Polres Tanjabbar Gandeng Perusahaan Dorong CSR Untuk UKM Penjahit Produksi 10 Ribu Masker

  • Whatsapp
FOTO : Dokumen Kegiatan Porlres Tanjabbar dalam Aksi GEBRAKKAN di Penjahit Arshenta Kuala Tungkal, Kamis (10/09/20)

KUALA TUNGKAL – Kepolisian Resor Tanjung Jabung Barat kembali meluncurkan aksi pemulihan ekonomi dimasa Pandemi COVID-19 bernama ‘GEBRAKKAN’ (Gerakan Bangkitkan Ekonomi Kerakyatan dan Kesehatan) Tahap II.

Program ini menggandeng Perusahaan Swasta mendorong Corporate Social Responsibility (CSR) ke 40 Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Penjahit untuk memproduksi 10 ribu Masker sehat.

Berita Lainnya

Oleh Porlres Tanjabbar Aksi Gebrakkan tersebut dilaksanakan di Penjahit Arshenta Kuala Tungkal, Kamis (10/09/20) sekitar pukul 15.00 WIB.

Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, S.IK, MH mengatakan produksi 10 ribu masker melalui 40 UKM Penjahit ini nantinya akan dibagikan ke masyarakat guna menjaga kesehatan dimasa Pandemi COVID-19.

“Trobosan ini sekaligus memulihkan ekonomi di masa Pandemi Corona Virus Disease atau COVID -19,” ungkapnya.

Selain itu sambung Guntur, dalam aksi Gebrakkan ini juga mendorong 40 UKM Penjahit yang terdampak pandemi COVID-19, agar terdaftar dalam bantuan Produktif Usaha Mikro (PUM).

“Nantinya 40 UKM Penjahit yang terdaftar, memproduksi masker masing-masing 200 lembar dengan bahan katun seharga @masker Rp 5.000 dan diharapkan memberikan keuntungan setiap penjahit minimal Rp 2.000 dari setiap lembar masker yang dijahit,” sebutnya.

Ditambahkan Guntur, aksi Gebrakkan ini intinya mendorong UKM lebih produktif dan memulihkan ekonomi di masa Pandemi COVID-19.(*)

Berita terkait