Kejar Opini WTP, Bupati Anwar Sadat Serahkan LKPD 2025 Tepat Waktu ke BPK Jambi

Lintas Tungkal

- Redaksi

Sabtu, 4 April 2026 - 08:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag (kanan), menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited Tahun Anggaran 2025 kepada Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jambi, Muhamad Toha, SE., M.Si (kiri), di Auditorium BPK Jambi, Selasa (31/03). (FOTO : Dok. Prokopim)

Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag (kanan), menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited Tahun Anggaran 2025 kepada Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jambi, Muhamad Toha, SE., M.Si (kiri), di Auditorium BPK Jambi, Selasa (31/03). (FOTO : Dok. Prokopim)

JAMBI – Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat, membuktikan keseriusannya dalam menjaga marwah transparansi anggaran dengan menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited Tahun Anggaran 2025 secara tepat waktu. Laporan tersebut diterima langsung oleh Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jambi, Muhamad Toha, di Auditorium BPK Jambi, Selasa (31/03).

Penyerahan ini bukan sekadar seremoni administratif, melainkan bentuk kepatuhan terhadap undang-undang sekaligus upaya mempertahankan predikat opini audit terbaik. Anwar Sadat menegaskan bahwa akuntabilitas keuangan adalah fondasi utama bagi pembangunan daerah yang berkelanjutan.

“Kami tidak hanya mengejar ketepatan waktu, tapi juga kualitas pengelolaan. Keuangan daerah yang transparan harus berdampak nyata pada kesejahteraan masyarakat Tanjab Barat,” ujar Bupati usai menandatangani berita acara serah terima.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah proaktif ini diharapkan memperkuat kredibilitas Pemkab Tanjab Barat di mata publik dan lembaga pemeriksa, guna memastikan setiap rupiah APBD dikelola secara profesional dan bebas dari penyimpangan.

Jika kita melihat lebih dalam di balik narasi formal tersebut, ada beberapa poin kritis yang perlu diperhatikan:

1. Kepatuhan vs Kualitas Substansi
Penyampaian LKPD tepat waktu adalah kewajiban normatif sesuai UU No. 1 Tahun 2004. Namun, tantangan sesungguhnya bukan pada kapan laporan diserahkan, melainkan apa isinya. Penyerahan LKPD Unaudited hanyalah pintu masuk. Ujian sebenarnya ada pada proses audit terperinci oleh BPK untuk melihat apakah angka-angka tersebut sinkron dengan realisasi fisik di lapangan atau sekadar “rapi secara administratif.”

2. Efek Dominan Opini WTP
Pemerintah daerah seringkali terjebak pada mengejar predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) sebagai simbol kesuksesan. Padahal, WTP bukan jaminan mutlak bebas korupsi; WTP hanya menyatakan laporan keuangan sesuai standar akuntansi. Analisis kritisnya adalah: Sejauh mana transparansi ini mampu menutup celah kebocoran anggaran pada proyek-proyek strategis di Tanjab Barat?

3. Korelasi dengan Kesejahteraan Masyarakat
Bupati menyebutkan bahwa akuntabilitas akan berdampak pada kesejahteraan. Secara teori benar, namun secara praktis sering terjadi disconnect. Anggaran mungkin terserap secara akuntabel (tercatat jelas), namun apakah alokasinya sudah tepat sasaran (efektivitas)? Pemkab perlu membuktikan bahwa predikat “akuntabel” ini berbanding lurus dengan penurunan angka kemiskinan atau peningkatan infrastruktur di pelosok Tanjab Barat.

4. Tantangan Inspektorat dan BKAD
Kehadiran Plh. Inspektur dan Kepala BKAD dalam acara tersebut menunjukkan beban tanggung jawab ada pada sistem pengawasan internal (APIP). Keberhasilan mempertahankan transparansi sangat bergantung pada keberanian Inspektorat untuk kritis terhadap temuan sebelum laporan tersebut sampai ke tangan BPK.

Riwayat Opini WTP Tanjab Barat

Tahun Anggaran (LKPD) Tahun Penyerahan Opini Opini BPK Keterangan
2018 2019 WTP WTP pertama dalam rangkaian beruntun
2019 2020 WTP Berhasil dipertahankan
2020 2021 WTP Ke-3 kalinya secara beruntun
2021 2022 WTP Ke-4 kalinya secara beruntun
2022 2023 WTP Ke-5 kalinya secara beruntun
2023 2024 WTP Ke-6 kalinya secara beruntun
2024 2025 WTP Ke-7 kalinya secara beruntun

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kunjungi Lokasi Kebakaran Teluk Nilau, Bupati Anwar Sadat Pastikan Pemerintah Hadir Beri Solusi
Tragedi Kebakaran Pasar Teluk Nilau: 70 KK Terdampak, Rumah dan Tempat Usaha Ludes
Perkuat Sinergi Industrial, Pimpinan dan Anggota DPRD Tanjab Barat Peringati May Day 2026
Langkah Nyata Lapas Kuala Tungkal: Ubah Jeruji Menjadi Harapan Lewat Bantuan Gerobak Usaha
Sinergi Tanpa Batas, Pemkab Tanjab Barat dan Danlanal Palembang Perketat Pengawasan Laut!
Musrenbang RKPD Provinsi Jambi 2027, Wabup Katamso Perkuat Sinkronisasi Pusat-Daerah
Rakor Camat-Lurah di Betara: Bupati Anwar Sadat Tekankan Dari Urusan Sampah Hingga Kemandirian Pangan!
Perebutan 5 Kursi Eselon II Tanjab Barat Memanas: 21 Nama Lolos Seleksi Administrasi, Sejumlah Camat dan Direktur RSUD Masuk Bursa
Berita ini 47 kali dibaca
Dilarang Mengambil dan/atau Menayangkan Ulang Sebagian Atau Keseluruhan Artikel di atas untuk Konten Akun Media Sosial Komersil Tanpa Seizin Redaksi.

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:32 WIB

Kunjungi Lokasi Kebakaran Teluk Nilau, Bupati Anwar Sadat Pastikan Pemerintah Hadir Beri Solusi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 00:02 WIB

Tragedi Kebakaran Pasar Teluk Nilau: 70 KK Terdampak, Rumah dan Tempat Usaha Ludes

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:27 WIB

Perkuat Sinergi Industrial, Pimpinan dan Anggota DPRD Tanjab Barat Peringati May Day 2026

Rabu, 22 April 2026 - 17:56 WIB

Langkah Nyata Lapas Kuala Tungkal: Ubah Jeruji Menjadi Harapan Lewat Bantuan Gerobak Usaha

Selasa, 21 April 2026 - 18:48 WIB

Sinergi Tanpa Batas, Pemkab Tanjab Barat dan Danlanal Palembang Perketat Pengawasan Laut!

Berita Terbaru