indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Innova Seruduk Truk Sawit, Begini Nasib Sopir dan Penumpangnya Pemkab Batanghari Kembali Terima WTP Pelatihan Anyaman Purun Masuk Desa Diharapkan Meningkatkan Ekonomi dan Taraf Hidup Masyarakat Sekda Provinsi Jambi Buka Seleksi Calon Paskibraka Tingkat Provinsi dan Nasional Kapolres Muaro Jambi Terima Kunjungan Supervisi Slog Polri

Home / Tanjab Barat

Minggu, 6 Desember 2020 - 17:43 WIB

Rawan Politik Uang & Kampanye Terselubung

Ilustrasi Politik Uang

Ilustrasi Politik Uang

KUALA TUNGKAL – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) melarang kampanye maupun konsolidasi partai dengan warga di masa tenang.

Mon Rezi menyebutkan, kerawanan pada masa tenang itu di antaranya rawan kampanye terselubung, dengan penyeba­ran brosur atau alat kampanye. Selain itu, ada kerawanan pada bagi-bagi uang.

“Kami akan memantau dan mengawasi dengan meminta semua pengawas tempat pe­mungutan suara (TPS) untuk berkeliling pada masa tenang,” ujar Komisioner Bawaslu Tanjab Barat Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Mon Rezi, Minggu (06/12/20).

BACA JUGA :  Waspada Kebakaran, Damkar dan Penyelamatan Tanjab Barat Himbau Warga Lakukan Ini

Mon Rezi menyebutkan, kerawanan pada masa tenang itu di antaranya rawan kampanye terselubung, dengan penyeba­ran brosur atau alat kampanye. Selain itu, ada kerawanan pada bagi-bagi uang.

Pihaknya juga meminta 670 pengawas TPS untuk tetap cer­mat melihat beberapa kerawanan yang berpotensi muncul di masa tenang.

Para pengawas yang sudah mendapat bimbingan teknis ini pun sudah dilatih untuk melaporkan kejadian.

BACA JUGA :  Pelatihan Anyaman Purun Masuk Desa Diharapkan Meningkatkan Ekonomi dan Taraf Hidup Masyarakat

Bawaslu melakukan koor­dinasi dan konsolidasi dengan pihak kecamatan, kepolisian, dan TNI. Hal ini untuk tercip­tanya proses pilkada aman dan damai tanpa pelanggaran.

Pihaknya juga mengajak masyarakat berpartisipasi dalam melaporkan pelanggaran di tengah masyarakat.

Pasalnya, pada masa tenang pilkada akan sangat rawan dengan pelanggaran seperti politik uang.

“Tugas pengawasan berada di pundak Bawaslu, namun karena terbatas jangkauannya, maka dibutuhkan partisipasi masyarakat untuk menjaga pilkada berintegritas,” ulasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Naik Becak Hias Letkol Kav Muslim Rahim dan Istri Menuju Makodim 0419/Tanjab

Tanjab Barat

Hindari Kerumunan Haul Syekh Muhammad Ali Bin Syekh Abdul Wahab, Polres Tanjabbar Fasilitasi Panitia Zoom Metting

Tanjab Barat

21 ASN dan 252 WBP Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal di Vaksin Booster

Tanjab Barat

KMP Senangin Tidak Melayani Penyeberangan Tungkal-Dabo Singkep

Tanjab Barat

Berikut Pengurus DPD PAN Tanjab Barat Periode 2020-2025

Tanjab Barat

Solar Lancar, Nelayan Kuala Tungkal Kembali Mulai Melaut

Tanjab Barat

Vaksinasi Massal DPRD Tanjab Barat, Abdullah : Alhamdulillah Masyarakat Sangat Antusias

Tanjab Barat

Wakil Walikota Sungai Penuh Terima Bendera LPTQ Tuan Rumah MTQ KE 51