indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Penyuluhan Pola Hidup Sehat dan Penyakit Kronis di Korem 042/Gapu Lengkapi Syarat Ini, Tenaga Honorer di Tanjab Barat Serbu Dukcapil 4 Tips untuk Digitalisasi Bagi UMKM di 2022 Kapolda Jambi Pimpin Sertijab 4 PJU dan 2 Kapolres Bulog Kuala Tungkal Menyediakan 700 Kilogram Daging Beku, Cek Harganya

Home / Muaro Jambi

Minggu, 14 November 2021 - 16:11 WIB

Warga Penyengat Olak Keluhkan Gas Selalu Habis di Pangkalan

Maliki, Sekretaris Pemerintahan Desa Penyengat Olak. FOTO : Noval.

Maliki, Sekretaris Pemerintahan Desa Penyengat Olak. FOTO : Noval.

MUARO JAMBI – Warga Desa Penyingat Olak, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi kembali memgeluhkan susahnya mendapatkan Gas Elpiji 3 Kg.

Pasalnya setiap mendatang pangkalan untik membeli gas melon subsidi tersebut selaku kosong.

Maliki, selaku Sekretaris Pemerintahan Desa Penyengat Olak berharap permasslahan gas subsudi ini harus ditangai serius oleh Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi melalui Dinas Instansi terkait.

Sehingga kata Maliki kejadian seperti ini tak terus berlarut-larut jadi momok keluhan masyarakat yang ada khususnya di Desa Penyingat Olak.

BACA JUGA :  Vaksin Booster Bakal Diberlakukan Lagi Untuk Syarat Berpergian dan Masuk Mall

“Diperhatikan ada yang beli itu sekali 5 tabung, makanya masyarakat yang lain bisa tidak kebagian, asumsinya ya gas kurang atau putus,” ujar Maliki, Jum at (12/11/21).

Dirinya minta kepada Pemerintah  Daerah melalui instansi terkait agar bisa turun pangkalan-pangkalan di desa-desa agar permasalahan ini ada solusi dan menindak tegas pangkalan yang terindikasi nakal.

BACA JUGA :  Keseriusan Pencegahan dan Pemberantasan Mafia Pertanahan di Jambi

“Kemudian juga pihak-pihak yang mempunyai pangkalan gas Elpiji 3 kg agar jujur dalam distribusi peruntukannya sesuai data yang ada dalam satu pangkalan,” tegasnya.

Dikatakannya di Penyengat Olak ini ada ribuan KK dengan 2 pangkalan Gas. Setiap dua minggunya masuk perpangkalan sekitar 200 gas.

“Kemudian ASN atau PNS tidak boleh beli gas 3 Kg itu, karena sudah ada aturan gas Elpiji 3 kg hanya untuk masyarakat miskin saja,” tandasnya.(Val)

Share :

Baca Juga

Muaro Jambi

Rapat Paripurna DPRD Muaro Jambi dalam Rangka Penyampaian Hasil Reses

Muaro Jambi

Seorang Ibu Warga Desa Senaung Melahirkan Kembar Tiga

Muaro Jambi

Terduga Pelaku Pungli Supir Truk di Tangkap Polisi Saat Beraksi

Muaro Jambi

Penandatanganan Ikrar Damai Pilkades Serentak, Bupati Masnah Minta Cakades Bersaing Secara Sehat

Muaro Jambi

Bupati Masnah Akan Selesaikan Masalah Tapal Batas Muaro Jambi-Batanghari

Muaro Jambi

Warga 10 Desa di Taman Rajo Kecam Blokir Jalan Menuju Pelabuhan Talang Dukuh

Muaro Jambi

Bupati Masnah Buka Manasik Haji bagi RA se Kabupaten Muaro Jambi

Muaro Jambi

Ivan Wirata Tindaklanjuti Video Viral di KM 14 Desa Pondok Meja