indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Innova Seruduk Truk Sawit, Begini Nasib Sopir dan Penumpangnya Pemkab Batanghari Kembali Terima WTP Pelatihan Anyaman Purun Masuk Desa Diharapkan Meningkatkan Ekonomi dan Taraf Hidup Masyarakat Sekda Provinsi Jambi Buka Seleksi Calon Paskibraka Tingkat Provinsi dan Nasional Kapolres Muaro Jambi Terima Kunjungan Supervisi Slog Polri

Home / Tanjab Barat

Rabu, 21 Oktober 2020 - 22:38 WIB

Untuk Pertama Kalinya, Kejari Tanjabbar Lakukan Restorative Justice

FOTO : Pelaksanaan Penyelesaian Perkara di Aula Utama Kantor Kejari Tanjab Barat, Selasa (20/10/20).

FOTO : Pelaksanaan Penyelesaian Perkara di Aula Utama Kantor Kejari Tanjab Barat, Selasa (20/10/20).

KUALA TUNGKAL – Kejaksaan Negeri Kabupaten Tanjung Jabung Barat untuk pertama kalinya melakukan penghentian penuntutan untuk perkara tindak pidana tanpa dikenakan biaya.

Pelaksanaan penyelesaian perkara ini di lakukan di Aula Utama Kantor Kejari Tanjab Barat pada Selasa (20/10/20).

Kajari Tanjab Barat, Togar Rafilion, SH, MH melalui Kasi Pidum Novan Harpanta mengungkapkan bahwa penegakkan hukum secara keadilan restoratif atau Penyelesaian kasus perkara tindak pidana ini di selesaikan di luar pengadilan baru pertama kali dilakukan di Kejari Tanjab Barat.

BACA JUGA :  Kebun Tercemar Limbah PDAM, Warga Talang Makmur Ngadu ke Wakil Rakyat

“Hari ini di adakan keadilan Restoratif atau Restorative Justice dan ini sesuai dengan Peraturan Jaksa Agung Nomor 15 Tahun 2020. Ini kasus pertama di Kabupaten Tanjabbar yang diajukan secara RJ,” ujar Novan.

Lebih lanjut disampaikan oleh Novan bahwa yang mengajukan RJ ini adalah pihak dari Jaksa berdasarkan hati nurani. Adapun Novan sebagai pihak Jaksa memposisikan diri sebagai fasilitator untuk dilakukan upaya perdamaian terhadap korban dan tersangka.

BACA JUGA :  Gandeng Instansi Terkait, Satgas TMMD ke-113 Berikan Penyuluhan Kepada Masyarakat

“Nantinya setelah dilakukan upaya perdamaian terhadap perkara yang di jalani oleh tersangka, berdasarkan surat keputusan atas perintah dari pak Kepala Kejari bisa dihentikan tuntutannya” pungkasnya.

Pantauan media ini kemarin tampak hadir pihak korban dan pihak tersangka.

Kemudian Kajari Tanjabbar, Togar Rafilion, Kasi Pidum Kejari Tanjabbar, Novan Harpanta, Kasi BB Kejari Tanjab Barat, Sepri. Selanjutnya pihak kepolisian diwakili Kasatreskrim Polres Tanjabbar AKP Jan Manto Hasiholan.(*)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Wakil Gubernur Jambi dan Bupati Tanjab Barat Resmikan Masjid Al-Muta’allimin Desa Rantau Badak

Tanjab Barat

Adib Mubarak Terpilih Aklamasi Pimpin Karang Taruna Tanjab Barat Periode 2022-2027

Tanjab Barat

Sekda Tanjabbar Tandatangani Perjanjian Kerjasama Bidang Pertanahan

Tanjab Barat

dr. Monang Resmi Jabat Direktur RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal

Tanjab Barat

Gandeng Dukcapil, Tubagus Polistisi Muda Fasilitasi Warga Mengurus Dokumen Kependudukan

Tanjab Barat

Polres Tanjab Barat Gelar Baksos Pembagian 120 Paket Sembako

Tanjab Barat

Safrial Pimpin Sidang Panitia Pertimbangan Landreform Program Redistribusi Tanah

Tanjab Barat

Bupati Tanjabbar Ingatkan PNS dan Non ASN Jaga Netralitas pada Pilkada