LIVETV
Danrem 042/Gapu Ikuti Rapat Evaluasi Pelaksanaan Vaksinasi oleh TNI Jajaran Kodam II/Sriwijaya Polisi Kembali Ciduk Pentolan Geng Motor Kota Jambi Kejari Tanjab Barat Tahan Bos PT Jasmine Indah 15 Link Twibbon Sumpah Pemuda 28 Oktober 2021 2 Orang Pelaku Narkoba Bersenpi Diciduk Polisi, 11 Paket Sabu Siap Edar Disita




Home / Daerah / Nasional

Minggu, 22 Maret 2020 - 14:52 WIB

Pasien ODP dan PDP Disease Covid-19 Di Provinsi Jambi Bertambah

FOTO : Johansyah, Kepala Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Jambi selaku Juru Bicara Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Provinsi Jambi.

FOTO : Johansyah, Kepala Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Jambi selaku Juru Bicara Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Provinsi Jambi.

JAMBI – Jumlah pasien ODP dan PDP Disease Covid-19 di Provinsi Jambi bertambah (ODP dari 13 menjadi 132 orang, PDP dari 11 menjadi 13 orang pada Sabtu 21 Maret 2020.

Hal itu disampakan Kepala Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Jambi selaku Juru Bicara Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Provinsi Jambi,  Johansyah, Sabtu (21/03/20).

Diutif dari akun IG @humasprotokoljambi dalam pres rilisnya, Johansyah mengatakan trend jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) meningkat dari 13 menjadi 132, Pasien Dengan Pengawasan (PDP) 11 orang, pada Jumat, 20 Maret 2020 dalam posisi Uji Labolatorium 7 orang.

Melonjaknya jumlah ODP setelah Dinas Kesehatan Kabupaten dan Kota telah menyamapaikan data ke Dinas Kesehatan Provinsi Jambi.

Informasi yang didapat tadi malam (Jumat, 20 Maret 2020), ada penambahan pasien 2 (dua ) orang, yang masuk tadi malam ke Ruang Isolasi Rumah Sakit Raden Mattaher.

Satu pasien anak (4 tahun), dan Bapak (60 tahun), masuk kategori Pasien Dengan Pengawasan (PDP), saat ini sedang ditangani oleh Tim medis Rumah Sakit Raden Mattaher.

BACA JUGA :  HNSI Jateng Desak KKP Revisi Kebijakan Kenaikan Pajak dan Pungutan bagi Nelayan

“Untuk pengecekan kesehatan, dan uji swab kedua pasien tersebut paling lambat dilaksanakan hari Minggu (22/3),” katanya.

Dijelaskannya satu pasien (anak) berasal dari Tanjung Jabung Timur, satu pasien lagi (Bapak) dirujuk dari rumah sakit swasta di Kota Jambi.

Pasien yang anak-anak baru pulang dari Depok, sedangkan pasien yang Bapak masih digali informasi tentang historisnya. Pasien anak sebelumnya dirawat 2 malam di Tanjab Timur, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Raden Mattaher.

“Jadi, PDP kemarin 11 orang, tambahan 2 orang tadi malam jadi 13 orang, ketigabelas PDP tersebut bukan hanya Rumah Sakit Raden Mattaher, tetapi juga tersebar di Rumah Sakit Rujukan se Provinsi Jambi,” tutup Johansyah.(*)

View this post on Instagram

RILIS BERITA TERKAIT PENCEGAHAN DAN PENANGANAN TERHADAP COVID-19 DI PROVINSI JAMBI SABTU, 21 MARET 2020 Jambi (Humas Pemprov Jambi) – Sabtu (21/3) siang, bertempat di Media Center Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Jambi, Kepala Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Jambi selaku juru bicara penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Provinsi Jambi menyampaikan: Jumlah ODP dan PDP Bertambah (ODP dari 13 menjadi 132 orang, PDP dari 11 menjadi 13 orang Trend Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) meningkat dari 13 menjadi 132, Pasien Dengan Pengawasan (PDP) 11 orang (pada Jumat, 20 Maret 2020), dan uji laboratorium 7. Melonjaknya jumlah ODP setelah Dinas Kesehatan Kabupaten dan Kota telah menyamapaikan data ke Dinas Kesehatan Provinsi Jambi. . Informasi yang didapat tadi malam (Jumat, 20 Maret 2020), ada penambahan pasien 2 (dua ) orang, yang masuk tadi malam ke Ruang Isolasi Rumah Sakit Raden Mattaher: 1.Anak (4 tahun), 2.Bapak (60 tahun), masuk kategori Pasien Dengan Pengawasan (PDP), saat ini sedang ditangani oleh Tim medis Rumah Sakit Raden Mattaher, yakni pengecekan kesehatan, dan uji swab paling lambat dilaksanakan hari Minggu (22/3). Rumah Sakit Raden Mattaher cepat melaksanakan pengecekan, berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jambi. . Satu pasien (anak) berasal dari Tanjung Jabung Timur, satu pasien lagi (Bapak) dirujuk dari rumah sakit swasta di Kota Jambi. Pasien yang anak-anak baru pulang dari Depok, sedangkan pasien yang Bapak masih digali informasi tentang historisnya. Pasien anak sebelumnya dirawat 2 malam di Tanjab Timur, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Raden Mattaher. “Jadi, PDP kemarin 11 orang, tambahan 2 orang tadi malam jadi 13 orang, ketigabelas PDP tersebut bukan hanya Rumah Sakit Raden Mattaher, tetapi juga tersebar di Rumah Sakit Rujukan se Provinsi Jambi,” ujar Johansyah. #jambilawancovid_19 #yukdirumahsaja #birohumasdanprotokol #jambituntas2021

A post shared by Biro Humas dan Protokol Jambi (@humasprotokoljambi) on

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Bupati Tanjab Barat Serahkan Bantuan Spesifik Perempuan dan Anak

Nasional

Pemerintah Geser Cuti Bersama Idul Fitri ke Desember, Ini Rinciannya

Tanjab Barat

Hari Ini 6 Kafilah MTQ Dijadwalkan Mulai Berdatangan ke Kuala Tungkal

Bungo

Video Detik-detik Kapolres Bungo Pimpin Evakuasi Sopir Truk Jatuh di Sungai Jujuhan

Advetorial

Kepala BNPB, Pangdam II/Swj dan Gubernur Jambi Tinjau Lokasi Karhutla Di Kumpeh

Tanjab Barat

Bupati Tanjabbar Berharap Peserta Pelatihan Tenaga Terampil Konstruksi Bisa Disertifikasi

Bungo

Lihat Jembatan Mangun Jayo Ini, Begini Kata Al Haris

Tanjab Barat

Berlaku Besok, Ini Ketentuan Masuk Kota Kuala Tungkal Hingga 8 Oktober 2021