YTUBE
Warga Tebo Harus Tahu, Polisi Akan Gelar Operasi Zebra Mulai 3 Oktober, Ini 7 Pelanggaran Disasar Diduga Akibat Limpahan Air dari PT SAGM, Lahan Warga Desa Sebatu Tenggelam dan Terancam Mati Ridwan Agus Hadiri Generaly Assembly Confedaration of Asean Journalists 30 Narapidana Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang Resmi Jadi Sarjana Danrem 042/Gapu Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Home / Pemerintahan

Kamis, 21 Juli 2022 - 00:34 WIB

Guru Banyak Pensiun, Pemkab Tanjabbar Usulkan Pengangkatan 300 Orang

kata Sekda Tanjung Jabung Barat H. Agus Sanusi. FOTO : Ist

kata Sekda Tanjung Jabung Barat H. Agus Sanusi. FOTO : Ist

KUALA TUNGKAL – Hingga akhir Tahun 2022 ini, sebanyak 220 Pegawai di lingkungan Pemkab Tanjung Jabung Barat memasuki masa purnabakti. Dari Ratusan Pegawai yang pensiun terbanyak dari Tenaga Pendidik Guru.

Menyikapi hal ini Pemerintah daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengusulkan pengangkatan untuk formasi Guru sebanyak 300 orang.

“Kalau dari data hingga 2023 kita masih kekurangan Guru lebih kurang 1.800 an orang,” kata Sekda Tanjung Jabung Barat H. Agus Sanusi, Selasa (19/7/22).

Menurutnya, kebanyakan Guru yang memasuki masa pensiun ini adalah tenaga pendidik yang pengangkatan serentak tahun 80 an.

BACA JUGA :  Penutupan Pembinaan Tradisi dan Pembaretan Bintara Remaja Brimob Polda Jambi

“Bahkan hari ini saja (Selasa,red) saya menandatangani 13 Surat pensiun,” ungkap Sekda.

Menyikapi kekurangan ini sambung Sekda, kendati sudah dilarang untuk mengangkat Tenaga Honorer apalagi setelah dilakukan pemetaan jumlah riil Tenaga honorer baru – baru ini, Pemerintah daerah mengusulkan adanya pengangkatan sebanyak 300 orang ke Kementrian Pan-RB.

“Pengangkatan ini ada dua jalur CPNS dan PPPK. Untuk CPNS kita tidak buka. Kita memang ada mengusulkan untuk 2022 ini untuk pengangkatan guru sebanyak 300 orang jalur PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja),” ungkapnya.

BACA JUGA :  Twibbon HUT TNI KE 77 Tahun 2022

Sekda menyebutkan, apakah di Tahun 2022 atau 2023 dilakukan pengangkatan, Pemerintah daerah hanya mengusulkan.

“Kita hanya mengusulkan pengangkatan 300 orang karena Gajinya dari APBD yang ditaksir Rp18 hingga Rp24 Milyar. Itu baru untuk 300 bagaiman kalau 2000 orang itu baru formasi Guru. Jadi kita baru mengusulkan,” pungkasnya.(Bas)

Share :

Baca Juga

Kajian Islam

Peringati Isra Mi’raj, Pemkab Tanjabbar Undang Ust Riza Muhammad Sebagai Penceramah

Advetorial

Hakordia 2019, Amir Sakib Ajak Masyarakat dan Generasi Muda Perangi Korupsi

Pemerintahan

Pemkab Tanjab Barat Tenerima Penghargaan Kepatuhan Pelayanan Publik Dari Ombudsman RI

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Ajak Semua Pihak Ikut Sukseskan Sensus Penduduk Tahun 2020

Pemerintahan

Bupati Hadir Paripurna Kedua Pembahasan LKPJ Tahun Anggaran 2019

Pemerintahan

Potensi Menjanjikan, Hairan ; Harusnya Ada Juga Reflating Kelapa Dalam

Pemerintahan

Hasil Job Fit Belum Juga Dilantik, Ini Kata Sekda Tanjabbar

Pemerintahan

Pelayanan Pendidikan dan Kesehatan Belum Standar, Anwar Sadat Singgung Manajemen dan Kemampuan OPD