MAKASSAR – Sektor kelautan dan perikanan Sulawesi Selatan kini memiliki wadah perjuangan baru. Puluhan nelayan secara resmi mendeklarasikan Serikat Nelayan Rakyat (SENARA) di kawasan Jalan Galangan Kapal, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, pada Minggu (8/2/26).
SENARA hadir sebagai organisasi sayap dari Gerakan Rakyat (GR) yang khusus bergerak di sektor maritim. Deklarasi ini menandai langkah strategis untuk memperkuat basis perjuangan rakyat di wilayah pesisir Sulawesi Selatan.
Wadah Perjuangan yang Terorganisir
Ketua Formatur SENARA Sulsel, Syamsuddin, menegaskan bahwa lahirnya organisasi ini merupakan wujud nyata komitmen para nelayan untuk terlibat aktif dalam perubahan melalui wadah yang terorganisir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dengan memohon rahmat dan ridha Allah SWT, hari ini kami deklarasikan Serikat Nelayan Rakyat sebagai bagian tak terpisahkan dari Gerakan Rakyat,” ujar Syamsuddin usai pembacaan teks deklarasi dan penandatanganan berita acara pendirian yang disaksikan oleh Sekretaris DPW GR Sulsel, Suwardi.
Membawa Tiga Mandat Perjuangan
Selain deklarasi, Syamsuddin membeberkan bahwa SENARA lahir karena keresahan nelayan terhadap kebijakan yang seringkali tidak berpihak pada rakyat kecil. SENARA pun mengusung tiga poin perjuangan utama:
- Keadilan Akses: Memastikan distribusi bantuan alat tangkap dan subsidi BBM nelayan tepat sasaran.
- Perlindungan Wilayah Tangkap: Menolak kebijakan yang merusak ekosistem pesisir dan merugikan nelayan tradisional.
- Kesejahteraan Keluarga Nelayan: Mendorong program jaminan kesehatan dan pendidikan yang lebih inklusif bagi komunitas maritim.
Pelopor dari Sulawesi Selatan
Wakil Ketua Pembinaan Organisasi dan Keanggotaan DPW GR Sulsel, Fuad Kesuma Fikar, menyebut SENARA Sulsel sebagai pionir nasional bagi kelompok nelayan di bawah naungan Gerakan Rakyat.
“Ini pertama kalinya organisasi sayap nelayan dicetuskan, dan itu dimulai dari Sulawesi Selatan. Kami akan segera melaporkan mandat ini ke DPP untuk penerbitan SK resmi agar gerakan ini segera masif secara nasional,” tegas Fuad.
Ia juga mendorong pengurus untuk segera melakukan ekspansi struktur hingga ke tingkat kabupaten/kota dan basis-basis dermaga. “Jika nelayan bersatu dalam SENARA, suara mereka akan memiliki posisi tawar yang jauh lebih kuat di hadapan pengambil kebijakan,” tambahnya.
Terinspirasi Semangat Perubahan
Di sisi lain, Syamsuddin mengungkapkan bahwa semangat ini banyak terinspirasi oleh tokoh nasional Anies Baswedan yang konsisten menyuarakan keadilan sosial.
“Kami melihat harapan pada semangat perubahan yang dibawa Bapak Anies Baswedan. Kami ingin masa depan nelayan tidak lagi terpinggirkan. Oleh karena itu, kami siap membesarkan Gerakan Rakyat di sektor maritim sebagai mesin perubahan di Sulsel,” pungkas Syamsuddin.
Acara ini ditutup dengan diskusi santai bersama jajaran fungsionaris DPW GR Sulsel, di antaranya Rinaldi (Wakil Sekretaris POK), Rury Asri (Humas, Media, dan Digital), serta Muh Alief (Ketua DPW Muda Bergerak Sulsel).
Penulis : GR Makassar
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: Lintastungkal











