YTUBE
Tragedi Sepakbola Indonesia di Stadion Kanjuruhan 127 Orang Meninggal, 180 Orang Luka-luka Warga Minta Lubang Galian Jargas Ditimbun Lagi, Begini Kata Pengawas dan Pemda Tak Ada Sepakbola Seharga Nyawa Manusia, AHY Berduka Atas Tragedi Kanjuruhan Nabi Muhammad SAW Sosok Teladan yang Agung Sepeda Santai HUT TNI KE 77 Kodim Tanjab Super Meriah Berhadiah Sepeda Motor

Home / Berita

Minggu, 20 Maret 2022 - 21:17 WIB

Kapolda Jambi, Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan dalam Menghadapi Isu Sara di Medsos

Kapolda Jambi saat berikan materi wawsan nusantara Latihan Kader II tingkat Nasional HMI Jambi di Asrama Haji Kota Jambi, Minggu (20/3/22). FOTO : Ist/Noval.

Kapolda Jambi saat berikan materi wawsan nusantara Latihan Kader II tingkat Nasional HMI Jambi di Asrama Haji Kota Jambi, Minggu (20/3/22). FOTO : Ist/Noval.

JAMBI – Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo mengatakan Karakter Internet yang Anonymouse harus dicermati, bahwa siapa saja bisa memberikan dan menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya.

Hal itu iungkapkan Kapolda Jambi saat berikan materi wawsan nusantara pada Intermediate Training (Latihan Kader II) tingkat Nasional Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jambi di Asrama Haji Kota Jambi, Minggu (20/3/22).

“Jangan terlalu percaya internet, karena informasi yang ada di internet bisa dimanipulasi, maka adik-adik mahasiswa ini nanti harus mampu memberikan pemahaman dan meluruskan informasi bohong di masyarakat,” kata Kapolda.

Menurut Kapolda Jambi pendidikan kewarganegaraan dan Wawasan Nusantara penting dalam menghadapi isu sara di Media Sosial (Medsos).

BACA JUGA :  Tragedi Sepakbola Indonesia di Stadion Kanjuruhan 127 Orang Meninggal, 180 Orang Luka-luka

“Dimasa digital sekarang, internet mempunyai ciri tanpa batas dan sangat cepat menyebar, hal ini menjadi kelebihan dan tantangan yang besar,” kata Irjen Pol Rachmad.

Tantangan yang dihadapi dalam masa digitalisasi ini tentu, arus informasi yang dapat diakses masyarakat akan sangat sulit dibendung.

Karena itu kata Jenderal Bunta Dua ini Mahasiswa khususnya diharapkan dapat melilih dan memilah dan informasi yang diterima agar tidak menimbulkan kegaduhan nantinya.

“Setiap hari kita melihat informasi yang sama, dari bangun tidur sampai tidur lagi, karena hanya informasi itu yang kita lihat, kemudian kita menganggap bahwa itu adalah benar, namun diera sekarang informasi seperti itu bisa dimanipulasi,” jelas Alumni Akpol 1993 ini.

BACA JUGA :  Brigjen TNI Supriono Pimpin Laporan Korps Perwira dan Kenaikan Pangkat Bintara/Tamtama Periode 1 Oktober 2022

Kegiatan Intermediate Training (Latihan Kader II) tingkat Nasional Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini mengangkat tema Revitalisasi perjuangan HMI dalam menjawab tantangan zaman di era disrupsi guna menyongsong Indonesia Emas 2045 dilaksanakan yang diikuti oleh 80 orang peserta dari Sumatera, Jawa dan Nusa Tenggara.

Turut hadir dalam kegiatan ini Dirintelkam Polda Jambi, Kombespol Bondan Witjaksono, Kabid Humas Polda Jambi Kombespol Mulia Prianto, Kasubdit Sosbud Dit IK Polda Jambi AKBP Ali Sadikin, Ketua HMI Cab. Jambi Yasir Hasbi.(Val)

Share :

Baca Juga

Berita

KPU Tanjab Barat Terima 5.160 Kotak Suara Pemilu 2019

Berita

Sambut HUT RI ke-76, Gubernur Jambi Kibarkan 1.000 Bendera Merah Putih di Gentala Arasy
FOTO : Danrem 042/Gapu, Brigjen TNI Zulkifli saat Membagikan Paket Sembako "Korem Peduli Sesamo," kepada Masyarakat Desa Labuhan Pering, Tanjab Timur, Rabu (15/07/20).

Berita

Danrem 042/Gapu Bagikan Sembako di Lokasi TMMD Labuhan Pering

Berita

100 Senpira dan 1.378 Amunisi Berhasil Diamankan Satgas Pamtas Yonarmed 6/3 Kostrad di Wilayah Perbatasan RI-RDTL

Berita

Trayek Baru Kapal Roro Kuala Tungkal – Batam Diresmikan

Berita

Bupati Anwar Sadat Buka KML Kwarcab Pramuka

Advetorial

Pencanangan BBGRM, Safrial; Tanamkan Semangat Gotong Royong Pada Anak Sejak Dini

Berita

Evakuasi 3 Warga Pengungsi Kiwirok Anggota TNI Dihujani Tembakan Kelompok Separatis Ngalum Kupel