Rudy Hermawan menyebutkan, beasiswa pendidikan tersebut diberikan kepada keluarga korban hingga pendidikan S1, dengan besaran nominal beasiswa setiap tahunnya yakni Rp 6 juta.
“Dari sisi manajemen, kami berusaha membantu semaksimal mungkin kepada keluarga almarhum, agar putra-putrinya bisa melanjutkan sekolah dan akan kita bantu hingga jenjang strata satu (S1). Jadi kita tetap menjalin komunikasi dengan kelaurga almarhum, apapun yang bisa dibantu kami, dari pihak perusahaan akan membantu,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk sistem penyaluran beasiswa pendidikan tersebut, Rudy Hermawan mengatakan disalurkan secara sistematis dan tanpa syarat apapun.
“Untuk penyaluran beasiswa dibuat mekanismenya sesederhana mungkin, sehingga lebih memudahkan keluarganya dalam proses pencairan beasiswa. Kami berharap bantuan yang diberikan ini akan sangat bermanfaat,” ungkapnya.
Penyerahan beasiswa ini diserahkan tepat di bulan suci Ramadan 1444 Hijriah/2023 Masehi, dirangkum dengan kegiatan silaturahmi antara pihak manajemen PetroChina dengan keluarga korban meninggal dunia atas musibah kecelakaan kerja.
“Kami dari perwakilan keluarga Bapak Kastalani mengucapkan terima kasih kepada PetroChina karena telah mengurus dan memberikan beasiswa untuk adik-adik. Harapannya dengan adanya beasiswa ini, maka cita-cita adik saya akan terwujud,” ujar anak pertama almarhum Kastalani, Lisa Audina.
Penulis : Redaksi
Sumber Berita : Lintastungkal
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya