Lomba Motor Cros dan Burung Berkicau HUT Tanjab Barat Berpotensi Tak Dapat Dilaksanakan

- Redaksi

Jumat, 23 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Pemkab Tanjab Barat dengan Satgas Covid-19 Pola Atas Kantor Bupati Terkait Zona Merah, Kamis (22/07/21). FOTO : ZN

Rapat Pemkab Tanjab Barat dengan Satgas Covid-19 Pola Atas Kantor Bupati Terkait Zona Merah, Kamis (22/07/21). FOTO : ZN

KUALA TUNGKAL – Lomba Motor Cros dan Burung Berkicau yang rencananya akan digelar dalam rangka HUT Kabupaten Tanjab Barat berpotensi batal dilaksanakan msnyusul Tanjab Barat kembali berstatus Zona Merah Covid-19.

Hal itu telah dibahas dalam Rapat Pemkab Tanjab Barat dengan Satgas Covid-19 Pola Atas Kantor Bupati, Kamis (22/07/21) malam.

Rapat dipimpin oleh Wakil Bupati Barat Hairan, SH, Kapolres AKBP Guntur Saputro, SIK, MH dan Dandim 0419/Tanjab Letkol Inf Erwan Susanto, SIP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dihadiri oleh para Asisten,Kadinkes, Kaadis Sosial, Kominfo, Kalaksa BPBD, Direktur RSUD KH Daud Arif dan lainnya.

“Terkait adanya kegiatan lomba Motor Cros dan Lomba Burung kicau dalam rangka memperingati hari jadi Kab. Tanjab Barat ada baiknya tidak dilaksanakan dimana kita ketahui bersama saat ini masih dalam Pandemi Covid-19,” ungkap Wabup Hairan saat memimpin Rapt.

Hal senada juag diungkapkan Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, kedua lomba tersebut baiknya agar tidak dilaksanakan. Di mana kata dia pemerintah pusat saat ini menekan angka Covid-19 dan apabila kegiatan tersebut dilaksanakan tentunya akan menambah penyebaran Covid-19.

“Dengan adanya Zona Merah di Kab. Tanjab Barat tentunya harus ada keseriusan kita bersama dalam penanganan Covid-19,” sebutnya.

Sementara, Kadinskes Tanjab Barat Hj. Andi Pada menyebbutkan saat ini penularan Covid-19 daerah Tanjab Barat yang tertinggi ada di kecamatan Tungkal Ilir, Kec. Tebing Tinggi, dan Kec. Betara.

Dandim 0419/Tanjab Letkol Inf Erwan Susanto, menyebutkan saat ini angka kematian di Tanjab Barat masih tinggi itu yang menyebabkan Tanjab Barat kembali kezona merah.

“Masyarakat masih mengganggap Covid-19 ini adalah penyakit biasa saja,dan hal ini menjadi perhatian kita bersama, kami berterima kasih kepada Nakes yang sudah bekerja luar biasa dalam penanganan Covid-19 ini,” katanya.

Selain itu rapat memutuskan kembali memberlakukan Jam malam mulai pukul 21.00 WIB mulai 10 hari kedepan tanggal 23 Juli s.d 31 Jui 2021. Kemudian Perizinan/Kenduri untuk saat ini ditiadakan. Kemudian Perayaan HUT Kabupaten juga berpotensi ditunda.(*)

Apa Penadapat Anda Terkait Berita Ini?

Berita Terkait

Wabup Hairan Ajak Masyarakat Jadi Penerus Dakwah
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemuda Pancasila Tanjab Barat Pulihkan Ekosistem dengan Tanam Mangrove
Promosi ke Kejagung, Marcelo Bellah Lakukan Ini Saat Tugas di Tanjab Barat
299 JCH Tanjab Barat Kloter 27 Gunakan 8 Bis ke Embarkasi Antara Jambi
Bupati Tanjabbar Berikan Penghargaan Kepada Pengelola PBB-P2 Terbaik
Viral Mutasi 2 Dokter Spesialis RSUD KH Daud Arif, Pimpinan DPRD Bilang Begini
Tertimpa Truk Fuso Bermuatan Tanah Seorang IRT dan 2 Anaknya di Desa Penoban Meninggal Dunia
BREAKING NEWS : Kejari Tanjabbar Himbau Pejabat, ASN tidak Layani “Oknum” Minta Uang di Momen Pindah Tugas Kajari
Berita ini 109 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Juni 2024 - 17:39 WIB

Wabup Hairan Ajak Masyarakat Jadi Penerus Dakwah

Minggu, 9 Juni 2024 - 13:49 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemuda Pancasila Tanjab Barat Pulihkan Ekosistem dengan Tanam Mangrove

Sabtu, 8 Juni 2024 - 22:49 WIB

Promosi ke Kejagung, Marcelo Bellah Lakukan Ini Saat Tugas di Tanjab Barat

Sabtu, 8 Juni 2024 - 03:56 WIB

299 JCH Tanjab Barat Kloter 27 Gunakan 8 Bis ke Embarkasi Antara Jambi

Rabu, 5 Juni 2024 - 15:54 WIB

Bupati Tanjabbar Berikan Penghargaan Kepada Pengelola PBB-P2 Terbaik

Senin, 3 Juni 2024 - 19:03 WIB

Viral Mutasi 2 Dokter Spesialis RSUD KH Daud Arif, Pimpinan DPRD Bilang Begini

Selasa, 28 Mei 2024 - 19:33 WIB

Tertimpa Truk Fuso Bermuatan Tanah Seorang IRT dan 2 Anaknya di Desa Penoban Meninggal Dunia

Kamis, 23 Mei 2024 - 10:09 WIB

BREAKING NEWS : Kejari Tanjabbar Himbau Pejabat, ASN tidak Layani “Oknum” Minta Uang di Momen Pindah Tugas Kajari

Berita Terbaru

Petugas Melakukan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kurban. FOTO : Grup WA Camat Tanjabbar

Kajian Islam

Nilai-nilai Spiritual dalam Perayaan Hari Raya Idul Adha

Kamis, 13 Jun 2024 - 00:38 WIB