YTUBE
Ironis, Ditinggal Suami Mancing Istri Masukan Duda ke dalam Rumah Haji 2023 Tanjab Barat Dapat Kuota 407 Porsi, Prioritas CJH Lansia Tim Sultan Polres Tebo Uangkap Tindak Pidana PETI Sejumlah Orang Diamankan 700 Peserta Lulus Bahan Penerimaan PPPK Formasi Guru di Tanjab Barat Nikahi Janda, Samsul Mukmin Berikan Mas Kawin Linggis

Home / Berita

Sabtu, 27 Maret 2021 - 19:40 WIB

Jalan Rusak, Wabup Hairan  Minta Dishub Perketat Kendaraan Bertonase

FOTO : Hairan Disaat Turun Melihat Langsung ke lokasi di Desa Tanjung Bojo, tepatnya jalan Lintas Lubuk Bernai, Jum'at siang (26/04/21).

FOTO : Hairan Disaat Turun Melihat Langsung ke lokasi di Desa Tanjung Bojo, tepatnya jalan Lintas Lubuk Bernai, Jum'at siang (26/04/21).

KUALA TUNGKAL –  Jalan Kabupaten, di wilayah Tanjab Barat kerap kali mengalami kerusakan, hal itu akibat dari kendaraan yang melintas melebihi tonase.

Terkait hal ini, Wakil Bupati Tanjab Barat, Hairan minta Dinas Perhubungan agar memperketat aktivitas kendaraan yang melebihi Tonase.

Hal itu disampaikan oleh Hairan disaat turun melihat langsung ke lokasi di Desa Tanjung Bojo, tepatnya jalan Lintas Lubuk Bernai, Jum’at siang (26/04/21).

Ia menyebutkan bahwa, dirinya sering kali mendapatkan laporan dan keluhan dari masyarakat setempat, yang mana kendaraan bertonase besar selalu melintasi jalan Kabupaten tersebut.

BACA JUGA :  Ironis, Ditinggal Suami Mancing Istri Masukan Duda ke dalam Rumah

“Saya sudah coba melakukan mediasi dan menghimbau kepada sopir truk untuk mengurangi kapasitas muatan, sesuai dengan kapasitas jalan maksimal 6 -8 Ton,” kata Wabup.

Ia dengan tegas menyatakan bahwa, kendararaan yang bertonase melebihi kapasitas jalan berpotensi merusak fasilitas jalan umum dan ini tidak boleh lagi terjadi.

“Kalau jalan ini rusak akibat kepentingan segelintir orang. Hingga mengorbankan masyarakat banyak pengguna jalan ini tentu akan menjadi beban bagi pemerintahan dalam perbaikan dan pemeliharaan jalan,” teasnya.

BACA JUGA :  Nikahi Janda, Samsul Mukmin Berikan Mas Kawin Linggis

Untuk itu, kata Hairan ia meminta kepada Dinas Perhubungan agar  memberlakukan ketentuan bagi kendaraan tonase yang membawa barang memasuki Jalan Kabupaten, guna mengantisipasi kerusakan jalan.

“Tidak ada tawar menawar, ketentuan untuk 6- 8 ton ini harus diberlakukan kepada setiap truk yang mengangkut muatan, dari mana saja yang melintas di jalan Kabupaten,” tegasnya.

Menangapi hal tersebut Kadis Perhubungan Samsul Jauhari berjanji akan menindaklanjuti hal ini.

“Jalan menuju Lubuk Bernai merupakan jalan Kabupaten dan kapasitas jalan maksimal 6 hingga 8 Ton.” Pungkasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Berita

Sambut Idul Adha, Wakapolda dan Kapolres Tanjabbar Gelar Simulasi Protokol Kesehatan Pemotongan Hewan Qurban

Berita

Danrem 042/Gapu Ikuti Rakor Verifikasi Data PPKM dan Vaksinasi Bersama Panglima TNI

Berita

Polres Tanjabbar Apresiasi Simulasi Penerapan Protokol Kesehatan di Resepsi Pernikahan oleh Gabungan Penyedia Jasa Wedding

Berita

Ini Jadwal dan Tempat SKD CPNS 9 Kabupaten Kota di Provinsi Jambi

Aspirasi

Penangkapan Muslim Cs Tanpa Jatuh Korban, Kapolda Jambi dan Danrem 042 Gapu Diapresiasi Tokoh Muda Tanjabbar

Berita

Gereja HKBP Distrik XXV Jambi, Berlakukan Ibadah Natal Dua Shift

Berita

Tim Tungau Polres Kerinci Amankan Terduga Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur

Berita

Kota Kuala Tungkal Mendadak Mati Lampu, Begini Keterangan PLN