LIVE
Wijaya Hamzah, Atlet Taekwondo Asal Merangin Wakili Jambi di PON Papua 2021 Tujuh Sindikat Pengedar Narkoba Jaringan Malaysia 117 Kg Sabu Diringkus Pangdam II/Sriwijaya Kunjungi Kodim 0417/Kerinci Penembakan Terhadap Tokoh Agama Kembali Terjadi di Tangerang Spanduk Pengetatan Masuk Kota Kuala Tungkal Terpasang, Ini Penjelasan Kapolres

Home / Nasional

Kamis, 30 April 2020 - 17:40 WIB

Jambi Berpotensi Cuaca Ekstrem Hingga 3 Hari Kedepan, Masyarakat Diimbau Waspada

FOTO : Screenshot Grafiks BKMG

FOTO : Screenshot Grafiks BKMG

JAKARTA – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengumumkan peringatan dini cuaca ekstrem hingga 3 hari ke depan di sejumlah wilayah di Indonesia kepada 18 gubernur termasuk Gubernur Jambi.

Potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi seperti hujan lebat, angin kencang, petir, tanah longsor dan lainnya.

Hai ltu terjadi sebagai akibat dari periode peralihan dari musim hujan ke musim kemarau (pancaroba). Pada periode pancaroba ini, cuaca umumnya berubah lebih dinamis dan sangat dipengaruhi pemanasan permukaan oleh radiasi matahari, sirkulasi atmosfer lokal, serta ada/tidaknya gangguan atmosfer di atas suatu wilayah dan sekitarnya akibat aktivitas badai tropis, pusaran angin atau gelombang atmosfer ekuator tropis.

BACA JUGA :  Kejar KKB Pimpinan Lamek Taplo, TNI Pertebal Pasukan di Distrik Kiwirok

Dalam rilis resminya BMKG menyebutkan terdapat indikasi adanya perambatan gelombang atmosfer ekuator tropis MJO (Maden Julian Oscilation) dan sirkulasi siklonik (pusaran angin) di sekitar Laut Jawa bagian barat serta di perairan utara Maluku dan Papua Barat pada perode 27 Aprill – 3 Mei 2020 yang berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan yang cepat dan lebat.

Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG memprakirakan dalam periode sepekan kedepan, curah hujan dengan INTENSITAS LEBAT yang dapat disertai kilat/petir berpotensi terjadi di wilayah sebagai berikut:

Bengkulu, Jambi, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timjur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

BACA JUGA :  Penembakan Terhadap Tokoh Agama Kembali Terjadi di Tangerang

“Dengan meningkatnya potensi hujan dalam beberapa waktu terakhir Pemeda dan masyarakat diimbau untuk selalu tetap waspada dan berhati-hati dengan dampak bencana yang ditimbulkan seperti banjir tanah longsor, genangan air, angin kencang, kilat petir, pohon tumbang dan jalan licin dalam 1 hingga 3 hari ke depan,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati di Jakarta, dalam rilis resminya diterima lintastungkal.com, Kamis (30/04/20).

Sementara menurut BMKG, Satmit Kelas I Sulthan Thaha Jambi dalam rilisnya Kamis (30/04/20) menyebutkan hampir seluruh wilayah Kabupaten Kota di Provinsi Jambi berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir berpotensi dari tanggal 30 April s.d 02 Mei 2020 mendatang.

BACA JUGA :  PPP Desak Pemerintah Angkat Guru Honorer, Alasannya Guru PNS Banyak Pensiun

BMKG Jambi menyatakan pula, apabila masyarakat yang hendak memperoleh informasi cuaca terkini pihaknya membuka layanan informasi cuaca 24 jam dan menghubungi melalui WhatsApp Group (0895347710339) dan media sosial Instagram @bmkg_jambi atau Subscribe Youtube BMKG Sulthan Thaha.(*)

 

View this post on Instagram

 

Prakiraan Cuaca Esok Hari, Jumat, 01 Mei 2020 Informasi cuaca selengkapnya dapat diakses pada www.bmkg.go.id atau unduh aplikasi Info BMKG yang tersedia di Playstore dan Appstore #infobmkg #marikenalicuaca #prakiraancuaca #30april2020pws

A post shared by BMKG (@infobmkg) on

Share :

Baca Juga

Advetorial

Tanam Magrove Meriahkan Peringatan HKAN 2019 Di Tanjab Barat

Berita

Kapolres; 15 TKI dari Malaysia Diperiksa Intensif Pegutas Covid-19 Gabungan

Nasional

Review 8.605 Guru PAI Penerima Tukin Terhutang, Kemenag Gandeng BKP

Pilihan Editor

Kasad Lantik 1.198 Perwira Lulusan Diktukpa TNI AD

Nasional

SKK Migas Peroleh Penghargaan dari KPK

Nasional

Perkembangan Covid-19 di Secapa AD Hari Ini Berkurang Lagi 22 Kasus

Nasional

Terkait Ini, 51 Calon Kepala Daerah Petahana Ditegur Mendagri

Berita

Empat Pelamar CPNS 2019 di Tanjab Barat Dipastikan Tidak Ikut Ujian SKD