LIVE
Pemkab Tanjabbar Jalin Kerjasama dengan DJKN Sumsel dan BPKP Jambi Spektakuler, Dandim 0419/Tanjab Patroli Karhutla bersama Komunitas Motor Pecinta Alam Yogi : Isu Pembelian Mobil Baru Bupati itu Tidak Benar Aktivis Anti Korupsi Jambi Lakukan Uras di Bundaran Tugu Patin Simpang BBC Muara Bulian Susu Gambar Beruang Juga Ikut Langka di Kuala Tungkal

Home / Pilihan Editor

Senin, 15 Februari 2021 - 10:47 WIB

KKP Lepas Liarkan 147.383 Benih Bening Lobster Tangkapan Polres Tanjab Timur

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali melepasliarkan 147.383 Benih Bening Lobster (BBL) hasil sitaan di zona inti Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) Kota Padang, Sungai Pisang, Sumatera Barat pada Rabu (10/02/21). FOTO : KKP

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali melepasliarkan 147.383 Benih Bening Lobster (BBL) hasil sitaan di zona inti Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) Kota Padang, Sungai Pisang, Sumatera Barat pada Rabu (10/02/21). FOTO : KKP

JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali melepasliarkan 147.383 Benih Bening Lobster (BBL) hasil sitaan di zona inti Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) Kota Padang, Sungai Pisang, Sumatera Barat pada Rabu (10/02/21).

“BBL atau benur merupakan barang bukti penyelundupan yang digagalkan oleh Kepolisian Resort Tanjung Jabung Timur (Polres Tanjabtim) Jambi yang kemudian diserahkan kepada Stasiun Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (SKIPM) Jambi,” tulis situs KKP pada Minggu (14/02/21).

SKIPM Jambi mengidentifikasi ada 145.975 ekor BBL dari jenis Pasir dan 1.408 ekor BBL dari jenis Mutiara dari barang bukti tersebut. Benur yang dimaksud dikemas dalam 738 kantong plastik beroksigen dan dibagi dalam 27 kotak gabus.

Menurut Kepala Balai Pengelolaan Sumberdaya pesisir dan Laut (BPSPL) Padang Mudatstsir, sesuai mandat yang diberikan, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (DJPRL) bertugas merekomendasikan lokasi pelepasliaran serta tata cara pelepasan.

BACA JUGA :  Lagi-lagi Seleksi Liga Soeratin U-17 Tanjab Barat Tertunda

KKPD Kota Padang dipilih atas pertimbangan kondisi perairan yang dinilai sesuai untuk tumbuh kembang BBL.

“Kali ini kita pilih KKPD Kota Padang untuk pelepasan. Kondisi cuaca mendukung, jadi tim bisa sebar benur langsung di Zona Inti,” jelas Mudatstsir memberi keterangan di Aceh (10/02/21)

BACA JUGA :  Soroti Penanganan COVID-19, Yusril : Salah Kebijakan Bisa Mati Massal

Zona Inti KKPD Kota Padang memiliki terumbu karang yang baik, jauh dari muara sungai, dan tidak ada pemanfaatan di sana. Selain itu, berdasarkan informasi yang diterima dari nelayan, diketahui perairan sekitar KKPD Kota Padang juga dijumpai individu lobster yang mengindikasikan habitat lobster.

Selain melibatkan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumatera Barat, turut dalam pelepasliaran ini juga SKIPM Jambi, SKIPM Padang, Polres Tanjabtim, Satuan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Padang dan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Perikanan Budidaya Air Laut dan Payau (BPBALP) Taluk Buo.(*)

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Aplikasikan Mapel IPA, Siswa SMPN di Batang Hari ini Praktik Membuat Roket Air

Pilihan Editor

Satgas Corona Tanjab Barat Lakukan Pemeriksaan Penumpang di Pelabuhan Roro

Pilihan Editor

Ini Jadwal Live Streaming Debat Publik Calon Bupati dan Wakil Bupati Tanjab Barat Pilkada 2020

Pilihan Editor

BB Narkoba Seberat 462,93 Gram Dimusnahkan

Pilihan Editor

Dua Putra Putri Tanjab Barat Raih Juara di MTQ Nasional XXVIII di Kota Padang Sumbar

Advetorial

Kapolres Tanjabbar Pimpin Sertijab Kapolsek KPM, Kasat Binmas dan Kasat Sabhara

Daerah

Pemkab Tanjung Jabung Timur Resmikan Diseminasi Program PINTAR

Pilihan Editor

Penumpang di Pelabuhan LLSADP Tanjabbar di Rapid Tes