Gubernur Apresiasi Kerjasama IDI dan Polda Jambi di Bidang Pelayanan Kesehatan

  • Whatsapp
FOTO : Gubernur Jambi H. Fachrori Umar Menyaksikan Penandatanganan Kerjasama oleh Ketua IDI Wilayah Jambi Dr. dr. H. Deri Mulyadi dan Kepolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi  di Hotel Shang Ratu, Selasa (21/07/20).

JAMBI – Gubernur Jambi H. Fachrori Umar mengapresiasi perjanjian kerjasama antara Ikatan Dokter Indonesia wilayah Jambi dan Kepolisian Daerah Jambi di bidang Pelayanan Kesehatan dan Praktik Kedokteran.

Pernyataan ini disampaikannya usai menyaksikan penandatanganan kerjasama antara IDI wilayah Jambi Ketua IDI Wilayah Jambi Dr. dr. H. Deri Mulyadi dan Kepolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi  di Hotel Shang Ratu, Selasa (21/07/20).

Berita Lainnya

Gubernur mengharapkan kerjasama ini mampu berkontribusi bagi pelayanan kesehatan dan penegakkan hukum dalam praktik kedokteran di Provinsi Jambi. Hadir pada kesempatan tersebut Ketua Umum PB IDI Dr. Daeng M. Faqih hadir secara virtual dari Jakarta.

“Saya sangat mengapresiasi penandatanganan perjanjian kerjasama Ikatan Dokter Indonesia dan kepolisian daerah, semoga agenda ini mampu berkontribusi bagi pelayanan kesehatan dan penegakan hukum dalam praktik kedokteran di provinsi Jambi sebagaimana kita ketahui bersama bahwa saat ini dokter di Indonesia termasuk provinsi Jambi menghadapi berbagai isu kesehatan baik dari masalah gizi, penyakit menular, hingga BPJS Kesehatan. Berrbagai masalah tersebut menjadi tantangan dokter untuk meningkatkan profesionalisme. Peningkatan profesionalisme ini tentu membutuhkan regulasi serta komitmen antara para pemangku kepentingan dalam menjalankan praktik kedokteran dan mendapat kepercayaan dari semua pihak. Beberapa kendala yang dihadapi juga dimana terdapat beberapa pelanggaran yaitu pelanggaran kode etik, pelanggaran disiplin dan pelanggaran hukum sehingga dibutuhkan proses hukum dan mekanisme kedisiplinan dalam praktek kedokteran, “ ujar Gubernur.(*)

Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi menyatakan bahwa bentuk kerjasama yang dilakukan dalam bidang, tukar menukar data dan/ atau informasi, Bidang Pembinaan (litbang, penyuluhan, rekrutmen atau seleksi), bidang operasional (pelayanan, kesehatan, praktek kedokteran, bantuan pengamanan dan penegakan hukum) serta meningkatan kapasitas sumberdaya manusia.(*)

Berita terkait