KRONOLOGI LENGKAP: Teror Air Keras Terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Lintas Tungkal

- Redaksi

Sabtu, 14 Maret 2026 - 01:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SOSOK PEJUANG HAM: Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, dalam sebuah kesempatan saat menyuarakan isu-isu kemanusiaan. Andrie dilaporkan menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal pada Kamis malam (12/3), yang mengakibatkan luka bakar serius di bagian wajah dan tubuhnya. (Foto: Dok. KontraS)

SOSOK PEJUANG HAM: Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, dalam sebuah kesempatan saat menyuarakan isu-isu kemanusiaan. Andrie dilaporkan menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal pada Kamis malam (12/3), yang mengakibatkan luka bakar serius di bagian wajah dan tubuhnya. (Foto: Dok. KontraS)

JAKARTA – Dunia aktivisme Indonesia diguncang aksi teror brutal. Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal (OTK) pada Kamis malam (12/3/2026). Akibat serangan ini, Andrie mengalami luka bakar kimiawi serius hingga 24 persen di bagian wajah dan tubuh.

Berikut adalah urutan peristiwa berdasarkan keterangan resmi Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya:

1. Aktivitas Sebelum Kejadian (Kamis, 12 Maret 2026)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Sore Hari (15.30 WIB): Andrie berangkat dari kantor KontraS menuju kantor CELIOS di Menteng untuk sebuah pertemuan.
  • Malam Hari (19.45 WIB): Andrie menuju kantor YLBHI di Jalan Diponegoro untuk merekam podcast bertema kritis: “Remiliterisasi dan Judicial Review UU TNI”.
  • Pukul 23.00 WIB: Usai berdiskusi, Andrie sempat mengisi bensin di SPBU Cikini sebelum dalam perjalanan pulang menuju kontrakannya di Menteng.

2. Detik-Detik Serangan (Pukul 23.37 WIB)

Saat melintasi kawasan Talang, Jalan Salemba I, Andrie yang mengendarai motor Yamaha Aerox kuning melihat motor (diduga Honda Beat/Vario hitam-putih) datang melawan arah dengan dua orang berboncengan.

Ketika berpapasan, pelaku langsung menyiramkan cairan kimia ke arah tubuh Andrie. Serangan ini sangat akurat mengenai:

  • Wajah dan kedua mata.
  • Area dada.
  • Tangan kanan dan kiri.

3. Kekejaman Cairan Kimia

Daya rusak cairan tersebut sangat luar biasa. Andrie berteriak histeris, “PANAS! AIR KERAS!” karena rasa terbakar yang hebat. Begitu kuatnya zat tersebut hingga menyebabkan pakaian yang dikenakan Andrie meleleh di lokasi kejadian.

Pelaku langsung melarikan diri ke arah Jalan Salemba Raya, meninggalkan sebuah gelas stainless steel yang diduga digunakan sebagai wadah air keras tersebut.

4. Penanganan Medis Darurat

Dalam kondisi menahan sakit luar biasa, Andrie sempat kembali ke kontrakannya sebelum akhirnya dilarikan oleh rekannya ke RSCM pada pukul 23.48 WIB.

Kondisi Terkini Korban:

  • Luka Bakar 24%: Tersebar di area vital.
  • Penanganan Spesialis: Andrie ditangani oleh tim gabungan 6 dokter spesialis (Mata, THT, Saraf, Tulang, Thoraks, dan Kulit).
  • Operasi Mata: Dijadwalkan menjalani transplantasi membran amnion untuk menyelamatkan jaringan matanya yang rusak parah.

5. Dugaan Motif: Teror Terhadap Pembela HAM

KontraS mencatat bahwa beberapa hari sebelum kejadian (9-12 Maret), Andrie kerap menerima telepon misterius dari nomor tak dikenal. Dimas Bagus Arya menegaskan bahwa karena tidak ada barang yang hilang, ini murni serangan terencana.

“Serangan ini adalah ancaman serius bagi keselamatan pembela HAM di Indonesia. Kami mendesak kepolisian tidak hanya menangkap pelaku lapangan, tapi juga mengungkap dalang di balik teror ini,” tegas Dimas.


Kontak Media:
Divisi Advokasi & Kampanye KontraS
Email: kontras_98@kontras.org

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menaker Yassierli: Pelatihan Vokasi 2026 Fokus Cetak SDM Kompeten dan Siap Kerja
Menaker: Nyawa Pekerja Tak Boleh Jadi Taruhan, Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja
KPK Kembali Guncang Jawa Timur: Bupati Tulungagung GSW Terjaring Operasi Tangkap Tangan
Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Dimulai, Lebih dari 10 Ribu Peserta Ikuti Batch I
Lantik 12 Pejabat, Menaker: Jabatan Bukan Sekadar Posisi, Layanan Publik Harus Jadi Prioritas
Apresiasi bagi Industri: Kemnaker Siapkan Insentif bagi Perusahaan Pendukung Sertifikasi MagangHub
Kemnaker Buka Setifikasi Ahli K3 Umum Gratis untuk 2.100 Peserta, Cek Syarat dan Link Daftarnya!
Komisi III DPR Keluarkan 5 Poin Rekomendasi dan Siap Jadi Penjamin Penangguhan Penahanan Amsal Sitepu
Berita ini 162 kali dibaca
Dilarang Mengambil dan/atau Menayangkan Ulang Sebagian Atau Keseluruhan Artikel di atas untuk Konten Akun Media Sosial Komersil Tanpa Seizin Redaksi.

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 00:24 WIB

Menaker Yassierli: Pelatihan Vokasi 2026 Fokus Cetak SDM Kompeten dan Siap Kerja

Rabu, 15 April 2026 - 17:18 WIB

Menaker: Nyawa Pekerja Tak Boleh Jadi Taruhan, Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja

Sabtu, 11 April 2026 - 13:03 WIB

KPK Kembali Guncang Jawa Timur: Bupati Tulungagung GSW Terjaring Operasi Tangkap Tangan

Kamis, 9 April 2026 - 17:36 WIB

Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Dimulai, Lebih dari 10 Ribu Peserta Ikuti Batch I

Rabu, 8 April 2026 - 00:02 WIB

Lantik 12 Pejabat, Menaker: Jabatan Bukan Sekadar Posisi, Layanan Publik Harus Jadi Prioritas

Berita Terbaru