LIVE
Inovasi Pusling Library Goes To Blok Hunian Lapas Kelas II B Kuala Tungkal Kapolri Ungkap Alasan Rekrut 56 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Jadi ASN Polri Bupati Anwar Sadat Lepas 123 Kafilah MTQ ke 50 Tanjab Barat Umy Hj. Fadhilah Sadat Tinjau Kesiapan Beberapa Spot Lokasi Sentra Promosi MTQ Atlet Dayung Jambi Sabet Mendali Perak di PON XX Papua

Home / Tanjab Barat

Jumat, 23 Juli 2021 - 11:42 WIB

Lomba Motor Cros dan Burung Berkicau HUT Tanjab Barat Berpotensi Tak Dapat Dilaksanakan

Rapat Pemkab Tanjab Barat dengan Satgas Covid-19 Pola Atas Kantor Bupati Terkait Zona Merah, Kamis (22/07/21). FOTO : ZN

Rapat Pemkab Tanjab Barat dengan Satgas Covid-19 Pola Atas Kantor Bupati Terkait Zona Merah, Kamis (22/07/21). FOTO : ZN

KUALA TUNGKAL – Lomba Motor Cros dan Burung Berkicau yang rencananya akan digelar dalam rangka HUT Kabupaten Tanjab Barat berpotensi batal dilaksanakan msnyusul Tanjab Barat kembali berstatus Zona Merah Covid-19.

Hal itu telah dibahas dalam Rapat Pemkab Tanjab Barat dengan Satgas Covid-19 Pola Atas Kantor Bupati, Kamis (22/07/21) malam.

Rapat dipimpin oleh Wakil Bupati Barat Hairan, SH, Kapolres AKBP Guntur Saputro, SIK, MH dan Dandim 0419/Tanjab Letkol Inf Erwan Susanto, SIP.

Dihadiri oleh para Asisten,Kadinkes, Kaadis Sosial, Kominfo, Kalaksa BPBD, Direktur RSUD KH Daud Arif dan lainnya.

BACA JUGA :  Atlet Dayung Jambi Sabet Mendali Perak di PON XX Papua

“Terkait adanya kegiatan lomba Motor Cros dan Lomba Burung kicau dalam rangka memperingati hari jadi Kab. Tanjab Barat ada baiknya tidak dilaksanakan dimana kita ketahui bersama saat ini masih dalam Pandemi Covid-19,” ungkap Wabup Hairan saat memimpin Rapt.

Hal senada juag diungkapkan Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, kedua lomba tersebut baiknya agar tidak dilaksanakan. Di mana kata dia pemerintah pusat saat ini menekan angka Covid-19 dan apabila kegiatan tersebut dilaksanakan tentunya akan menambah penyebaran Covid-19.

BACA JUGA :  Inovasi Pusling Library Goes To Blok Hunian Lapas Kelas II B Kuala Tungkal

“Dengan adanya Zona Merah di Kab. Tanjab Barat tentunya harus ada keseriusan kita bersama dalam penanganan Covid-19,” sebutnya.

Sementara, Kadinskes Tanjab Barat Hj. Andi Pada menyebbutkan saat ini penularan Covid-19 daerah Tanjab Barat yang tertinggi ada di kecamatan Tungkal Ilir, Kec. Tebing Tinggi, dan Kec. Betara.

Dandim 0419/Tanjab Letkol Inf Erwan Susanto, menyebutkan saat ini angka kematian di Tanjab Barat masih tinggi itu yang menyebabkan Tanjab Barat kembali kezona merah.

BACA JUGA :  Warga dan Satgas TMMD ke 112 Berjibaku Buat Jalan dan Drainase

“Masyarakat masih mengganggap Covid-19 ini adalah penyakit biasa saja,dan hal ini menjadi perhatian kita bersama, kami berterima kasih kepada Nakes yang sudah bekerja luar biasa dalam penanganan Covid-19 ini,” katanya.

Selain itu rapat memutuskan kembali memberlakukan Jam malam mulai pukul 21.00 WIB mulai 10 hari kedepan tanggal 23 Juli s.d 31 Jui 2021. Kemudian Perizinan/Kenduri untuk saat ini ditiadakan. Kemudian Perayaan HUT Kabupaten juga berpotensi ditunda.(*)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Dinkes Tanjab Barat Latih Petugas Vaksinasi Covid-19

Tanjab Barat

Bupati ; Sanksi Pemotongan TPP ASN Terkait Vaksinasi Tidak Benar

Tanjab Barat

Kepala BKPSDM Lantik Pejabat Fungsional Penyuluh Pertanian

Tanjab Barat

Suasana Haru Iringi Pelepasan Mantan Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro

Tanjab Barat

APBD-P 2020 Disahkan, Bupati Apresiasi DPRD Tanjab Barat

Tanjab Barat

Temuan LHP BPK di Tanjabbar Capai Rp3 M, Pengembalian Baru Ratusan Juta

Tanjab Barat

TNI Gelar Serbuan Vaksin di Tebing Tinggi, Tubagus : Masyarakat Sangat Antusias Ikut Vaksin

Tanjab Barat

Kapolres Pimpin Apel Cekan Kesehatan BKO Satbrimobda Aceh Pasca Tugas Pam Pilkada