YTUBE
BNNP Jambi Berikan Bimtek Lifeskill Untuk Kampung Nelayan BerSinar Fashion Street Batik Tanjab Barat Sambut Hari Barik Nasional Tahun 2022 Tim Gabungan TNI-Polri Kota Jambi Sosialisasikan Pencegahan Aksi Kejahatan Jalanan dan Geng Motor Ingin Eksis di Dunia Entertainment, Git Sigit Santoso Pilih Berkarya daripada Cari Sensasi Ketua Dekranasda Jambi Puji Keberhasilan Tanjabbar Kembangkan Batik Lokal

Home / Daerah / Nasional

Minggu, 22 Maret 2020 - 14:52 WIB

Pasien ODP dan PDP Disease Covid-19 Di Provinsi Jambi Bertambah

FOTO : Johansyah, Kepala Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Jambi selaku Juru Bicara Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Provinsi Jambi.

FOTO : Johansyah, Kepala Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Jambi selaku Juru Bicara Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Provinsi Jambi.

JAMBI – Jumlah pasien ODP dan PDP Disease Covid-19 di Provinsi Jambi bertambah (ODP dari 13 menjadi 132 orang, PDP dari 11 menjadi 13 orang pada Sabtu 21 Maret 2020.

Hal itu disampakan Kepala Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Jambi selaku Juru Bicara Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Provinsi Jambi,  Johansyah, Sabtu (21/03/20).

Diutif dari akun IG @humasprotokoljambi dalam pres rilisnya, Johansyah mengatakan trend jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) meningkat dari 13 menjadi 132, Pasien Dengan Pengawasan (PDP) 11 orang, pada Jumat, 20 Maret 2020 dalam posisi Uji Labolatorium 7 orang.

Melonjaknya jumlah ODP setelah Dinas Kesehatan Kabupaten dan Kota telah menyamapaikan data ke Dinas Kesehatan Provinsi Jambi.

Informasi yang didapat tadi malam (Jumat, 20 Maret 2020), ada penambahan pasien 2 (dua ) orang, yang masuk tadi malam ke Ruang Isolasi Rumah Sakit Raden Mattaher.

Satu pasien anak (4 tahun), dan Bapak (60 tahun), masuk kategori Pasien Dengan Pengawasan (PDP), saat ini sedang ditangani oleh Tim medis Rumah Sakit Raden Mattaher.

“Untuk pengecekan kesehatan, dan uji swab kedua pasien tersebut paling lambat dilaksanakan hari Minggu (22/3),” katanya.

Dijelaskannya satu pasien (anak) berasal dari Tanjung Jabung Timur, satu pasien lagi (Bapak) dirujuk dari rumah sakit swasta di Kota Jambi.

BACA JUGA :  Persiapan Pengamanan G20 di Bali, Kakorlantas Imbau Hal Ini ke Masyarakat

Pasien yang anak-anak baru pulang dari Depok, sedangkan pasien yang Bapak masih digali informasi tentang historisnya. Pasien anak sebelumnya dirawat 2 malam di Tanjab Timur, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Raden Mattaher.

“Jadi, PDP kemarin 11 orang, tambahan 2 orang tadi malam jadi 13 orang, ketigabelas PDP tersebut bukan hanya Rumah Sakit Raden Mattaher, tetapi juga tersebar di Rumah Sakit Rujukan se Provinsi Jambi,” tutup Johansyah.(*)

View this post on Instagram

RILIS BERITA TERKAIT PENCEGAHAN DAN PENANGANAN TERHADAP COVID-19 DI PROVINSI JAMBI SABTU, 21 MARET 2020 Jambi (Humas Pemprov Jambi) – Sabtu (21/3) siang, bertempat di Media Center Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Jambi, Kepala Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Jambi selaku juru bicara penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Provinsi Jambi menyampaikan: Jumlah ODP dan PDP Bertambah (ODP dari 13 menjadi 132 orang, PDP dari 11 menjadi 13 orang Trend Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) meningkat dari 13 menjadi 132, Pasien Dengan Pengawasan (PDP) 11 orang (pada Jumat, 20 Maret 2020), dan uji laboratorium 7. Melonjaknya jumlah ODP setelah Dinas Kesehatan Kabupaten dan Kota telah menyamapaikan data ke Dinas Kesehatan Provinsi Jambi. . Informasi yang didapat tadi malam (Jumat, 20 Maret 2020), ada penambahan pasien 2 (dua ) orang, yang masuk tadi malam ke Ruang Isolasi Rumah Sakit Raden Mattaher: 1.Anak (4 tahun), 2.Bapak (60 tahun), masuk kategori Pasien Dengan Pengawasan (PDP), saat ini sedang ditangani oleh Tim medis Rumah Sakit Raden Mattaher, yakni pengecekan kesehatan, dan uji swab paling lambat dilaksanakan hari Minggu (22/3). Rumah Sakit Raden Mattaher cepat melaksanakan pengecekan, berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jambi. . Satu pasien (anak) berasal dari Tanjung Jabung Timur, satu pasien lagi (Bapak) dirujuk dari rumah sakit swasta di Kota Jambi. Pasien yang anak-anak baru pulang dari Depok, sedangkan pasien yang Bapak masih digali informasi tentang historisnya. Pasien anak sebelumnya dirawat 2 malam di Tanjab Timur, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Raden Mattaher. “Jadi, PDP kemarin 11 orang, tambahan 2 orang tadi malam jadi 13 orang, ketigabelas PDP tersebut bukan hanya Rumah Sakit Raden Mattaher, tetapi juga tersebar di Rumah Sakit Rujukan se Provinsi Jambi,” ujar Johansyah. #jambilawancovid_19 #yukdirumahsaja #birohumasdanprotokol #jambituntas2021

A post shared by Biro Humas dan Protokol Jambi (@humasprotokoljambi) on

Share :

Baca Juga

Muaro Jambi

Ini Nama-Nama Pejabat Eselon III dan IV Dilantik Sekda Muaro Jambi

Muaro Jambi

Pj Bupati ; Pos Terpadu Satlantas Simpang 3 Mendalo Darat Ide Cemerlang Kapolres Muaro Jambi

Merangin

Kronologis Remaja Air Batu Meninggal Diterkam Harimau

Muaro Jambi

Bupati Muaro Jambi Canangkan Gerakan Vaksinasi Serbu Desa Tahun 2022

Tanjab Barat

Vaksinasi Sehat HJK, Masyarakat Dapat Bandot dan Sepeda

Tanjab Barat

Momen Natal 16 WBP Lapas Kelas IIB Tungkal Menerima SK Remisi di Gereja

Tanjab Barat

Mantapkan Persiapan Kafilah Tuan Rumah MTQ, Pemkab Tanjab Barat Gelar TC Seluruh Qori Qori’ah

Muaro Jambi

Polres Muaro Jambi Bagikan Ratusan Paket Takjil Kepada Masyarakat