LIVETV
Polres Muaro Jambi Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Firman Shantyabudi Resmikan Mako Polairud Polda Jambi Ini Aturan Terkait Natal dan Tahun Baru Terhadap Sekolah 163 CPNS Tanjab Barat Terima SK Pengangkatan PNS Sarifudin Mengingatkan BLT Tidak Dimanfaatkan Untuk Mengambil Keuntungan

Home / Pilihan Editor

Senin, 25 Oktober 2021 - 23:04 WIB

Penuhi Kebutuhan, Penggali Kubur Ini Harus Kerja Serabutan

Pakde Miskan penggali kubur Warga Beringin Ujung, Senin (25/10/21). FOTO : BAS

Pakde Miskan penggali kubur Warga Beringin Ujung, Senin (25/10/21). FOTO : BAS

TANJAB BARAT  – Miskan Kakek berusia 72 Tahun Warga Beringin Ujung, Kelurahan Patunas, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, seorang penggali kubur harus kerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan hidup dimasa Pandemi Covid-19.

Kepada lintastungkal.com Miskan menceritakan disaat menggali kubur berdua dengan Sapri temannya, sering menemui kendala. Terkadang saat menggali Tumikan dan Sapri bertemu dengan tunggul baik posisi duduk maupun melintang kemudian Batu.

BACA JUGA :  Ini Aturan Terkait Natal dan Tahun Baru Terhadap Sekolah

“Pertama gali baru separuh kena tunggul, habis itu ada juga kena batu. Belum lagi kalau masukkan kotak (Peti Jenazah,red) galian runtuh. Ini susah kita harus gali dua kali. Kalau kena tunggul kita harus tetap gali karena kalau mau pindah susah Lokasi (Kuburan) sempit,” sebut Pakde Miskan kepada lintastungkal di Rumahnya di Beringin Ujung, Senin (25/10/21).

BACA JUGA :  Fasha Resmi Lantik A Ridwan Jadi Sekda Kota Jambi

Namanya penggali kubur ini Mas kata Miskan, niat pertamanya ikhlas. Terkadang itu ada juga air. Tapi kalau air ini bisa ditimba. Kalau sudah terkena tunggul melintang atau duduk tadu itu yang susah. Mau dialihkan galian susah karena lokasi sempit.

BACA JUGA :  Peduli Kesehatan Warga, Polres Muaro Jambi Turunkan Water Cannon Semprot Jalan Berdebu

Berapa bayaran penggali kubur?, Pakde Miskan menceritakan soal bayaran namanya ikhlas, Ia dan rekannya Sapri tidaj minta. Kalau dikasih mereka ambil tidak dikasih juga tidak apa – apa.”Kasang dikasih 100 Ribu seorang kadang 75 Ribu. Tidak dibayar pun tidak apa – apa. Namanya kita ikhlas buatkan Rumah terakhir,” kisahnya.

Share :

Baca Juga

Pilihan Editor

Polres Tanjabbar Amankan Pemilik Instagram Unggah Konten Berbau PKI

Berita

Mulai 1 Mei, Tarif Penyeberangan Roro Batam-Kuala Tungkal dan Sebaliknya Naik, Ini Rinciannya

Pilihan Editor

Zakaria Ansori, Putra Tanjab Barat Resmi Menjabat Ketua Pengadilan Agama Kuala Tungkal

Pilihan Editor

Unit PPA Polres Tanjabbar Berikan Trauma Healing Pada Keluarga dan Anak Korban KDRT

Pilihan Editor

Bawaslu Tanjab Barat Mulai Rekrutmen Panwascam Untuk Pilkada 2020

Pilihan Editor

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Kuala Tungkal Jadi Pembicara dalam Program BCAMP di RMIT University Vietnam

Pilihan Editor

Jadwal dan Lokasi Pelaksanaan SKB CPNS 2019 Tanjab Barat

Covid-19

Gugus Tugas Provinsi Jambi Keluarkan 6 Keputusan Terbaru Menghadapi Pandemi Covid-19