indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
•    LIVETV
Sekdis Dikbud Firdaus Hadiri Syukuran Selesainya Rehab SMPN 38 Muaro Jambi TNI AD Akan Gelar Liga Santri Piala Kasad Untuk Pesantren Seluruh Indonesia TNI AD Gandeng PT. Kimia Farma Salurkan Vaksin dan Sembako Mulai 1 Mei 2022, Amazon Tutup Layanan Alexa.com TMMD Ke-113 di Desa Bukit Indah dan Intan Jaya Berikut Sasarannya

Home / Tanjab Barat

Kamis, 16 Desember 2021 - 22:28 WIB

Relokasi Pedagang Belum Temui Kata Sepakat

Pertemuan terkait Relokasi Pedagang di Ruang Pola Kantor Bupati, Rabu (15/12/21). FOTO : Bas

Pertemuan terkait Relokasi Pedagang di Ruang Pola Kantor Bupati, Rabu (15/12/21). FOTO : Bas

KUALA TUNGKAL – Pertemuan bersama para Pedagang terkait Relokasi Pedagang di SD Nasional ke Pasar Parit 1 Harapan Eks Kampus Unja belum menemukan kata Sepakat. Pasalnya, pertemuan yang difasilitasi Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi melalui Dinas Koperindag ini, Pedagang yang hadir sebagian besar Pedagang di Pasar Parit 1 Eks Kampus Unja, Rabu (15/12/21).

Kepala Dinas Koperindag Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi Syafriwan mengatakan, pertemuan bersama Pedagang, OPD terkait DPRD pengelola Pasar diharapkan menemui kata Sepakat dari Pedagang SD Nasional dan Pasar Parit 1 Eks Kampus Unja.

BACA JUGA :  205 Siswa SDN 005/V Kuala Tungkal Divaksin Dosis I, Muzdalifah : Target Kita 100 Persen

“Karena hari ini hanya hadir Pedagang di Unja jadi pembahasannya terbatas dan keputusan – keputusan yang akan diambil setelah pertemuan sekali lagi,” ungkap Syafriwan.

Dijelaskan Syafriwan, Pemerintah pada dasarnya ingin bermusyawarah dan ada kata sepakat untuk penempatan Pasar di Eks Kampus Unja ini tidak ada pihak yang dirugikan.

BACA JUGA :  Tarif Naik, Bupati Anwar Sadat Imbau Ini dengan PDAM

“Kesannya jangan ada otoriter daerah.

Seandainya dipertemuan selanjutnya tidak juga hadir, tentunya Pemerintah akan mengambil langkah – langkah. Jika solusi A gagal tentu kita ada alternatif solusi B,” tegasnya.

Di luar daripada itu, Syafriwan memohon maaf jika ada pembongkaran lapak Pedagang. Tetapi pihaknya berharap kejadian serupa tidak terulang kembali.

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Sekda Buka Sosialisasi dan Pelatihan Desa Tangguh Bencana

Tanjab Barat

170 Jiwa di Lubuk Kambing Kebanjiran Wabup Hairan Turun Salurkan Bantuan 

Tanjab Barat

Kapolres Tanjabbar Zoom Meeting Evaluasi Zona Integritas Polri Tahun 2020 dengan Tim Kemenpan RB

Tanjab Barat

HPN 2021, PKS Gelar Silaturrahmi dan Perkenalan Kepengurusan Baru dengan Insan Pers

Tanjab Barat

Tokoh Umat Beragama di Tanjab Barat Jalani Suntik Vaksin Covid-19

Tanjab Barat

Bupati Anwar Sadat Buka Muskab V Kadin Tanjab Barat

Tanjab Barat

Tidak Menggunakan Masker Delapan Warga di Sanksi Denda

Tanjab Barat

Bupati Ikuti Rakor Pembatasan Mudik Lebaran dengan Pj Gubernur dan Kapolda Jambi