indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Warga Suak Labu Heboh Bunga Bangkai Tumbuh di Pekarangan Rumah Besok, Bachyuni Deliansyah Dilantik Jadi Pj Bupati Muaro Jambi Pengerjaan Sumur Bor Untuk Warga, Satgas TMMD ke-113 Datangkan Tenaga Ahli Bakti Sosial TMMD ke-113, Belasan Anak di Khitan Massal Enam Kali Tanpa Jeda Pemerintah Kota Jambi Kembali Mendapatkan Opini WTP

Home / Opini

Minggu, 5 Juli 2020 - 11:42 WIB

Isu Borong Partai dan Kemunculan Empat Pasang Calon akan Membuat Pilkada Tanjabbar Semakin Berwarna

Kenata Saputra, Sekretaris DPC AWI (Aliansi Wartawan Indonesia) Kab. Tanjab Barat

Kenata Saputra, Sekretaris DPC AWI (Aliansi Wartawan Indonesia) Kab. Tanjab Barat

TANJAB BARAT – Kontestasi lima tahunan dalam menentukan pilihan sebagai orang nomor satu di Bumi Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan bakal lebih berwarna.

Menyisakan waktu kurang dari enam bulan, pertarungan perebutan puncak pimpinan tertinggi di Kabupaten Tanjab Barat tahun 2020 juga diprediksi bakal semakin memanas, setelah adanya isu borong partai hingga bakal hadir empat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Periode 2021 – 2124 mendatang.

Meski beberapa waktu belakangan senter isu borong partai oleh salah satu kandidat yang bakal maju melalui dukungan jalur petahana, bahkan ditambah lagi adanya pertemuan khusus delapan petinggi partai yang jika ditotalkan sebanyak 21 kursi di parlemen membuat suhu politik di Tanjab Barat semakin memanas.

Delapan petinggi Partai yang mengadakan pertemuan belum lama ini yakni Ketua DPC Gerindra Faizal Riza, Ketua DPD Nasdem Riano Jayawardana, Ketua DPD PPP Komarudin, Sekjen DPD II Golkar Safrizal Lubis, Ketua DPD Demokrat H Syahruddin Zein, Ketua DPD PKS Azis Rohman, Ketua DPC PKB H Abdul Hamid serta Ketua DPD Partai PBB, H Saifuddin Marzuki selaku tuan rumah.

Namun, isu tersebut perlahan semakin menghilang mengingat jumlah Partai Politik dan dugaan adanya mahar politik yang tidak sedikit mengocek dopet, tentunya membuat kandidat harus berfikit berulang-ulang.

Share :

Baca Juga

Opini

3 Pasang Calon di Pilkada Jambi, Parpol Sudah Terbagi Habis?

Opini

Panggung Debat Calon Bupati Tanjab Barat