LIVE TV
Bupati Anwar Sadat Apresiasi Polres Tanjab Barat Dalam Penanganan Karhutla 87 Personil Kodim 0419/Tanjab Ikuti Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama Siapa Bakal Ketua DPRD Tanjab Barat, Begini Penjelasan Edi Purwanto HUT Ke-4, SMSI Bersama BKKBN Provinsi Jambi dan SAH Berkolaborasi Kurangi Stunting DPC Demokrat Sungai Penuh Dukung Penuh Sikap DPP

Home / Tanjab Barat

Minggu, 6 Desember 2020 - 17:43 WIB

Rawan Politik Uang & Kampanye Terselubung

Ilustrasi Politik Uang

Ilustrasi Politik Uang

KUALA TUNGKAL – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) melarang kampanye maupun konsolidasi partai dengan warga di masa tenang.

Mon Rezi menyebutkan, kerawanan pada masa tenang itu di antaranya rawan kampanye terselubung, dengan penyeba­ran brosur atau alat kampanye. Selain itu, ada kerawanan pada bagi-bagi uang.

“Kami akan memantau dan mengawasi dengan meminta semua pengawas tempat pe­mungutan suara (TPS) untuk berkeliling pada masa tenang,” ujar Komisioner Bawaslu Tanjab Barat Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Mon Rezi, Minggu (06/12/20).

BACA JUGA :  Siapa Bakal Ketua DPRD Tanjab Barat, Begini Penjelasan Edi Purwanto

Mon Rezi menyebutkan, kerawanan pada masa tenang itu di antaranya rawan kampanye terselubung, dengan penyeba­ran brosur atau alat kampanye. Selain itu, ada kerawanan pada bagi-bagi uang.

BACA JUGA :  Bupati Anwar Sadat :  PKK dan Dekranasda Momentum Proses Pembangunan Kabupaten Tanjab Barat

Pihaknya juga meminta 670 pengawas TPS untuk tetap cer­mat melihat beberapa kerawanan yang berpotensi muncul di masa tenang.

Para pengawas yang sudah mendapat bimbingan teknis ini pun sudah dilatih untuk melaporkan kejadian.

Bawaslu melakukan koor­dinasi dan konsolidasi dengan pihak kecamatan, kepolisian, dan TNI. Hal ini untuk tercip­tanya proses pilkada aman dan damai tanpa pelanggaran.

BACA JUGA :  Canangkan Zona Integritas Menuju WBBM, Ini Harapan Kapolres Tanjabbar

Pihaknya juga mengajak masyarakat berpartisipasi dalam melaporkan pelanggaran di tengah masyarakat.

Pasalnya, pada masa tenang pilkada akan sangat rawan dengan pelanggaran seperti politik uang.

“Tugas pengawasan berada di pundak Bawaslu, namun karena terbatas jangkauannya, maka dibutuhkan partisipasi masyarakat untuk menjaga pilkada berintegritas,” ulasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Berita

Kajari Tanjabbar di Ganti, Ini Sosok Pengantinya 

Tanjab Barat

Pemkab Tanjab Barat Gelar Tes SKB Formasi CPNS 2019

Tanjab Barat

Karena Corona, Pemkab Tanjabbar Tiadakan Safari Ramadan 2020

Berita

Ajak Warga Disiplin Protokol Kesehatan, Kapolda Jambi Bagikan Masker di WFC Kuala Tungkal

Tanjab Barat

Partai Golkar Dukung Mulyani-Amin di Pilkada Tanjabbar

Advetorial

Bupati Tanjabbar Pimpin Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih HUT RI ke 75

Tanjab Barat

Bupati Safrial Resmikan Masjid Syaikh Utsman Tungkal Untuk Jum’atan

Tanjab Barat

Anwar Sadat-Hairan Tancap Gas Realisasi Janji Kampanye