Korban Bencana di Agam: 173 Orang Meninggal dan 85 Orang Hilang, 10.910 Orang Mengungsi

Lintas Tungkal

- Redaksi

Minggu, 7 Desember 2025 - 18:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Brimob Polda Riau melanjutkan pencarian korban bencana alam di Kampung Tanjung, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Satu jenazah kembali ditemukan. (Foto: dok. istimewa/detik.com)

Tim Brimob Polda Riau melanjutkan pencarian korban bencana alam di Kampung Tanjung, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Satu jenazah kembali ditemukan. (Foto: dok. istimewa/detik.com)

SUMBAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) melaporkan bahwa korban meninggal akibat bencana hidrometeorologi di daerah ini bertambah menjadi 173 orang.

“Ini data korban pada Jumat (5/12/2025) pukul 20.00 WIB,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Agam Rahmat Lasmono di Lubuk Basung, Sabtu (6/12/2025), seperti dikutip Antara.

Adapun ia menyebutkan terdapat 85 orang lainnya masih belum ditemukan keberadaannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Orang hilang tersebut tersebar di empat kecamatan, tanpa disebutkan secara rinci olehnya.

Tim gabungan BPBD Agam, Basarnas, TNI, Polri, dan lainnya masih melanjutkan pencarian orang hilang akibat banjir Sumatera pada Sabtu.

“Pencarian korban juga menggunakan alat berat untuk membuang material tanah dan pohon,” ucapnya.

Jumlah warga yang Mengungsi

Saat ini, ada sebanyak 10.910 orang yang mengungsi. Mereka tersebar di delapan kecamatan, ada yang berada di rumah kerabat, tempat ibadah, maupun posko bantuan yang disediakan pemerintah.

Untuk kebutuhan selama di pengungsian, didirikan dapur umum dan kebutuhan untuk memasak.

“Setidaknya ada 26 dapur umum yang didirikan dalam memenuhi kebutuhan bagi korban (pengungsi),” sebutnya.

Korban bencana di Kabupaten Agam yang dirawat sebanyak 19 orang karena mengalami luka serius.

Sementara itu, warga terdampak atau terisolasi akibat banjir di Kabupaten Agam ada sebanyak 31.523 orang.

Hal itu karena akses ke lokasi tempat tinggal mereka tidak bisa dilalui kendaraan biasa.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam disebut sedang berusaha semaksimal mungkin agar akses tersebut bisa dilalui, sehingga pendistribusian logistik bisa lancar.

“Kita masih berusaha untuk membuka jalan dengan alat berat dan berharap segera selesai, sehingga pendistribusian logistik lancar,” kata Rahmat.*

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Kompas.com

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TRAGEDI DI PERAIRAN KUALA TUNGKAL: Hantaman ‘Maut’ Togok Nyaris Merenggut Nyawa Tim Sepak Bola!
82 Kios Pasar Teluk Nilau Ludes Terbakar, Angin Kencang Perparah Situasi
PANIPAHAN MEMBARA: Saat Amarah Warga Menggantikan Hukum yang “Lumpuh”
Penumpang KMP Roro Rute Kuala Tungkal–Batam Meninggal Dunia di Tengah Pelayarannya
Identitas Masih Gelap, Polisi Otopsi Temuan Tengkorak di Desa Sungai Sayang ke RS Bhayangkara
Sirine Damkar Pecah Hening Ramadhan, Gudang Pengolahan Sabut Kelapa di Parit 4 Terbakar
Tiang JTM Patah, Sejumlah Wilayah di Senyerang Alami Pemadaman Listrik Darurat Malam Ini
Identitas Mayat di Aliran Parit Dekat Wisata Mangrove Teridentifikasi
Berita ini 44 kali dibaca
Dilarang Mengambil dan/atau Menayangkan Ulang Sebagian Atau Keseluruhan Artikel di atas untuk Konten Akun Media Sosial Komersil Tanpa Seizin Redaksi.

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:05 WIB

TRAGEDI DI PERAIRAN KUALA TUNGKAL: Hantaman ‘Maut’ Togok Nyaris Merenggut Nyawa Tim Sepak Bola!

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:59 WIB

82 Kios Pasar Teluk Nilau Ludes Terbakar, Angin Kencang Perparah Situasi

Sabtu, 11 April 2026 - 14:59 WIB

PANIPAHAN MEMBARA: Saat Amarah Warga Menggantikan Hukum yang “Lumpuh”

Senin, 6 April 2026 - 11:55 WIB

Penumpang KMP Roro Rute Kuala Tungkal–Batam Meninggal Dunia di Tengah Pelayarannya

Kamis, 26 Maret 2026 - 13:50 WIB

Identitas Masih Gelap, Polisi Otopsi Temuan Tengkorak di Desa Sungai Sayang ke RS Bhayangkara

Berita Terbaru