indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Terkena Abrasi, Lima Rumah di Kampung Nelayan Rusak Parah Danrem 042/Gapu Terima PIN dan Keris Sebagai Pembina Adat Melayu Jambi Sejarah Mendasari 2 Juli Sebagai Hari Adat Melayu Jambi Diamankan, Terduga Pelaku Pencurian di Tebing Tinggi Malah Bawa Narkoba dalam Lipatan Uang Hadiri Puncak Hari Adat Melayu Provinsi Jambi, Tholib Serahkan Sertifikat KIK

Home / Tanjab Barat

Minggu, 24 Oktober 2021 - 10:20 WIB

Soal 24 Sumur Bor Migas, Wakil Ketua DPRD Ahmad Jahfar Optimis Milik Tanjab Barat

FOTO : Wakil Ketua DPRD Ahmad Jahfar, SH

FOTO : Wakil Ketua DPRD Ahmad Jahfar, SH

KUALA TUNGKAL – Wakil Ketua DPRD Tanjab Barat Ahmad Jahfar SH, Optimis jika 24 sumur migas yang diklaim oleh Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur itu tidak bisa dilakukan pembagian, karena itu memang sejak awal memang masuk wilayah peta Tanjung Jabung Barat.

Apalagi setelah membaca komentar Bupati Tanjung Jabung Barat H. Anwar Sadat di media yang mengatakan bahwa data yang dimiliki Tanjung Jabung Timur itu tidak ada sama sekali. Kemudian juga penyampaian lisan TPBD Tanjab Timur sangat berbeda dengan kondisi di lapangan.

Perselisihan antar dua Kabupaten yang terjadi pada saat ini memang hal yang tidak wajar terjadi. Melihat kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur merupakan satu rumpun pada awalnya.

BACA JUGA :  Dilantik Seabgai Ketua Asprov PSSI Provinsi Jambi, Ini Harapan Fadhil Arief

“Terkait dengan persoalan perbatasan Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur. Semestinya kita mematuhi saja peta dan garis perbatasan yang ditetapkan sejak dulu. Bagaimanapun Tanjung Jabung Timur dulunya merupakan bagian dari Tanjung Jabung Barat desa-desa yang disengketakan hari ini sejak dulu hingga saat ini adalah bagian dari administrasi Kabupaten Tanjung Jabung Barat termasuk 24 sumur bor yang disengketakan,” ujarnya saat ditemui di kediamannya, Minggu (24/10/21).

Dengan berbagai aspek. Mulai dari segi yuridis, administrasi, sejarah, selama ini tidak ada permasalahan.

“DBH itu selama ini kan masuk ke Tanjung Jabung Barat, oleh karena itu tidak ada alasan sebenarnya secara administrasi bahwa Kabupaten Tanjung Jabung Timur mengklaim itu wilayah mereka,” paparnya.

BACA JUGA :  Rakerda DPD PAN Muaro Jambi Persiapan Hadapi Pemilu dan Pilkada 2024

Oleh karena itu dirinya mendukung penuh, tentang kejelasan yang saat ini diperjuangkan.

“Bupati harus tegas kukuh sikap dan kebijakan politiknya untuk mempertahankan wilayah Tanjung Jabung Barat tidak boleh lepas sedikitpun,” tegasnya.

Dijelaskannya, saat ini Kondisi real di perbatasan itu mulai dari dana Desa kemudian anggaran APBD selama ini Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang memperhatikannya. Artinya itu secara real yang memperdulikan wilayah itu adalah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Ke halaman Berikutnya…>>>

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Open Turnamen Badminton Kapolres Cup 64 Pasang Atlet Adu Strategi Untuk Meraih Gelar Juara

Tanjab Barat

Tingkatkan Motivasi Olahraga, Satgas TMMD dan Masyarakat Memperbaiki Lapangan Bola Voli

Kriminal

Pelajar Dicabuli Guru Honorer SD Di Tanjabbar Ternyata Warga Sumsel

Tanjab Barat

Bupati Tanjabbar Usulkan Wartawan Jadi Penerima Vaksin Covid-19

Tanjab Barat

Tradisi Warga Tanjab Barat, Akhir Bulan Safar Baca Do’a Tolak Balak

Tanjab Barat

Nelayan Keluhkan Langkanya Solar, Ketua HNSI Tanjabbar : Pertamina Harus Ambil Sikap

Tanjab Barat

Tinjau Pos Pam Kapolres Menginginkan Rasa Aman dan Nyaman Selama Nataru

Tanjab Barat

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Untuk Wilayah Tanjab Barat Hari Ini, 16 April 2022