LIVE TV
Mau Coba Pakai RA WhatsApp Versi Terbaru 2021, Download di Sini Hingga Lebaran Kedua, 700 Kendaraan Mengarah ke Jambi Diputar Balik Buang Bayi, Seorang Ibu Diamankan Polisi Lebaran 2021, Aktifitas Perahu Tambang Sepi Penyebrangan Tak Setuju Kebijakan Baru WhatsApp, 11 Fiturnya Bakal Tak Berfungsi Lagi

Home / Pilihan Editor

Sabtu, 12 September 2020 - 11:16 WIB

Polres Tanjabbar Gandeng Perusahaan Dorong CSR Untuk UKM Penjahit Produksi 10 Ribu Masker

FOTO : Dokumen Kegiatan Porlres Tanjabbar dalam Aksi GEBRAKKAN di Penjahit Arshenta Kuala Tungkal, Kamis (10/09/20)

FOTO : Dokumen Kegiatan Porlres Tanjabbar dalam Aksi GEBRAKKAN di Penjahit Arshenta Kuala Tungkal, Kamis (10/09/20)

KUALA TUNGKAL – Kepolisian Resor Tanjung Jabung Barat kembali meluncurkan aksi pemulihan ekonomi dimasa Pandemi COVID-19 bernama ‘GEBRAKKAN’ (Gerakan Bangkitkan Ekonomi Kerakyatan dan Kesehatan) Tahap II.

Program ini menggandeng Perusahaan Swasta mendorong Corporate Social Responsibility (CSR) ke 40 Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Penjahit untuk memproduksi 10 ribu Masker sehat.

Oleh Porlres Tanjabbar Aksi Gebrakkan tersebut dilaksanakan di Penjahit Arshenta Kuala Tungkal, Kamis (10/09/20) sekitar pukul 15.00 WIB.

BACA JUGA :  Lebaran Bersama Pasien Covid, Kapolres : Kita Berikan Paket Lebaran dan Semangat Kemenangan Menuju Kesembuhan

Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, S.IK, MH mengatakan produksi 10 ribu masker melalui 40 UKM Penjahit ini nantinya akan dibagikan ke masyarakat guna menjaga kesehatan dimasa Pandemi COVID-19.

“Trobosan ini sekaligus memulihkan ekonomi di masa Pandemi Corona Virus Disease atau COVID -19,” ungkapnya.

Selain itu sambung Guntur, dalam aksi Gebrakkan ini juga mendorong 40 UKM Penjahit yang terdampak pandemi COVID-19, agar terdaftar dalam bantuan Produktif Usaha Mikro (PUM).

BACA JUGA :  Bupati Anwar Sadat dan Wabup Shalat Idul Fitri di Masjid Ponpes Al Baqiatush Shalihat

“Nantinya 40 UKM Penjahit yang terdaftar, memproduksi masker masing-masing 200 lembar dengan bahan katun seharga @masker Rp 5.000 dan diharapkan memberikan keuntungan setiap penjahit minimal Rp 2.000 dari setiap lembar masker yang dijahit,” sebutnya.

Ditambahkan Guntur, aksi Gebrakkan ini intinya mendorong UKM lebih produktif dan memulihkan ekonomi di masa Pandemi COVID-19.(*)

Share :

Baca Juga

Pilihan Editor

Ekspor Terhenti, Pemkab Gelar Rapat Bersama Nelayan dan Pengusaha Udang Ketak Cari Solusi

Pilihan Editor

Zakat Fitrah Di Tanjabbar Tertinggi 60 Ribu, Terendah 36 Ribu

Berita

BPBD ; 7 Kecamatan Di Tanjabbar Rawan Karhutla

Advetorial

Kapolres Tanjab Barat Pimpin Langsung Upacara Pemakaman Wakapolres Henri A Batubara Di Palembang

Advetorial

Karya Bhakti TNI Kodim 0419 Bangun Jalan Termbus Riau

Pilihan Editor

Dewan Muda Tanjabbar Ini Minta Disdikbud Tak Ragu Ambil Kebijakan

Pilihan Editor

PDIP, Golkar dan PAN Resmi Pimpin DPRD Tanjab Barat 2019-2024

Pilihan Editor

Sebagai RS Rujukan Pasien Covid-19, RSUD Daud Arif Tanjabbar Batasi Kunjungan Pasien