BATANG HARI – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jambi mengerahkan satu tim Search and Rescue (SAR) guna mencari seorang anak laki-laki bernama Akbar (11), yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Batanghari, Desa Rantau Kapas Mudo, Kecamatan Tembesi, Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi, pada Kamis (15/10/2026).
Laporan insiden pertama kali diterima dari pihak BPBD Batanghari melalui perwakilannya, Bapak Budi. Menurut laporan tersebut, peristiwa bermula saat korban sedang mandi di sungai bersama tiga rekannya. Korban kemudian diduga kuat terbawa arus sungai hingga akhirnya tenggelam.
Masyarakat setempat sempat melakukan upaya pencarian awal dengan menyusuri pinggiran dan aliran sungai, namun hingga informasi ini diteruskan ke Basarnas, keberadaan korban belum berhasil ditemukan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Merespons laporan tersebut, Kantor SAR Jambi segera memberangkatkan enam personel menuju lokasi kejadian. Tim dibekali dengan berbagai peralatan pendukung operasi terintegrasi, termasuk Landing Craft Rubber (LCR), peralatan water rescue, kompartemen penyelaman, peralatan medis, alat komunikasi, serta sarana evakuasi.
Kepala Kantor SAR Jambi melalui Humas Lutfi, menyatakan bahwa tim langsung bergerak cepat begitu menerima informasi dari lapangan.
“Setelah menerima laporan dari BPBD, tim rescue langsung kami berangkatkan ke lokasi dengan estimasi waktu tercepat guna melakukan tindakan awal. Fokus utama kami hari ini adalah menyisir area sekitar titik diduga jatuhnya korban,” ujar Lutfi.
Hingga Kamis sore, tim penyelamat yang dibantu unsur gabungan dari TNI, Polri, BPBD Batang Hari, dan masyarakat setempat, telah menerjunkan dua personel selam untuk menyisir area di bawah permukaan air. Mengingat kondisi cuaca di lokasi terpantau berawan, hasil penyelaman hingga sore hari ini masih dinyatakan nihil.
“Penyelaman oleh dua personel di sekitar lokasi hingga sore ini belum membuahkan hasil. Karena faktor pencahayaan dan keselamatan, penyelaman kami hentikan sementara, namun malam ini operasi akan tetap dilanjutkan melalui metode pemantauan visual (visual monitoring) di sepanjang permukaan sungai,” tambah Humas Basarnas Jambi.
Basarnas Jambi menegaskan komitmennya untuk terus memaksimalkan upaya pencarian dengan tetap memprioritaskan keselamatan seluruh personel di lapangan. Pemutakhiran mengenai perkembangan operasi SAR ini akan disampaikan secara berkala sesuai dengan dinamika hasil pencarian di area kerja.**
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: Kantor SAR Jambi


















Komentar