YTUBE
BREAKING NEWS : Lantai 5 Gedung Kemenkumham Terbakar Jual Beli Jabatan Jadi Proyek Manis Kepala Daerah, Bupati Bangkalan Ditangkap KPK Atas Dugaan Kasus Tersebut! Nekat Jual Shabu, Pria 46 Tahun Diciduk Tim Macan Satres Narkoba Polres Merangin Tebing Tinggi Bertekad Pertahankan Piala Bergilir Bupati Cup 2022 Bekasus dengan Tetangga Kakek di Merangin Diamankan Polisi

Home / Tanjab Barat

Minggu, 6 Desember 2020 - 17:43 WIB

Rawan Politik Uang & Kampanye Terselubung

Ilustrasi Politik Uang

Ilustrasi Politik Uang

KUALA TUNGKAL – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) melarang kampanye maupun konsolidasi partai dengan warga di masa tenang.

Mon Rezi menyebutkan, kerawanan pada masa tenang itu di antaranya rawan kampanye terselubung, dengan penyeba­ran brosur atau alat kampanye. Selain itu, ada kerawanan pada bagi-bagi uang.

“Kami akan memantau dan mengawasi dengan meminta semua pengawas tempat pe­mungutan suara (TPS) untuk berkeliling pada masa tenang,” ujar Komisioner Bawaslu Tanjab Barat Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Mon Rezi, Minggu (06/12/20).

BACA JUGA :  Operasi Gabungan Sambut Nataru, 40 Kendaraan Kena Tilang Mayoritas Mati KIR

Mon Rezi menyebutkan, kerawanan pada masa tenang itu di antaranya rawan kampanye terselubung, dengan penyeba­ran brosur atau alat kampanye. Selain itu, ada kerawanan pada bagi-bagi uang.

Pihaknya juga meminta 670 pengawas TPS untuk tetap cer­mat melihat beberapa kerawanan yang berpotensi muncul di masa tenang.

Para pengawas yang sudah mendapat bimbingan teknis ini pun sudah dilatih untuk melaporkan kejadian.

BACA JUGA :  Saksikan Hari Ini Final Bupati Cup 2022, PS Renah Mendaluh VS PS Tebing Tinggi

Bawaslu melakukan koor­dinasi dan konsolidasi dengan pihak kecamatan, kepolisian, dan TNI. Hal ini untuk tercip­tanya proses pilkada aman dan damai tanpa pelanggaran.

Pihaknya juga mengajak masyarakat berpartisipasi dalam melaporkan pelanggaran di tengah masyarakat.

Pasalnya, pada masa tenang pilkada akan sangat rawan dengan pelanggaran seperti politik uang.

“Tugas pengawasan berada di pundak Bawaslu, namun karena terbatas jangkauannya, maka dibutuhkan partisipasi masyarakat untuk menjaga pilkada berintegritas,” ulasnya.(*)

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Buka TC Tahap Kelima, Bupati Tanjab Barat Ingatkan Kafilah Jaga Kesehatan

Tanjab Barat

Bupati Anwar Sadat Buka Muskab V Kadin Tanjab Barat

Tanjab Barat

Berapa Besaran UMK Tanjab Barat Tahun 2022

Tanjab Barat

Serunya Lomba Lari Karung Anak-anak di RT 07 Kelurahan Patunas Sampai Terguling-Guling

Tanjab Barat

Bupati Tinjau Halte Sungai Desa Serindit Yang Sempat Rusak

Tanjab Barat

BPD di Dua Desa Kecamatan Batang Asam Resmi Dilantik

Covid-19

Reaktif Rapid Test, Satu Warga Tanjabbar Jalani Isolasi di RSUD KH Daud Arif

Tanjab Barat

Kodim 0419/Tanjab Melakukan Pengecekan Surat dan Kendaraan Dinas