indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Damkar Cepat Datang, Rumah Warga di Kelapa Gading yang Terbakar Berhasil Dipadamkan Waspada PMK, Polres Bungo Bersama Dinas Peternakan Suntik Vitamin ke Hewan Ternak Bupati Masnah Resmikan Gedung Pelayanan Administrasi Terpadu Kantor Camat Sungai Gelam Bupati Masnah Lantik Ketua dan Pengurus PKK Desa se Kecamatan Sungai Gelam Kemenag Bantu Pembangunan Masjid dan Mushala Melalui SIMAS, Ini Syaratnya

Home / Hukum

Selasa, 16 Juni 2020 - 21:27 WIB

Pemkab Tanjab Barat Akan Buat Perda Pemakaian Masker

FOTO : Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat Ir. H. Agus Sanusi M.Si

FOTO : Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat Ir. H. Agus Sanusi M.Si

KUALA TUNGKAL – Untuk menuju tatanan hidup baru atau News Normal dalam menjaga kesehatan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat akan membuat Peraturan Daerah (Perda) tentang Wajib Memakai Masker saat Berpergian atau Keluar Rumah untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

Bahkan Perda itu nantinya selain berisi protokol kesehatan juga akan ada sanksi bagi masyarakat yang melanggarnya.

Sekdakab Tanjab Barat, Ir. H. Agus Sanusi, M.Si mengatakan, dengan adanya Perda masyarakat nantinya wajib mengenakan masker atau penutup mulut luar ruangan atau saat berpergian.

“Namun ya tidak serta-merta (dikenakan denda), kita edukasi, sosialisasi dulu. Besaran denda misal Rp 50 ribu,” kata Agus Sanusi, Selasa (16/06/20).

Tujuan Perda itu kata Agun guna mendoring penan serta masyarakat dalam penanggulangan penyebarluasan Corona.

“Saat ini Pemkab Tanjab Barat tengah menyusun rancangan terkait Perda tersebut untuk disampaikan ke DPRD,” ungkapnya.

Dia mengatakan, dalam Perda nantinya mengatur soal mengenai sanksi hukum, baik pidana dan denda. Mengatur kewajiban memakai masker, cuci tangan, tidak membuat keramaian dan sebagainya.

Menurut Agus, sanksi tersebut tetap harus disesuaikan dengan kondisi sosial masyarakat, tidak memberatkan tapi menimbulkan efek jera dan menciptakan kedisiplinan menuju New Normal.(mir)

Share :

Baca Juga

Berita

Dua Pegawai Honorer Ditangkap BNNK Tanjab Timur-Barat

Hukum

Belasan Napi Lapas Kelas II B Kuala Tungkal Diusulkan Dapat Remisi Natal

Hukum

Pertimbangan Kemanfaatan Hukum dan Kemanusiaan, Kapolres Tanjabbar Maafkan Pelaku Pembuat Akun Facebook Fake

Hukum

Mengetahui Bunyi Isi dan Makna dari Pasal 27 Ayat 1 Undang-Undang Dasar 1945

Hukum

Keberatan, Kuasa Hukum BA Ajukan Eksepsi

Hukum

Polda Jambi Kembali Tangkap 18 Orang Kelompok SMB

Hukum

Budi Azwar Ajukan Banding atas Vonis Hakim 1,5 Tahun Penjara

Hukum

Satreskim Polres Tanjab Barat Amankan 3 Pelaku Curanmor