Pemadaman Listrik Terencana dan Tidak Terencana, Salah Satu Penyebabnya Layang-Layang

- Redaksi

Kamis, 21 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemadaman Listrik Terencana dan Tidak Terencana, Salah Satu Penyebabnya Layang-Layang. FOTO : Istimewa/Net

Pemadaman Listrik Terencana dan Tidak Terencana, Salah Satu Penyebabnya Layang-Layang. FOTO : Istimewa/Net

KUALA TUNGKALPemadaman Listrik ternyata ada dua kategori. Seperti yang dijelaskan PLN ULP Kuala Tungkal jika pemadaman listrik ini terbagi menjadi dua kategori yakni Padam Terencana dan Padam tidak Terencana.

Manager PLN ULP Kuala Tungkal Asyauqi Putra Izzati menjelaskan terkait padam terencana, hal ini dilakukan dalam rangka pemeliharaan Jaringan, dengan melakukan penghentian aliran listrik sementara yang bertujuan meningkatkan keandalan listrik.

“Selama pemeliharaan berlangsung, PLN berupaya untuk tidak memadamkan listrik. Namun jika memang diperlukan pemadaman untuk keselamatan bersama, pihak PLN akan mengirimkan pemberitahuan melalui Media dan Notifikasi PLN Mobile,” jelasnya, Rabu (20/7/22).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian sambung Asyauqi, Padam tidak terencana. Terkait dengan pemadaman ini, padam tidak terencana karena adanya gangguan. Hal ini bisa disebakan karena jaringan listrik yang mengalami masalah.

“Seperti layang – layang yang tersangkut di Jaringan Listrik, dahan pohon bahkan umbul – umbul, tiang patah tertabrak kendaraan, hewan yang melintas di jaringan, Pohon roboh akibat penebangan disekitar Jaringan listrik,” sebutnya.

“Bisa juga karena fenomena Alam seperti tersambar petir, longsor, banjir dan lain – lain,” imbuhnya.

Asyauqi menghimbau terutama saat ini terlihat banyak dari Anak – Anak yang bermain layang – layang, hendaknya orang tua dapat memberikan teguran dan pengertian kepada Anak – Anak agar tidak bermain layang – layang di sekitar jaringan listrik.

“Selain dapat membahayakan anak-anak itu sendiri, juga dapat berakibat fatal bagi jaringan listrik yang akan mengalami korsleting apabila terlilit benang layangan kemudian basah terkena air Hujan yang dapat menjadi penghantar arus listrik,” jelasnya.

Kembali kepada kondisi padam tidak terencana tambah Asyauqi lagi, untuk durasi pada tidak terencana tersebut tidak dapat diketahui secara pasti, karena perlu proses deteksi, dan reparasi pada jaringan listrik.(Bas)

Apa Penadapat Anda Terkait Berita Ini?

Berita Terkait

Wabup Hairan Ajak Masyarakat Jadi Penerus Dakwah
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemuda Pancasila Tanjab Barat Pulihkan Ekosistem dengan Tanam Mangrove
Promosi ke Kejagung, Marcelo Bellah Lakukan Ini Saat Tugas di Tanjab Barat
299 JCH Tanjab Barat Kloter 27 Gunakan 8 Bis ke Embarkasi Antara Jambi
Bupati Tanjabbar Berikan Penghargaan Kepada Pengelola PBB-P2 Terbaik
Viral Mutasi 2 Dokter Spesialis RSUD KH Daud Arif, Pimpinan DPRD Bilang Begini
Tertimpa Truk Fuso Bermuatan Tanah Seorang IRT dan 2 Anaknya di Desa Penoban Meninggal Dunia
BREAKING NEWS : Kejari Tanjabbar Himbau Pejabat, ASN tidak Layani “Oknum” Minta Uang di Momen Pindah Tugas Kajari
Berita ini 528 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Juni 2024 - 17:39 WIB

Wabup Hairan Ajak Masyarakat Jadi Penerus Dakwah

Minggu, 9 Juni 2024 - 13:49 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemuda Pancasila Tanjab Barat Pulihkan Ekosistem dengan Tanam Mangrove

Sabtu, 8 Juni 2024 - 22:49 WIB

Promosi ke Kejagung, Marcelo Bellah Lakukan Ini Saat Tugas di Tanjab Barat

Sabtu, 8 Juni 2024 - 03:56 WIB

299 JCH Tanjab Barat Kloter 27 Gunakan 8 Bis ke Embarkasi Antara Jambi

Rabu, 5 Juni 2024 - 15:54 WIB

Bupati Tanjabbar Berikan Penghargaan Kepada Pengelola PBB-P2 Terbaik

Senin, 3 Juni 2024 - 19:03 WIB

Viral Mutasi 2 Dokter Spesialis RSUD KH Daud Arif, Pimpinan DPRD Bilang Begini

Selasa, 28 Mei 2024 - 19:33 WIB

Tertimpa Truk Fuso Bermuatan Tanah Seorang IRT dan 2 Anaknya di Desa Penoban Meninggal Dunia

Kamis, 23 Mei 2024 - 10:09 WIB

BREAKING NEWS : Kejari Tanjabbar Himbau Pejabat, ASN tidak Layani “Oknum” Minta Uang di Momen Pindah Tugas Kajari

Berita Terbaru