LIVETV
15 Link Twibbon Hari KORPRI 2021 Pilihan Keren dan Menarik Kunjungi RS DKT Jambi, Ini yang Disampaikan Menko PMK Muhajir Makmurkan Masjid, BKPRMI Jambi Luar Kota Gelar Yasinan Bulanan Rutin Danrem 042/Gapu Dampingi Menko PMK Sambangi RS Dr. Bratanata Jambi Ulil Amri, Anggota DPRD Muaro Jambi Aktif Kunjungi Kegiatan Vaksinasi

Home / Kesehatan

Minggu, 7 November 2021 - 08:29 WIB

Penderita HIV Aids di Tanjab Barat Tercatat 94 Kasus

ILUSTRASI : Penderita HIV Aids di Tanjab Barat Tercatat 94 Kasus.

ILUSTRASI : Penderita HIV Aids di Tanjab Barat Tercatat 94 Kasus.

KUALA TUNGKAL – Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjab Barat mencatat jumlah penderita HIV/Aids sejak 2010 hingga 2021 di Tanjab Barat sebanyak 94 kasus.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjab Barat Hj. Andi Pada melalui Penanggung Wasor HIV/Aids Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P), Yundri.

Ia menjelaskan dari 94 kasus penderita tersebut saat ini kasus yang aktif ada 32 penderita sedang dalam masa pengobatan, dan 29 penderita telah meninggal dunia.

“Penderita Hiv/Aids dari 2010 hingga 2021 itu temuannya 94 kasus, kasus meninggal 29 orang, yang aktif ada 32 orang minum obat, selebihnya tidak diketahui lagi kondisinya, kemungkinan berobat ditempat lain,” ujarnya, Selasa (2/11/21).

BACA JUGA :  Kodim 0415/Jambi Raih Juara Terbaik Lomba Binter TNI AD Tingkat Nasional

Sedangkan untuk temuan di tahun 2021, kata Yundri hanya ada 4 penderita, dan 1 diantaranya telah meninggal dunia.

“Dari 4 kasus penderita Hiv/Aids itu 1 meninggal, dan 3 nya masih dalam pengobatan,” ujarnya lagi.

Dari 94 kasus tersebut Yundi menjelaskan 69 diantara merupakan penderita HIV, dan 25 orang penderita Aids, dan dari 32 kasus aktif saat ini, hanya 2 orang yang menderita Aids, sedangkan 30 orang lainnya penderita Hiv.

BACA JUGA :  Danrem 042/Gapu Dampingi Menko PMK Sambangi RS Dr. Bratanata Jambi

Yang lebih miris lagi, Yundi mengatakan dari 94 kasus tersebut ada penderita yang masih anak-anak.

“Kita anak-anak dari 2010 sampai 2021 ada sekitar 6 orang, dan 3 orang sudah meninggal, yang paling kecil itu dari umur 4 tahun sudah kena Hiv, ditularin dari ibunya,” jelasnya.

Yundri mengatakan Penularan Hiv/Aids ini paling banyak melewati jarum suntik narkoba dan melalui hubungan badan yang tidak sehat.

Untuk proses pengobatannya Yundri mengatakan penderita Hiv/Aids harus meminum obat seumur hidupnya untuk membuat virus melemah.

BACA JUGA :  Danrem 042/Gapu Tutup Latihan Driil Teknis Penanggulangan Bencana Alam

“Hiv itu kalau dia minum obat tingkat kematianya bisa 0 persen, tapi kalau sudah Aids itu tingkat kematiannya bisa 50:50, kalau berobatnya bagus bisa bertahan,” tuturnya lagi.

Terakhir ia menjelaskan untuk mencegah penyebaran HIV/Aids Dinas Kesehatan Tanjab Barat selalu melakukan screening kapal-kapal yang masuk dari luar Tanjab Barat.

“Kemudian melakukan pengecekan ibu hamil di puskesmas, dan terakhir bersama kepolisian melakukan pengecekan di tempat hiburan malam,” tukasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Dua WNI Positif Corona, Bupati Safrial Himbau Masyarakat Tetap Waspada

Kesehatan

RSUD KH Daud Arif Kekurangan Dokter Spesialis, Bupati Minta Bantuan Gubernur

Covid-19

Kondisi Terkini Wali Kota Jambi yang Positif COVID-19

Advetorial

Kunjungi RSUD dan Puskesmas di Tanjab Barat Ini yang Disampaikan Fahrori

Kesehatan

Andi Pada ; Ambulance Air Atasi Kendala Rujuk Pasien Wilayah Pesisir

Kesehatan

Delapan Ciri-Ciri Ayam Tiren yang Bisa Diamati

Kesehatan

Pemerintah Turunkan Harga Tes PCR dan Antigen, Ini Rinciannya

Investigasi

RSUD Daud Arif Musnahkan Obat-obatan Kedaluwarsa Senilai Rp 370 Juta