LIVE
Sukseskan Vaksinasi COVID-19, Polres Tanjabbar Luncurkan Pelampung Polri Komisi II DPRD Dorong Pemkab Tanjabbar Beli Mesin PCR Besok, Sejumlah Pelanggan PLN di Wilayah Ini Alami Pemadaman Listrik Dewan Minta Pemkab Tanjabbar Kaji Ulang Kontrak PetroChina Satgas Covid-19 Buka Rekrutmen Tracer Covid-19 Posko Satgas Desa/Kelurahan 11 Provinsi, Tertarik?

Home / Berita

Sabtu, 27 Maret 2021 - 19:40 WIB

Jalan Rusak, Wabup Hairan  Minta Dishub Perketat Kendaraan Bertonase

FOTO : Hairan Disaat Turun Melihat Langsung ke lokasi di Desa Tanjung Bojo, tepatnya jalan Lintas Lubuk Bernai, Jum'at siang (26/04/21).

FOTO : Hairan Disaat Turun Melihat Langsung ke lokasi di Desa Tanjung Bojo, tepatnya jalan Lintas Lubuk Bernai, Jum'at siang (26/04/21).

KUALA TUNGKAL –  Jalan Kabupaten, di wilayah Tanjab Barat kerap kali mengalami kerusakan, hal itu akibat dari kendaraan yang melintas melebihi tonase.

Terkait hal ini, Wakil Bupati Tanjab Barat, Hairan minta Dinas Perhubungan agar memperketat aktivitas kendaraan yang melebihi Tonase.

Hal itu disampaikan oleh Hairan disaat turun melihat langsung ke lokasi di Desa Tanjung Bojo, tepatnya jalan Lintas Lubuk Bernai, Jum’at siang (26/04/21).

BACA JUGA :  Besok, Sejumlah Pelanggan PLN di Wilayah Ini Alami Pemadaman Listrik

Ia menyebutkan bahwa, dirinya sering kali mendapatkan laporan dan keluhan dari masyarakat setempat, yang mana kendaraan bertonase besar selalu melintasi jalan Kabupaten tersebut.

“Saya sudah coba melakukan mediasi dan menghimbau kepada sopir truk untuk mengurangi kapasitas muatan, sesuai dengan kapasitas jalan maksimal 6 -8 Ton,” kata Wabup.

Ia dengan tegas menyatakan bahwa, kendararaan yang bertonase melebihi kapasitas jalan berpotensi merusak fasilitas jalan umum dan ini tidak boleh lagi terjadi.

BACA JUGA :  Danrem 042 Gapu Berikan Materi kepada KKDN Sespimti Polri

“Kalau jalan ini rusak akibat kepentingan segelintir orang. Hingga mengorbankan masyarakat banyak pengguna jalan ini tentu akan menjadi beban bagi pemerintahan dalam perbaikan dan pemeliharaan jalan,” teasnya.

Untuk itu, kata Hairan ia meminta kepada Dinas Perhubungan agar  memberlakukan ketentuan bagi kendaraan tonase yang membawa barang memasuki Jalan Kabupaten, guna mengantisipasi kerusakan jalan.

BACA JUGA :  Dewan Minta Pemkab Tanjabbar Kaji Ulang Kontrak PetroChina

“Tidak ada tawar menawar, ketentuan untuk 6- 8 ton ini harus diberlakukan kepada setiap truk yang mengangkut muatan, dari mana saja yang melintas di jalan Kabupaten,” tegasnya.

Menangapi hal tersebut Kadis Perhubungan Samsul Jauhari berjanji akan menindaklanjuti hal ini.

“Jalan menuju Lubuk Bernai merupakan jalan Kabupaten dan kapasitas jalan maksimal 6 hingga 8 Ton.” Pungkasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Berita

Dandim 0419/Tanjab Pimpin Upacara Korp Raport, Sejumlah Danramil dan Pasi Dirotasi

Berita

Bupati Safrial Sambut Silaturahmi dan Audiensi PWI Tanjab Barat

Berita

BPBD ; 7 Kecamatan Di Tanjabbar Rawan Karhutla

Berita

Wabup, Minta Aparat Tindak Tegas Pekat Selama Ramadhan

Berita

BPBD : Kita Telah Bentuk Satgas di 3 Wilayah Rawan Karhutla

Berita

Kini dari Senyerang-Teluk Nilau Ke Kuala Tungkal Bisa Naik Damri

Advetorial

PT Lontar Papyrus Pulp and Paper Industry Bersama Para Stakeholder Kecamatan Tebing Tinggi Bagikan 1500 Masker Untuk Warga Masyarakat

Berita

Dua Pelaku Parodikan Lagu Indonesia Raya Ditangkap Polisi