Pastikan Tepat Sasaran, UNJA Terjunkan 17 Tim Visitasi Ke 1.957 Rumah Calon Penerima KIP-K 2024

Lintas Tungkal

- Redaksi

Rabu, 3 Juli 2024 - 22:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah Satu Tim Visitasi UNJA yang Diterjunkan Ke 1.957 Rumah Calon Penerima KIP-K 2024. [FOTO : Unja.ac.id]

Salah Satu Tim Visitasi UNJA yang Diterjunkan Ke 1.957 Rumah Calon Penerima KIP-K 2024. [FOTO : Unja.ac.id]

JAMBI,- Program Kartu Indonesia Pintar – Kuliah (KIP-K) adalah skema bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) Pendidikan Tinggi yang diberikan kepada masyarakat yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin.

Universitas Jambi (UNJA) saat ini tengah mengadakan seleksi bagi penerima KIP-K di UNJA. Tim Visitasi akan melaksanakan kunjungan ke 1.957 rumah calon penerima KIP-K. Tim Visitasi ini akan turun langsung ke rumah calon penerima KIP-K untuk melihat langsung kelengkapan dokumen dan kehidupan sehari-hari pendaftar KIP-K. Pelaksanaan Visitasi dimulai pada tanggal 5 – 13 Juli 2023.

Kuota KIP-K UNJA yang diberikan oleh Kemendikbudristek pada tahun 2024 berjumlah sebanyak 1.288 penerima. KIP-K diluncurkkan dengan kebijakan yang memberikan kemerdekaan bagi calon mahasiswa dari keluarga miskin dan rentan miskin untuk kuliah pada Prodi unggulan di Perguruan Tinggi terbaik di manapun berada.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan Persesjen Kemdikbudristek No 13 Tahun 2023 tentang Petunjuk Pelaksanaan Program Indonesia Pintar Pendidikan Tinggi, terdapat 5 kriteria prioritas penerima KIP-K, antara lain:

  • 1. Pemilik Kartu Indonesia Pintar (KIP) Sekolah yang masih berlaku dan penerima manfaat akhir semester Sekolah;
  • 2. Keluarga yang telah terdata di DTKS atau memiliki kartu sosial : PKH atau KKS;
  • 3. Masuk dalam P3KE (Data Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem) Minimal Desil 3;
  • 4. Mahasiswa Berasal dari Panti Sosial/Panti Asuhan yang dibuktikan dengan Dokumen sah; dan
  • 5. Mahasiswa yang merupakan anggota dari keluarga yang memiliki pendapatan kotor gabungan orang tua/wali paling banyak Rp4.0OO.00O,00 (empat juta rupiah) setiap bulan atau pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga paling banyak Rp750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah).

Kegiatan visitasi yang dilaksanakan UNJA ini merupakan bentuk dari transparansi dalam melakukan verifikasi data dan meminimalisir adanya data yang dipalsukan, sehingga diharapkan beasiswa KIP-Kuliah dapat disalurkan dengan tepat sasaran bagi calon mahasiswa yang berasal dari keluarga tidak mampu secara ekonomi.

Koordinator Internal Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. yatno, S.Pt., M Si. mengatakan sebanyak 151 panitia diturunkan dalam visitasi penerima KIP-K yang dibagi menjadi 17 tim yang akan disebar ke 5 provinsi, mulai dari Jambi, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Riau, hingga Sumatera Utara.*

Editor : Lintastungkal

Sumber Berita: Unja.ac.id

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Katamso Pimpin Hardiknas 2026, Ajak Tingkatkan Mutu Pendidikan
Kebakran di Teluk Nilau Terbesar Setelah Kebakaran di Sungai Dualap dalam 5 Tahun Terakhir
Momentum May Day 2024: Pemkab Tanjab Barat Komitmen Kawal Hak dan Kesejahteraan Pekerja
Darurat Pendidikan: Lebih dari 4 Juta Anak Indonesia Tidak Sekolah, Pemerintah Luncurkan PJJ Masif
Negeri Seribu Badan: Mengapa Pemerintah Gemar Duplikasi Lembaga Saat Rakyat Butuh Aksi Nyata?
Sikat Mafia BBM & LPG: Bareskrim Amankan 330 Tersangka, Pertamina Siapkan Sanksi PHU
Bupati Anwar Sadat Harapkan Tes Akademik di SD 018 Pengabuan Jadi Jembatan Prestasi Siswa
39 Cut and Fill; Jadi Tantangan Pemkab Tanjab Barat Tuntaskan 134 Gerai KDKMP?
Berita ini 279 kali dibaca
Ikuti Terus Berita Terkini Terkait Peristiwa, Pilkada 2024, Kriminal, Edukasi dan lainnya dari LintasTungkal.com setiap harinya.

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 13:02 WIB

Wabup Katamso Pimpin Hardiknas 2026, Ajak Tingkatkan Mutu Pendidikan

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:18 WIB

Kebakran di Teluk Nilau Terbesar Setelah Kebakaran di Sungai Dualap dalam 5 Tahun Terakhir

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:47 WIB

Momentum May Day 2024: Pemkab Tanjab Barat Komitmen Kawal Hak dan Kesejahteraan Pekerja

Sabtu, 25 April 2026 - 18:09 WIB

Darurat Pendidikan: Lebih dari 4 Juta Anak Indonesia Tidak Sekolah, Pemerintah Luncurkan PJJ Masif

Sabtu, 25 April 2026 - 15:48 WIB

Negeri Seribu Badan: Mengapa Pemerintah Gemar Duplikasi Lembaga Saat Rakyat Butuh Aksi Nyata?

Berita Terbaru