LIVE
RS Bratanata Jambi Resmi Naik Status Danone Indonesia Bersama Kemendikbudristek Dukung Percepatan Vaksinasi PTK dan Peserta Didik Danrem 042/Gapu Hadiri Peresmian Kenaikan Status Rumkit Bratanata Jambi Pohon dan Tanaman Sekitar Jaringan Listrik Akan dilakukan Pemangkasan Bupati Perintahkan Inspektorat Imbau OPD Penuhi Dokumen Diminta BPK

Home / Tanjab Barat

Rabu, 21 Oktober 2020 - 22:38 WIB

Untuk Pertama Kalinya, Kejari Tanjabbar Lakukan Restorative Justice

FOTO : Pelaksanaan Penyelesaian Perkara di Aula Utama Kantor Kejari Tanjab Barat, Selasa (20/10/20).

FOTO : Pelaksanaan Penyelesaian Perkara di Aula Utama Kantor Kejari Tanjab Barat, Selasa (20/10/20).

KUALA TUNGKAL – Kejaksaan Negeri Kabupaten Tanjung Jabung Barat untuk pertama kalinya melakukan penghentian penuntutan untuk perkara tindak pidana tanpa dikenakan biaya.

Pelaksanaan penyelesaian perkara ini di lakukan di Aula Utama Kantor Kejari Tanjab Barat pada Selasa (20/10/20).

Kajari Tanjab Barat, Togar Rafilion, SH, MH melalui Kasi Pidum Novan Harpanta mengungkapkan bahwa penegakkan hukum secara keadilan restoratif atau Penyelesaian kasus perkara tindak pidana ini di selesaikan di luar pengadilan baru pertama kali dilakukan di Kejari Tanjab Barat.

BACA JUGA :  Mulai Hari Ini, Polres Tanjab Barat Gelar Operasi Patuh 2021

“Hari ini di adakan keadilan Restoratif atau Restorative Justice dan ini sesuai dengan Peraturan Jaksa Agung Nomor 15 Tahun 2020. Ini kasus pertama di Kabupaten Tanjabbar yang diajukan secara RJ,” ujar Novan.

BACA JUGA :  KPU Tanjab Barat Hibahkan 708 Thermo Gun ke Pemkab

Lebih lanjut disampaikan oleh Novan bahwa yang mengajukan RJ ini adalah pihak dari Jaksa berdasarkan hati nurani. Adapun Novan sebagai pihak Jaksa memposisikan diri sebagai fasilitator untuk dilakukan upaya perdamaian terhadap korban dan tersangka.

“Nantinya setelah dilakukan upaya perdamaian terhadap perkara yang di jalani oleh tersangka, berdasarkan surat keputusan atas perintah dari pak Kepala Kejari bisa dihentikan tuntutannya” pungkasnya.

BACA JUGA :  148 PNS di Tanjabbar Masuk Masa Pensiun, Paling Banyak Tenaga Guru

Pantauan media ini kemarin tampak hadir pihak korban dan pihak tersangka.

Kemudian Kajari Tanjabbar, Togar Rafilion, Kasi Pidum Kejari Tanjabbar, Novan Harpanta, Kasi BB Kejari Tanjab Barat, Sepri. Selanjutnya pihak kepolisian diwakili Kasatreskrim Polres Tanjabbar AKP Jan Manto Hasiholan.(*)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Covid-19 Meningkat, Pemkab Tanjabbar Berlakukan Work From Office Bagi ASN

Tanjab Barat

Setelah Ditinjau Bupati, Jembatan Parit III Langsung Direhab

Covid-19

Pasien Suspek Meninggal di Tanjab Barat Dimakamkan Secara Protokol Covid-19

Tanjab Barat

Polisi Sita Ribuan Petasan dari Pedagang

Tanjab Barat

Bupati Anwar Sadat Buka Pelatihan Pembuatan Batik

Tanjab Barat

Jelang Lebaran, Sejumlah Ruas Jalan di Kuala Tungkal Disemprot Cairan Disinfektan

Tanjab Barat

KNPI dan GENPI Tanjab Barat Berbagi Nasi Lewati Pandemi

Daerah

Ayo Pakai Masker Sebagai Budaya Gaya Hidup Baru di Masa Pandemi COVID-19