Tim SAR Jambi Berpacu Waktu Evakuasi 3 Korban Diduga Keracunan Gas di Palka Tongkang KM TS Daya Niaso

Lintas Tungkal

- Redaksi

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Kantor SAR Jambi memberikan pertolongan darurat kepada pekerja yang berhasil diangkat dari palka tongkang KM TS Daya Niaso di Kawasan Niaso, Muaro Jambi, Rabu (20/5). Korban bersama dua rekan lainnya diduga kuat mengalami keracunan karbon atau gas berbahaya di dalam lambung kapal tersebut. (FOTO : Dok. Humas Kantor SAR Jambi)

Personel Kantor SAR Jambi memberikan pertolongan darurat kepada pekerja yang berhasil diangkat dari palka tongkang KM TS Daya Niaso di Kawasan Niaso, Muaro Jambi, Rabu (20/5). Korban bersama dua rekan lainnya diduga kuat mengalami keracunan karbon atau gas berbahaya di dalam lambung kapal tersebut. (FOTO : Dok. Humas Kantor SAR Jambi)

MUARO JAMBI – Suasana di aliran Sungai Batanghari, Kawasan Niaso, Kabupaten Muaro Jambi mendadak mencekam pada Rabu (20/05/2026) pagi. Tiga orang pekerja dilaporkan terjebak dan tidak sadarkan diri di dalam palka tongkang KM TS Daya Niaso yang sedang bersandar. Pihak Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jambi langsung mengerahkan Tim SAR Gabungan dalam operasi penyelamatan yang menegangkan ini.

Ketiga korban yang kini tengah dievakuasi diidentifikasi bernama Zulkarnain, Popo, dan Rudiansyah. Ketiganya diduga kuat menghirup gas beracun yang mematikan saat beraktivitas di dalam ruang sempit lambung kapal tersebut.

Kronologi Kejadian yang Mencekam

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Kantor SAR Jambi melalui rilis resminya mengungkapkan, petaka bermula sekitar pukul 08.55 WIB. Saat itu, ketiga korban turun ke bagian dalam palka untuk melakukan perbaikan rutin. Namun, hanya dalam hitungan menit setelah memasuki palka, situasi berubah menjadi horor.

Ketiga pekerja mendadak lemas, tumbang, dan sama sekali tidak memberikan respons dari dalam kegelapan lambung kapal. Menyadari para pekerjanya dalam bahaya besar, Bapak Sani selaku pemilik tongkang langsung panik dan menghubungi petugas siaga Kantor SAR Jambi pada pukul 09.15 WIB untuk meminta bantuan darurat.

Tim SAR Berpacu dengan Waktu

Merespons kondisi kritis yang membahayakan nyawa manusia tersebut, Kantor SAR Jambi langsung bergerak cepat. Pada pukul 09.35 WIB, satu Search Rescue Unit (SRU) yang membawa 8 personel penyelamat andalan langsung diberangkatkan menuju lokasi.

Tim SAR harus menempuh jalur darat dan air sejauh 13,5 kilometer demi memotong waktu agar bisa segera tiba di titik koordinat lokasi kejadian (1°34’47.99″S – 103°37’55.90″E).

Evakuasi Berisiko Tinggi di Ruang Terbatas

Di bawah langit Muaro Jambi yang berawan, operasi penyelamatan berlangsung dramatis dan penuh risiko. Tim SAR Gabungan, yang terdiri dari personel Kantor SAR Jambi dan dibantu oleh masyarakat setempat, harus menggunakan peralatan khusus penyelamatan ruang terbatas (confined space rescue). Petugas harus mengenakan alat bantu pernapasan (SCBA) karena pekatnya dugaan gas beracun di dalam palka yang mengancam keselamatan siapa saja yang masuk tanpa perlindungan.

Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR Gabungan masih terus berjuang keras di lapangan untuk mengangkat ketiga korban dari dasar palka kapal secepat mungkin demi menyelamatkan nyawa mereka.

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Kantor SAR Jambi

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Memasuki Hari Ke-4, Bocah 8 Tahun yang Hanyut di Sungai Batang Tembesi Belum Ditemukan
Indra, Pemancing Pematang Sulur Belum Ditemukan, Pencarian Diperluas
Tragis! 5 Warga Kerinci Tewas dalam Kecelakaan Maut di Tol Pekanbaru-Dumai
Hilang Sejak Kamis Malam, Warga Pematang Sulur Diduga Tenggelam saat Memancing di Buluran Kenali
Satu Korban Pekerja Dermaga Runtuh di Sungai Limau Ditemukan Meninggal Dunia 25 Km dari Lokasi Awal
Hari Kelima : Pencarian 2 Korban Kecelakaan Kerja Dermaga Sungai Limau Nihil, Korban Tertindih Material Reruntuhan?
Laka Maut di Tol Paspro: Mobil Anggota DPR RI Gus Hilman Tabrak Truk, Dua Staf Meninggal Dunia
Arus Deras dan Jarak Pandang Nol Jadi Penghambat Pencarian Korban Pekerja Dermaga di Sungai Limau
Berita ini 108 kali dibaca
HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. Dilarang keras menyadur, menggandakan, atau mendistribusikan ulang dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi. Kami tidak segan mengambil langkah hukum bagi pihak yang melanggar.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:11 WIB

Memasuki Hari Ke-4, Bocah 8 Tahun yang Hanyut di Sungai Batang Tembesi Belum Ditemukan

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:47 WIB

Indra, Pemancing Pematang Sulur Belum Ditemukan, Pencarian Diperluas

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:53 WIB

Tragis! 5 Warga Kerinci Tewas dalam Kecelakaan Maut di Tol Pekanbaru-Dumai

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:48 WIB

Hilang Sejak Kamis Malam, Warga Pematang Sulur Diduga Tenggelam saat Memancing di Buluran Kenali

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:00 WIB

Satu Korban Pekerja Dermaga Runtuh di Sungai Limau Ditemukan Meninggal Dunia 25 Km dari Lokasi Awal

Berita Terbaru