YTUBE
Danrem 042/Gapu Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Brigjen TNI Supriono Pimpin Laporan Korps Perwira dan Kenaikan Pangkat Bintara/Tamtama Periode 1 Oktober 2022 Hebat! Pemdes Sungai Papauh Bangun Madrasah Tidak Gunakan Dana DD Maupun APBD Bupati Tanjab Barat Launching Internet Gratis di Ruang Publik Ketua Bhayangkari Jambi Kunjungi Tahanan Wanita di Lapuanja

Home / Kesehatan

Minggu, 7 November 2021 - 08:29 WIB

Penderita HIV Aids di Tanjab Barat Tercatat 94 Kasus

ILUSTRASI : Penderita HIV Aids di Tanjab Barat Tercatat 94 Kasus.

ILUSTRASI : Penderita HIV Aids di Tanjab Barat Tercatat 94 Kasus.

KUALA TUNGKAL – Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjab Barat mencatat jumlah penderita HIV/Aids sejak 2010 hingga 2021 di Tanjab Barat sebanyak 94 kasus.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjab Barat Hj. Andi Pada melalui Penanggung Wasor HIV/Aids Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P), Yundri.

Ia menjelaskan dari 94 kasus penderita tersebut saat ini kasus yang aktif ada 32 penderita sedang dalam masa pengobatan, dan 29 penderita telah meninggal dunia.

“Penderita Hiv/Aids dari 2010 hingga 2021 itu temuannya 94 kasus, kasus meninggal 29 orang, yang aktif ada 32 orang minum obat, selebihnya tidak diketahui lagi kondisinya, kemungkinan berobat ditempat lain,” ujarnya, Selasa (2/11/21).

BACA JUGA :  Bupati Tanjab Barat Launching Internet Gratis di Ruang Publik

Sedangkan untuk temuan di tahun 2021, kata Yundri hanya ada 4 penderita, dan 1 diantaranya telah meninggal dunia.

“Dari 4 kasus penderita Hiv/Aids itu 1 meninggal, dan 3 nya masih dalam pengobatan,” ujarnya lagi.

Dari 94 kasus tersebut Yundi menjelaskan 69 diantara merupakan penderita HIV, dan 25 orang penderita Aids, dan dari 32 kasus aktif saat ini, hanya 2 orang yang menderita Aids, sedangkan 30 orang lainnya penderita Hiv.

Yang lebih miris lagi, Yundi mengatakan dari 94 kasus tersebut ada penderita yang masih anak-anak.

“Kita anak-anak dari 2010 sampai 2021 ada sekitar 6 orang, dan 3 orang sudah meninggal, yang paling kecil itu dari umur 4 tahun sudah kena Hiv, ditularin dari ibunya,” jelasnya.

BACA JUGA :  YMPC Tanjabbar Dampingi 6 Anak Talasemia Berjuang Untuk Sembuh

Yundri mengatakan Penularan Hiv/Aids ini paling banyak melewati jarum suntik narkoba dan melalui hubungan badan yang tidak sehat.

Untuk proses pengobatannya Yundri mengatakan penderita Hiv/Aids harus meminum obat seumur hidupnya untuk membuat virus melemah.

“Hiv itu kalau dia minum obat tingkat kematianya bisa 0 persen, tapi kalau sudah Aids itu tingkat kematiannya bisa 50:50, kalau berobatnya bagus bisa bertahan,” tuturnya lagi.

Terakhir ia menjelaskan untuk mencegah penyebaran HIV/Aids Dinas Kesehatan Tanjab Barat selalu melakukan screening kapal-kapal yang masuk dari luar Tanjab Barat.

“Kemudian melakukan pengecekan ibu hamil di puskesmas, dan terakhir bersama kepolisian melakukan pengecekan di tempat hiburan malam,” tukasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Covid-19

UPDATE Kasus Corona 11 Kabupaten/Kota Provinsi Jambi Hari Ini

Kesehatan

Miliki Dokter Spesialis Ini, RSUD KH Daud Arif Akan Buka Pelayanan Radiologi

Kesehatan

HKN Ke 54, Pemkab Tanjab Barat Berikan Penghargaan Kepada Tenaga Kesehatan Teladan

Kesehatan

Andi Pada ; Ambulance Air Atasi Kendala Rujuk Pasien Wilayah Pesisir

Kesehatan

Kunjungi Balita Gizi Buruk di RS Daud Arif, Kapolres Tanjabbar Berikan Tali Asih Bhayangkara

Kesehatan

Dinkes Tanjab Barat Tetap Waspada dengan Kasus DBD 

Kesehatan

Polisi Peduli Masyarakat, Polres Tanjab Barat Adakan Sunatan Massal dan Pengobatan Gratis

Investigasi

Empat Wilayah Ini Masuk dalam Kategori Rawan Endemis Demam Berdarah