indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Damkar Cepat Datang, Rumah Warga di Kelapa Gading yang Terbakar Berhasil Dipadamkan Waspada PMK, Polres Bungo Bersama Dinas Peternakan Suntik Vitamin ke Hewan Ternak Bupati Masnah Resmikan Gedung Pelayanan Administrasi Terpadu Kantor Camat Sungai Gelam Bupati Masnah Lantik Ketua dan Pengurus PKK Desa se Kecamatan Sungai Gelam Kemenag Bantu Pembangunan Masjid dan Mushala Melalui SIMAS, Ini Syaratnya

Home / Tanjab Barat

Jumat, 23 Juli 2021 - 11:42 WIB

Lomba Motor Cros dan Burung Berkicau HUT Tanjab Barat Berpotensi Tak Dapat Dilaksanakan

Rapat Pemkab Tanjab Barat dengan Satgas Covid-19 Pola Atas Kantor Bupati Terkait Zona Merah, Kamis (22/07/21). FOTO : ZN

Rapat Pemkab Tanjab Barat dengan Satgas Covid-19 Pola Atas Kantor Bupati Terkait Zona Merah, Kamis (22/07/21). FOTO : ZN

KUALA TUNGKAL – Lomba Motor Cros dan Burung Berkicau yang rencananya akan digelar dalam rangka HUT Kabupaten Tanjab Barat berpotensi batal dilaksanakan msnyusul Tanjab Barat kembali berstatus Zona Merah Covid-19.

Hal itu telah dibahas dalam Rapat Pemkab Tanjab Barat dengan Satgas Covid-19 Pola Atas Kantor Bupati, Kamis (22/07/21) malam.

Rapat dipimpin oleh Wakil Bupati Barat Hairan, SH, Kapolres AKBP Guntur Saputro, SIK, MH dan Dandim 0419/Tanjab Letkol Inf Erwan Susanto, SIP.

Dihadiri oleh para Asisten,Kadinkes, Kaadis Sosial, Kominfo, Kalaksa BPBD, Direktur RSUD KH Daud Arif dan lainnya.

“Terkait adanya kegiatan lomba Motor Cros dan Lomba Burung kicau dalam rangka memperingati hari jadi Kab. Tanjab Barat ada baiknya tidak dilaksanakan dimana kita ketahui bersama saat ini masih dalam Pandemi Covid-19,” ungkap Wabup Hairan saat memimpin Rapt.

BACA JUGA :  Identitas dan Kronologis Laka Maut 2 Pengendara Sepeda Motor di Jalan lintas Jambi-Muara Sabak

Hal senada juag diungkapkan Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, kedua lomba tersebut baiknya agar tidak dilaksanakan. Di mana kata dia pemerintah pusat saat ini menekan angka Covid-19 dan apabila kegiatan tersebut dilaksanakan tentunya akan menambah penyebaran Covid-19.

“Dengan adanya Zona Merah di Kab. Tanjab Barat tentunya harus ada keseriusan kita bersama dalam penanganan Covid-19,” sebutnya.

Sementara, Kadinskes Tanjab Barat Hj. Andi Pada menyebbutkan saat ini penularan Covid-19 daerah Tanjab Barat yang tertinggi ada di kecamatan Tungkal Ilir, Kec. Tebing Tinggi, dan Kec. Betara.

BACA JUGA :  Bupati Muaro Jambi Pengukuhan Adat 8 Kepala Desa se Kecamatan Sungai Gelam

Dandim 0419/Tanjab Letkol Inf Erwan Susanto, menyebutkan saat ini angka kematian di Tanjab Barat masih tinggi itu yang menyebabkan Tanjab Barat kembali kezona merah.

“Masyarakat masih mengganggap Covid-19 ini adalah penyakit biasa saja,dan hal ini menjadi perhatian kita bersama, kami berterima kasih kepada Nakes yang sudah bekerja luar biasa dalam penanganan Covid-19 ini,” katanya.

Selain itu rapat memutuskan kembali memberlakukan Jam malam mulai pukul 21.00 WIB mulai 10 hari kedepan tanggal 23 Juli s.d 31 Jui 2021. Kemudian Perizinan/Kenduri untuk saat ini ditiadakan. Kemudian Perayaan HUT Kabupaten juga berpotensi ditunda.(*)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

TMMD Ke-113 di Desa Bukit Indah dan Intan Jaya Berikut Sasarannya

Tanjab Barat

Tim Gabungan Turunkan APK Pakai Crane

Tanjab Barat

Peduli Pasien Isolasi : Polres, Kodim serta HMI dan Petani Sayur Hidroponik Bagikan Hasil Panen

Tanjab Barat

Pemkab Tanjabbar Salurkan Bantuan Korban Bencana Kebakaran di Purwodadi

Tanjab Barat

TC Pertama Kafilah MTQ Tanjab Barat Pembekalan Qori-Qori’ah Menuju Sungai Penuh

Tanjab Barat

Bupati dan Wabup Berikan Bantuan pada Warga Kurang Mampu di Dusun Mudo

Tanjab Barat

Masuk Musim Kemarau, Bupati Tanjabbar Imbau Warga Sama-sama Cegah Potensi Karhutla

Tanjab Barat

Tiga Kapolsek dan Satu Kasat di Polres Tanjabbar Diganti