KUALA TUNGKAL – Kemeriahan Festival Arakan Sahur Ramadhan 1447 Hijriah kembali hadir di Kuala Tungkal. Tradisi yang selalu dinantikan masyarakat ini kembali digelar sebagai sesi yang terakhir dan dipastikan akan memeriahkan malam-malam terakhir Ramadan tahun ini.
Festival yang menghadirkan arakan lampu, iringan musik, serta berbagai kreativitas peserta tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 7 Maret 2026 malam ini.
Setiap pelaksanaannya, ribuan warga biasanya memadati sepanjang jalan di pusat Kota Kuala Tungkal untuk menyaksikan kemeriahan arakan sambil menunggu waktu sahur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Arakan sahur akan dimulai dari Rumah Dinas Bupati sebagai titik start, kemudian melintasi sejumlah ruas jalan utama di pusat kota sebelum berakhir di titik finish.
Rute arakan sahur meliputi: Start Rumah Dinas Bupati, Jalan Srijaya, Jalan Patunas, Jalan Ki Hajar Dewantara menuju arah Pasar Kuala Tungkal dan Finish di Simpang 4 Tugu BNI.
Sepanjang rute tersebut, masyarakat dapat menyaksikan berbagai penampilan menarik dari peserta arakan sahur yang menampilkan dekorasi lampu, kentongan hingga berbagai kreativitas bernuansa Ramadan yang selalu memikat perhatian warga.
Bagi masyarakat Kuala Tungkal, Festival Arakan Sahur bukan sekadar hiburan. Kegiatan ini telah menjadi bagian dari tradisi Ramadan yang menghadirkan suasana kebersamaan, kegembiraan, serta ruang bagi kreativitas masyarakat.
Namun di balik kemeriahan tersebut, muncul pula harapan dari masyarakat agar kegiatan ini dapat digelar 4 minggu pada Ramadan mendatang.
Pasalnya, pada Ramadhan tahun ini Festival Arakan Sahur hanya digelar tiga kali, sementara antusias masyarakat terlihat sangat tinggi setiap kali kegiatan berlangsung.
“Kalau bisa tahun depan jangan cuma tiga kali lagi. Puluhan tahun 4 kali terus, Antusias masyarakat sangat besar, sayang kalau momennya terlalu sedikit,” ujar salah seorang warga yang selalu menyaksikan arakan sahur, Sabtu (7/3/2026).
Masyarakat juga berharap kepada panitia penyelenggara, dalam hal ini Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, agar pelaksanaan Festival Arakan Sahur dapat kembali digelar empat kali selama Ramadhan, seperti tahun-tahun sebelumnya.
Selain itu, panitia juga diharapkan dapat melibatkan lebih banyak remaja masjid yang jumlahnya mencapai ratusan di wilayah Kota Kuala Tungkal dan sekitarnya. Dengan pelibatan yang lebih luas, festival ini diyakini dapat menjadi ruang kreativitas generasi muda sekaligus memperkuat tradisi Ramadan di tengah masyarakat.
Bahkan masyarakat menilai, jika peserta yang terlibat kurang dari sepuluh masjid, maka kegiatan tersebut tidak menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun.
Malam ini menjadi salah satu kesempatan terakhir menikmati kemeriahan Arakan Sahur tahun ini—dan harapannya, tahun depan festival ini bisa hadir lebih besar, lebih meriah, dan melibatkan lebih banyak generasi muda.*
Penulis : Tim Redaksi
Sumber Berita: lintasantungkal









![Ilustrasi: Dana zakat, infak, dan sedekah dihimpun dari masyarakat dengan niat ibadah, namun dalam praktik penyalurannya kerap tampil sebagai program bantuan yang dipresentasikan oleh pejabat di ruang publik. [FOTO: ILUSTRASI/LT]](https://lintastungkal.com/wp-content/uploads/IMG-20260308-WA0008-360x200.jpg)

