikat Eliminasi Filariasis

Advetorial

Polres Tanjab Barat Gelar Baksos Donor Darah

Kesehatan

Tiga Puskesmas Akan Dikembangkan Jadi Puskesmas Modren

Kesehatan

47 Warga Sudah Dirawat Akibat DBD, Satu Diantaranya Meninggal Dunia

Kesehatan

Fokuskan Tracing dan Screening Swab pada Karyawan, RSUD KH Daud Arif Tutup Sementara Layanan IGD

Kesehatan

Antisipasi Covid-19, Kapolres Tanjabbar Sosialisasi PHBS di TK Kemala Bhayangkari

Kesehatan

Manajemen dan Nakes RSUD KH Daud Arif Disuntik Vaksin Sinovac C-19

Kesehatan

Kadis Naker, Belum Ditemukan TKA di Tanjabbar Terjangkit Virus Corona